Indo Blog Net

Bisnis

4 Jenis Investasi Halal yang Menguntungkan. Layak untuk Anda Coba!

investasi saham halal

Anda ingin menambah pendapatan secara pasif? Berbeda dengan menjalankan sebuah bisnis di mana Anda dituntut untuk bekerja keras demi kesuksesan bisnis. Melalui investasi Anda dapat memperoleh pendapatan tanpa harus menguras energi. Namun pastikan Anda memilih jenis investasi halal yang menguntungkan. 

Jenis investasi halal yang menguntungkan artinya investasi tersebut bebas dari riba dan tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Disisi lain jenis investasi halal ini juga dapat mendatangkan keuntungan yang menarik bagi Anda.

Mari simak ulasan di bawah ini mengenai berbagai jenis investasi halal yang menguntungkan dan layak untuk Anda coba.

4 Jenis Investasi Halal yang Menguntungkan

Bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan namun tak tertarik untuk menjalankan bisnis, jenis investasi halal yang menguntungkan berikut ini bisa jadi pilihan tepat. Jenis investasi halal ini tentunya tak hanya memberikan keuntungan secara materi, tapi juga memberikan ketenangan batin.

Sebab prinsip-prinsip yang dijalankan dalam jenis investasi halal ini telah disesuaikan dengan syariat Islam (investasi syariah).

1. Deposito syariah

Deposito syariah ini merupakan produk perbankan berupa simpanan berjangka yang dikelola dengan cara sistem syariah. Artinya investasi halal ini dijalankan berdasarkan prinsip syariat Islam yang mengutamakan keadilan dan keterbukaan (kejujuran) dalam bertransaksi.

Karena menerapkan prinsip syariat Islam, maka tidak ada bunga dari uang yang Anda investasikan dalam deposito syariah ini. Sistem bunga menurut syariat Islam tidak diperbolehkan dan dianggap sebagai riba yang hukumnya haram.

Nah, di dalam deposito syariah ini Anda akan memperoleh nisbah alias bagi hasil. 

Dalam deposito syariah ini berlaku akad mudharabah. Dengan akad ini perhitungan keuntungan yang diperoleh nasabah dilakukan melalui cara nisbah atau bagi hasil. Disini nasabah berperan sebagai shahibul maal (pemilik dana) sedangkan pihak bank sebagai mudharib (pengelola dana). 

Pada saat Anda membuat deposito, pihak bank akan meminta Anda mengisi surat akad (perjanjian) antara nasabah dan bank. Didalamnya tercantum aturan besar pembagian hasil keuntungan. Biasanya, bagi hasil yang ditawarkan oleh bank yaitu 60:40 untuk nasabah dan bank. 

Semakin pintar bank mengelola uang Anda untuk menghasilkan keuntungan, maka akan semakin besar pula keuntungan (bagi hasil) yang Anda peroleh dari deposito syariah tersebut.

Deposito syariah merupakan jenis investasi halal yang menguntungkan dan paling banyak digunakan. Anda dapat membuat deposito syariah di bank-bank syariah terdekat.

2. Investasi emas syariah

investasi emas

Credit: tokopedia.com

Selain deposito syariah, jenis investasi halal yang satu ini juga terbilang sangat mudah dan aman. Emas termasuk salah satu jenis investasi yang halal dan sesuai dengan syariat Islam. Sejak zaman dahulu banyak orang Islam yang menjadikan emas sebagai alat tukar. 

Dengan menggunakan prinsip syariah berarti investasi emas ini tidak menggunakan sistem yang tidak sesuai dengan aturan Islam, seperti skema ponzi misalnya. Selain itu, investasi emas syariah juga bebas dari riba yang tidak diperbolehkan dalam Islam. Salah satu kelebihan dari investasi ini yaitu lebih stabil, sebab harga emas selalu naik dari tahun ke tahun.

Jika Anda ingin melakukan investasi emas syariah, Anda dapat langsung membuatnya di bank-bank syariah terdekat. Menariknya, investasi ini juga bisa dilakukan dengan cara diangsur (dicicil).

