lomba blog zakiah hijab

Istri Saya Cerdas, Lho!

Apa yang ada dibenakmu tentang kata cerdas untuk seorang perempuan?

Apakah dia yang mahir memasak? Pandai bersolek dan memadupadankan warna? Atau berprestasi dalam bidang akademik? Oke tidak masalah jika jawaban Anda itu. Tapi menurut saya itu tidak adil, apalagi kalau Anda sefaham dengan pernyataan ini “Menikahlah dengan perempuan cerdas, karena anak akan mewarisi IQ dari ibunya.”

Bagi saya, seorang perempuan dikatakan cerdas adalah dia yang mampu, setidaknya terus berusaha, menurunkan egonya, mengendalikan stresnya, dan memerankan perannya sesuai dengan tanggung jawabnya serta mampu mengambil hikmah dari tiap masalah.

Eits, sabar dulu, bukannya saya mengesampingkan Intelligent Question, ya. Sebagai perempuan muslimah di era seperti ini, Emotional&spirit, advertis question juga tidak kalah pentingnya, dan saya merasa, istri memiliki semua kecerdasan tesebut meski dengan persentase yang terkadang tidak seimbang. Biasalah pengaruh hormonal.

5 Juli besok adalah ulang tahun pernikahan kami yang ke 4. Ini berarti saya sudah mengenal istri kurang lebih 5 tahun. Alhamdulillah, dari masa pacaran sampai sekarang, banyak perubahan baik darinya. Bukan, ini bukan karena saya. Tapi, itu dari dalam dirinya sendiri.

Mungkin karena dia anak pertama dengan latar belakang broken home, begitulah saya membuat pemafhuman untuknya saat dia masih suka bersikap superior. Dengan aktivitasnya yang segudang, ia cukup mandiri. Saya pikir tidak berlebihan jika dia adalah perempuan terkuat & tercerdas kedua setelah ibu saya.

Dia perempuan yang tabah mendampingi saya saat “terjatuh” dan  terpaksa makan sepiring berdua dibalik pintu meski sambil menangis dan mempertanyakan, bukankah Abang pernah bilang “Menikahlah, maka engkau akan kaya, kok kita malah begini”. Dia yang selalu mengingatkan untuk berbagi rizki atau sekedar say hello ke ibu saya dikampung, dan satu lagi, dia suka menulis.

istri cerdas

Saya melihat menulis adalah sahabat setianya untuk berbagi. Setiap ada kejadian apapun yang menurut dia penting, dia menulis. Pernah saya membuka tulisanya. Luar biasa. Dia seolah-seolah sedang berdialog dengan orang lain. Tulisan-tulisannya berbentuk percakapan antar “B” dan “H”, kadang dilembaran lain bukan “BH” tapi gambar seperti berbentuk bibir dan hati. B atau seperti gambar bibir seolah itu pernyataan dari egonya. Sementara H atau gambar yang menyerupai hati mewakili hati nuraninya.

Saya beruntung istri suka menulis, sehingga dia tidak usah sesumbar masalah dengan orang lain, apalagi jika masalah itu menyangkut “dapur” rumah tangga kami. Sayang, udah beberapa bulan ini dia sudah tidak pernah menulis lagi. Kesibukan mengurus 2 batita tanpa ART menguras energi dan waktu.

Saya hanya bisa membantu ala kadarnya. Biasanya saya berangkat kerja jam 07.00 pulang jam 18.30. Saya berusaha menahan marah saat baru pulang sudah dimintain tolong ini-itu atau rumah berantakan. Karena saya yakin dia sudah sangat capek.

istri cerdas

Saya juga sering lost control, mungkin karena capek dijalan dan tekanan kerja di kantor keributan kecil sering terjadi. Istri biasanya menangis ditengah malam saya pura-pura tidur sambil mikir apakah saya sudah keterlaluan menuntut tanggung jawab kepadanya?

Saya jadi teringat tanggal 21 juni, 3 tahun yang lalu, saat istri terpaksa harus operasi caesar anak pertama kami dan terkena baby blues. Sedih rasanya melihat istri menangis sepanjang hari, tidak mau melihat apalagi menggendong buah hati kami, Umar, sehingga beberapa saat Bayi Umar harus minum susu formula.

Saya sempat berpikir kemana jiwa istri yang periang, mandiri dan cerdas? Saya juga  tidak bisa menerka apa yang ia rasakan karena file hariannya kosong. Ia sudah lama tidak menulis. Pernah suatu malam istri menangis didepan kaca sambil menggunting-gunting rambutnya sendiri. Dia tidak stres, dia akan sehat, batin saya. Cukup lama saya menanti senyumnya, manjanya, dan kejahilannya. Malangnya, saya tidak berdaya. Matanya lelah. Saya melihat keinginannya untuk bangkit dan menikmati perannya menjadi istri dan ibu begitu kuat. Alhamdulillah berhasil. Sayangnya, itu pun tidak berlangsung lama.

