Indo Blog Net

Menulis Yuk

K-Link Hadirkan Sekolah Islam Multikultur di Jakarta dan Sentul

sekolah islam KLIS

K-Link Indonesia luncurkan sekolah Islam berbasis kurikulum Cambridge & Oxford tingkat dasar dan menengah. Ini untuk menjawab masalah di dunia pendidikan.

Bagikan Jika Bermanfaat

Kabar bahagia nih ayah bunda. K-Link Indonesia, perusahaan MLM Syariah produk kesehatan terbesar di Indonesia, baru-baru ini meluncurkan sekolah Islam tingkat dasar dan menengah yang bernama Knowledge Link Intercultural School (KLIS). KLis Primary School berlokasi  di wilayah Sentul, tepatnya di Pintu 3 Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Kedungmau, Bogor, Jawa Barat. Sedangkan untuk tingkat menengah (secondary) lokasinya di K-Link Tower lantai 11, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Hadirnya sekolah Islam ini, menurut Presiden Direktur K-Link Indonesia adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial K-Link yang telah berkiprah selama 17 tahun di Indonesia. Pak Radzi, sapaan akrab Presdir K-Link Indonesia, sangat komit terhadap pembentukan karakter bangsa yang kuat, bernafas Qur’ani dan berwawasan global-universal.

Pak Radzi melihat, orang Indonesia memiliki potensi maju yang besar. Terbukti, dari ratusan leader K-Link telah dilahirkan, dan mereka membawa perubahan besar bagi masyarakat sekelilingnya.

Pendidikan sangat penting untuk membangun mentalitas sukses yang paham agama dan bernurani. Tak dipungkiri, saat ini sekolah Islam memang tengah menjadi soroton. Terlebih situasi politik yang kerap memainkan isu agama. Belum lagi soal kualitas, sekolah Islam masih belum memberikan solusi baik dari skill maupun yang lainnya. Karena itu, hadirnya KLIS Primary dan Secondary diharapkan bisa menjadi bagian dari solusi mencerdaskan bangsa.

Berbasis Kurikulim Cambridge dan Oxford AQA

Tidak tanggung-tanggung untuk meningkatkan kualitas anak didik di KLIS, K-Link menerapkan kurikulum berstandar internasional. Cambridge untuk KLIS Primary, Oxford AQA untuk secondrary. K-Link juga bekerja sama dengan universitas ternama yaitu Universitas Sultan Azlan Shah dan Madina Institute.

Penandatangan MOU kerja sama ini dilaksanakan disela-sela  acara International Forum On Islam, Education, and Global Peace yang diselenggarakan oleh Asian Islamic Universities Association (AIUA), dihadiri lebih dari 50 universitas Islam di K-Link Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan (9/4).

Kerja sama tersebut untuk memperkuat pengaplikasian kurikulim di bidang tahfizh Quran, bahasa Arab dan keilmuwan Islam lainnya.

Pak Radzi menekankan pentingnya lulusan KLIS yang cinta perdamaian dan dapat memaknai esensi multikultural yang menjadikan dasar dalam proses belajar mengajar di KLIS. “KLIS diharapkan dapat melahrkan generasi Qur’ani yang memiliki watak kepemimpinan yang kuat dan berkarakter.

‘Kami sudah membuktikan orang-orang Indonesia itu berwatak kuat, disiplin dan punya komitmen tinggi untuk maju. Ini potensi besar yang harus dikembangkan,” ujar Radzi Saleh.

Dengan lisensi Oxford AQA International Examination, siswa-siswi mendapatkan pendekatan yang lebih dinamis dalam memahami konteks akademis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter siswa sehingga siswa dapat terpacu meningkatkan kualitas akademis yang sesuai dengan standar kurikulum internasional. Selain itu, Oxford AQA juga mengintegrasi dengan kurikulum dan silabus Indonesia.

Fasilitas lengkap

KLIS menyediakan fasilitas pendidikan lengkap berbasis ICT dan project-based learning yang  sesuai dengan perkembangan era digital. Setiap anak juga diajak berinteraksi langsung dan bereksperimen melakukan hal-hal yang sesuai dengan passionnya. Karena itu sejumlah fasilitas  hobi disediakan dalam rangkaian kurikulum ekstrakurikuler seperi golf, berkuda (horse riding), tenis, memanah (archery) dan renang (swimming).

Untuk informasi lebih lanjut tentang KLIS, bisa langsung menghubungi 0877 8469 8952 atau mengunjugi situs Knowledge Link Intercultural School 

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

To Top