Menulis Yuk

Inilah Fakta Unik di Balik Senyum Bayi

Senyum bayi mencerahkan dunia, semua orang pasti setuju dengan pernyataan tersebut. Uniknya saat bayi lahir hal pertama yang ditunggu orang tuanya pastilah suara tangisnya. Mengapa? sebab hal pertama yang dilakukan bayi sebagai bentuk respon terhadap lingkungan adalah tangisan, bukan senyuman. Seorang pujangga meyakini bahwa tangisan bayi adalah perlambang rasa sedih, cemas, khawatir dengan hiruk pikuk dunia.

Lalu kapan bayi mulai tersenyum? Ukuran tumbuh kembang bayi tidak hanya ditunjukkan oleh test APGAR di awal kelahiran. Setiap milestone penting menimbulkan kesan mendalam bagi kedua orang tuanya. Senyum dan tawa bayi pertama kali dianggap sebagai momen penting, bahkan jika perlu diabadikan dalam foto dan video sebab senyuman sang bayi sangatlah berharga. Berbagai kontes dan lomba seringkali mengambil tema foto senyum bayi sebab senyum si bayi bisa menularkan kebahagiaan bagi yang memandangnya.

Usia berapa bayi seharusnya sudah bisa tersenyum? Setiap bayi memiliki kemampuan respon terhadap stimulan masing-masing dan tidak dapat diperbandingkan. Sering ditemui bayi usia satu bulan atau bahkan kurang tiba-tiba tersenyum manis sekali. Terkadang senyuman tersebut muncul ketika sang bayi seolah sedang menatap orang yang menggendong, namun seringkali ia tersenyum dalam tidur. Senyuman spontan ini sebenarnya bukan respon terhadap orang di sekitarnya, apalagi jika matanya belum menunjukkan kontak. Tetapi senyuman spontan ini kemungkinan besar adalah bentuk gerak refleks, gerakan otot di sekitar bibir.

Ketika Bayi Berinteraksi Melalui Senyuman

Senyum dan tawa adalah bentuk kebahagiaan. Interaksi bayi terhadap lingkungan dalam bentuk senyuman menunjukkan bahwa sang bayi dalam kondisi senang, ceria sehingga yang melihatnya pun turut terhibur dan bahagia. Sang bayi biasanya tersenyum jika diajak berbicara orang dekat. Ayah, ibu atau kakek nenek melihat senyum sang bayi bisa turut tertawa geli. Antara geli melihat senyuman lucu dan wajah gembira si kecil dan bahagia mengingat senyuman tersebut menunjukkan bahwa sang bayi telah mampu berinteraksi dan tidak ada gangguan pada indra penglihatannya.

Senyuman sang bayi sebagai bentuk respon pada umumnya terjadi pada usia dua atau tiga bulan. Tak jarang bayi baru bisa tersenyum lepas di usia lima bulan meski kontak mata telah terjadi di usia sebelumnya. Bayi yang telah mampu tersenyum sebagai bentuk interaksi biasanya menampakkan senyuman berdurasi cukup lama sambil mata menatap tepat pada ke arah sosok yang mengajaknya bicara atau bercanda. Kadang-kadang si bayi menunjukkan tawa disertai celoteh dan aneka gerak bibir seperti menyembur, meniup dan suara terkekeh-kekeh yang sangat jelas. Bahkan bayi yang telah cukup umur bisa mentertawakan kejadian lucu yang terjadi di sekitarnya.Berbeda dengan senyuman sebagai gerak refleks pada bayi yang baru lahir yang terukir tanpa kontak mata.

Setelah usianya lebih besar lagi yaitu sekitar empat hingga enam bulan sang bayi bisa tertawa lebih lebar dengan suara lebih keras. Celotehannya lebih bebas. Ia tak hanya tersenyum jika diajak bercanda namun juga tertawa ketika digelitik. Berbeda dengan menggelitik bayi umur satu bulan, tidak ada respon sebagai tanggapan terhadap stimulus. Maka usia bayi empat bulanan ini bisa disebut sebagai masa lucu-lucunya bayi. Rumah tak lagi sepi sebab sang bayi sudah bisa diajak bercanda meski belum bisa berbicara.

Ketika bayi tersenyum maka hormon endorfin pun terlepas. Dampaknya sang bayi akan merasa nyaman, sistem kekebalan tubuhnya pun diperkuat sehingga ia tidak mudah sakit akibat infeksi bakteri, jamur dan virus. Saat masih bayi hingga usia balita empat tahunan anak-anak bisa tersenyum dan tertawa hingga 400 kali dalam sehari. Sedangkan orang dewasa mungkin hanya tersenyum atau tertawa hanya tujuh belas kali dalam sehari. Tidak salah jika dikatakan bahwa masa kanak-kanak adalah masa paling indah sebab setiap kali tertawa saat itu juga hormon endorfin pencetus rasa bahagia turut serta.

Image source: pixabay.com

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Why Do People Buy BRAND NAMES? πŸ€”πŸ€”
.
Assalaamu'alaikum MB Friends, tau kenapa banyak orang yang bersedia membayar "mahal" untuk membeli produk bermerek?
.
They buy brand names for a variety of REASONS, guys!
.
βœ” CONFIDENCE in Experience
.
Consumers generally buy a product in hopes that it provides a QUALITY experience. Recognized brand names typically have shown a consistency in product quality that has contributed to the evolution of the brand 😍
.
Often, consumers rely on prior experiences or public word-of-mouth when selecting brands
.
βœ” Social Acceptance
.
People sometimes buy brands because they believe the brands will contribute to greater SOCIAL ACCEPTANCE. This is especially true in fashion 😜
.
Consumers often buy CLOTHING BRANDS that are either perceived as fashionable, trendy or high class, or that fit into a particular subculture or peer group
.
βœ” Customer Loyalty
.
Over time, consumers develop loyalty to brands that provide a consistent, HIGH-QUALITY experience. Loyalty is essentially an emotional attachment to a brand .
βœ” Personal Image
.
Just as company or product brands have identities, people do as well. Some people buy certain brands to SUPPORT their personal or professional image 😎😎
.
Credit: smallbusiness.chron.com
.
πŸ“§ For business inquiries please email us to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #brandedproduct #branded #mbcommunication #indoblognet #brandingagency

Follow Me

Copyright Β© 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top