Qodarulloh, saat bayi Umar baru 4 bulan, istri kembali hamil dan itu baru disadari oleh kami setelah janin berusia kurang lebih 6 bulan. Saya tidak menyangka akan diberikan amanah lagi secepat ini. Bayi Umar masih belum jalan. Perasaan belum siap menyelimuti kami. Terlebih istri harus lebih menebalkan telinganya saat orang lain bahkan tenaga medis sendiri berkomentar pedas atas “kelalaian’ ini.

Sering dia menangis setelah pulang dari puskesmas atau tidak sengaja mendengar omongan orang lain. Diapun sering minta diantar kalau ada jadwal periksa kehamilan. sementara saat itu saya masih jadi orang gajian yang sungguh tidak enak kalau keseringan izin.

Sampai akhirnya dokter kandungan memutuskan jadwal operasi kedua tanggal 6 Agustus 2014. Walaupun dokter tidak menjelaskan dengan detail, istri sudah tahu benar kalau risiko kelahiran kedua ini sangat besar.  Sementara etika seorang dokter rumah sakit tidak boleh menolak pasien, apapun alasannya.

Detik-detik menjelang operasi pun tiba. Perawat rumah sakit membantu memakaikan baju operasi, selang infus dan ereksi.  Saya sambil mnggendong bayi Umar berusaha selalu disampingnya termasuk saat ia mau dibawa ke ruang operasi.

Tak berapa lama, entah kenapa tiba-tiba dia kejang. Matanya melotot. tangannya kaku seperti ada yang menariknya keatas, begitu juga kakinya. Semua panik. termasuk pasien-pasien yang 1 kamar dengan istri. Tak lama tim medis segera datang dan membawa istri saya ke ruang isolasi. saya mengikutinya sampai suster melarang saya masuk ke dalam ruangan tersebut. Saya melihat tim medis memasang selang oksigen dan sebuah sabuk pendeteksi detak jantung bayi yang diikatkan diperut buncitnya.

Tubuh saya mulai lunglai dan untuk pertama kalinya saya menangis. Gusti Alloh izinkan saya mencintainya. Kukepalkan tanganku kuat-kuat. Adakah Engkau berkehendak untuk saya bisa kembali melihat senyumnya lagi Ya Robb? Maafkan saya sayang, yang sering membiarkan masakanmu terbuang sia-sia, memarahimu karena bayi Umar kurus dan lemas, atau membuatmu menderita seperti ini.

Saya merasa tidak berdaya saat itu. sampai akhirnya dokter menyatakan istri sudah pulih dan bisa ditemui walau sebentar karena harus CT Scan kepala.

Ajaibnya istri tidak menangis, bahkan dia tidak sadar apa yang telah ia alami beberapa puluh menit yang lalu. Dia hanya menanyakan kenapa dia ada di ruang yang berbeda. Saya tidak yakin apakah dia mengerti penjelasan saya, karena dia tidak menanyakan lagi. Dia malah minta untuk dibantu Sholat Dzuhur. ini membuatku semakin perih sekaligus bangga kepadanya.

Gusti Alloh, Kau lihat hambaMu inikan? Dengan kondisi selang di mana-mana dia masih ingat kepada seruanMu. Tunjukan kasihMu lagi untuknya, Ya Lathief, saya mohon. Saya tidak sanggup jika harus berakhir seperti ini.

Karena kejadian tersebut, jadwal operasi diundur menjadi tanggal 7 Agustus. Ini berarti, dihari ulangtahunnya istri akan melahirkan anak kedua kami. Benar-benar cerdas. Jadi nanti bisa berhemat beli kue tartnya, hehe..

 

Image source: pixabay.com

LUKMAN SYAM

saya lukman, suami dan ayah dari dua orang anak (umar dan hasna). sebenarnya saya suka menulis, hanya saja kesibukan saya mengelola usaha waralaba kuliner, hasna fried chicken, dan hadirnya anak-anak membuat waktu dan energi saya habis. tapi tidak untuk malam ini, saya ingin memberikan kejutan untuk istri dan ibu dari buah hati kami tercinta

Latest posts by LUKMAN SYAM (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Seorang pebisnis harus pandai menganalisa pesaing mereka, khususnya yang berada pada niche yang sama. Belajarlah dari kesuksesan termasuk dari kegagalan mereka
.
.
.
DOUBLE TAP IF YOU AGREE
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #analisamarketing #competitor #business #tipsbisnis #trendingpost

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top