MUI (Majelis Ulama Indonesia) telah menghalalkan jual beli emas secara kredit, dan statusnya adalah mubah (diizinkan). Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, diantaranya:

  • Harga jual tidak bertambah selama masa perjanjian.
  • Emas tersebut tidak boleh dijadikan jaminan.
  • Emas tersebut tidak boleh dijadikan objek akad lain yang dapat menyebabkan pindahnya kepemilikan emas.
  • Diperbolehkan selama emas belum menjadi alat tukar resmi.

3. Reksadana syariah 

Bagi Anda yang tertarik dengan investasi berupa reksadana, pilihlah jenis investasi reksadana yang syariah. Reksadana syariah termasuk jenis investasi halal, bebas dari riba, dan juga lebih menguntungkan. Maka tak heran jika jenis investasi syariah ini memiliki banyak peminat. 

Investasi reksadana syariah menggunakan prinsip pengelolaan investasi syariah. Sehingga perputaran uang pun akan dilakukan dengan cara yang halal dengan berpedoman kepada hukum dan aturan Islam. Investasi reksadana syariah diawali dengan adanya akad kedua belah pihak, sehingga pihak penanam modal dan investor akan merasa lebih aman. 

Berikut ini adalah beberapa kriteria yang membedakan jenis investasi reksadana syariah dengan reksadana yang bukan syariah:

  • Investasi reksadana syariah dikelola berdasarkan prinsip-prinsip yang sesuai dengan syariat Islam serta diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Terdapat proses cleansing.
  • Jenis saham perusahaan harus sejalan dengan syariat islam.
  • Pembagian keuntungan antara penanam modal dengan manajer investasi ditetapkan berdasarkan proporsi yang sudah ditentukan.
  • Pihak manajer investasi tidak menanggung kerugian selama mereka tidak lalai, yang menanggung kerugian adalah pihak penanam modal.

4. Investasi saham syariah

investasi saham halal

Credit: investasi syariah.info

Investasi saham syariah ini tentu saja tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Terdapat dua jenis saham syariah yang diakui di pasar modal Indonesia, yaitu:

  • Saham yang dinyatakan memenuhi kriteria seleksi saham syariah berdasarkan peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2017
  • Saham yang dicatatkan sebagai saham syariah oleh emiten/perusahaan publik syariah berdasarkan peraturan OJK Nomor 17/POJK.04.2015

Di kalangan masyarakat ada yang beranggapan bahwa investasi saham termasuk judi, padahal ini tidak benar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memastikan bahwa tidak ada unsur judi dalam investasi saham syariah. Investasi saham syariah sama saja dengan jual beli, ini merupakan hal yang sah dan tidak dilarang. 

Jika umumnya jual beli menggunakan barang, sedangkan investasi saham yang diperjualkan adalah saham kepemilikan dalam perusahaan-perusahaan tertentu. Untuk saham syariah artinya perusahaan dan bisnis yang dijalankannya tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam. 

Saham-saham syariah masuk di Daftar Efek Syariah (DES). Sebuah saham akan masuk ke DES jika saham tersebut telah memenuhi kriteria atau melalui proses screening (penyaringan). 

Sama halnya dengan jenis investasi halal yang menguntungkan sebelumnya, investasi saham syariah juga tidak menerapkan unsur riba atau bunga. Namun, terdapat sistem bagi hasil di dalam investasi saham syariah. 

Dengan sistem bagi hasil ini berarti pemegang saham tidak hanya mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan dari perusahaan, tapi juga mempunyai peluang risiko yang sama besar jika perusahaan mengalami kerugian. 

Demikian beberapa jenis investasi halal yang menguntungkan yang layak untuk Anda coba. Tak ada salahnya Anda mencoba berinvestasi selama jenis investasi yang Anda pilih halal dan juga menguntungkan. Selamat mencoba investasi! 🙂

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram did not return a 200.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top