Gaya Hidup

Ini Nih, Plus Minusnya Kalau Kamu Jadi Tempat Curhat

 

Sewajarnya manusia tentu punya kepahitan dalam hidupnya. Saat-saat semacam inilah diperlukan orang lain yang bisa mendengar beban emosional kita. Selain mencari solusi, curhat semacam ini juga berefek pada leganya perasaan. Tidak sulit syarat menjadi tempat curhat. Anda hanya harus bersabar mendengarkan cerita teman, sekaligus cukup cerdas untuk mengemukakan solusi dan pendapat.

Lalu apa keuntungan menjadi tempat curhat? Berikut ini empat plus yang bisa didapat ketika jadi tempat curhat:

1. Lebih bijak

Banyaknya orang yang curhat membuat kita memiliki banyak pengalaman tanpa perlu mengalami sendiri. Ia bisa belajar dari orang lain bagaimana cara menghadapi sebuah masalah lengkap dengan solusinya. Tak jarang ia menggunakan pengetahuan ini untuk kebaikan diri sendiri atau sesamanya. Inilah yang membuat si tempat curhat jadi lebih wise dibanding rekan sebaya.

2. Belajar lebih sabar

Mendengar orang lain bicara permasalahnnya seringkali terasa membosankan apalagi jika terus diulang-ulang seperti kaset rusak. Nah, justru kondisi semacam inilah yang akhirnya membuat Anda, si tempat sampah, tahu cara menahan diri. Tanpa disadari pengalaman ini akan menjadikan Anda mampu menjaga tampilan mimik dan suaranya tetap sedatar biasa, walau dalam hati dongkol tiada dua!

3. Pandai mengatur waktu

Tak jarang teman yang hendak curhat itu tak tahu waktu. Kapan saja hatinya gundah ia akan menghubungi kamu. Entah pagi, sore, siang, malam bahkan tengah malam. Mengganggu? Tentu saja tetapi ini justru jadi pelajaran bagi si tempat curhat bagaimana cara mengatur waktu yang tepat. Sebab kalau tidak ini bisa mengganggu kegiatan Anda. Coba bayangkan, apa rasanya saat sedang sibuk bekerja atau malah istirahat siang ada yang telepon mau curhat? Maka yang diperlukan dalam situasi ini hanyalah ketegasan untuk mengatakan bahwa kamu tak ingin diganggu. Berikan batasan kapan ia bisa curhat, semisal sehabis maghrib dari jam sekian sampai jam sekian. Lain itu tidak, karena Anda ada pekerjaan atau kegiatan tertentu. Bisa jadi teman kita kesal, tetapi seterusnya ia jadi tahu kapan saatnya ia harus mengutarakan perasaan.

4. Belajar menjaga kepercayaan

Sebagai tempat curhat, Anda tak bisa begitu saja membuka kisah atau aib orang-orang yang jadi “klien” kita. Kalau sampai itu terjadi wah… cari perkara namanya! Sekali bocor, Anda takkan dipercaya. Karena itu hati-hatilah bicara, jangan sampai Anda dibilang sebagai biang kerok terbongkarnya rahasia. Tetapi, masalahnya kita ini manusia biasa. Bukan tidak mungkin kita kelepasan bicara akibat overload menampung beratus-ratus curhat para sahabat. Agar hal semacam itu tidak terjadi kita pun harus punya tempat curhat. Eits, tetapi curhatnya jangan kepada teman lainnya. Cukup tulis saja dalam diary atau catatan khusus di laptop. Selain hati lega, curhat model begini bisa menjamin agar rahasia tidak gampang keluar kemana-mana. Namun awas, curhat itu kudu dijaga kerahasiannya.

Sayangnya meski memiliki nilai plus, menjadi tempat curhat juga memiliki nilai minus yaitu:

1. Tertekan

Bagaimana tidak tertekan? Selaku tempat curhat secara otomatis Anda mendengarkan begitu banyak cerita orang. Meski tak menginginkannya, mau tak mau masalah mereka jadi masalah Anda juga. Padahal Anda sendiri juga manusia biasa yang punya masalah pula. Tak jarang perasaan semacam ini menjadikan Anda gampang membara alias mudah keluar tanduknya. Jika sudah begini, istirahatkan diri Anda. Katakan terus terang bahwa Anda juga memiliki masalah yang harus ditangani sendiri. Katakan dengan tenang, bukan dengan cara kasar. Kalau itu Anda lakukan waduh teman bisa sewot dan marah besar.

2. Dijauhi teman

Menjadi tempat curhat memang harus netral. Tak boleh berpihak kepada salah satu orang. Begitu aturan yang benar. Karena itulah Anda berusaha memberi masukan yang seimbang, tidak berat sebelah atau malah menyudutkan orang. Sayangnya, ketika masukan dinilai tak sejalan bisa jadi kamu malah dijauhi teman. Nah, jika ini terjadi biarkanlah saja. Maklum emosinya tengah mencapai level tertinggi, diberi masukan apapun pasti akan mental. Nanti ketika ia sudah tenang, barulah kamu datang dan menjelaskan apa yang kamu maksudkan. Bila tidak berhasil apa boleh buat? Doakan saja agar Allah memberinya keberkahan.

3. Memaksakan pendapat

Merasa pendapat paling benar tanpa sadar kerap dilakukan oleh Anda selaku tempat curhat. Tak ayal Anda memaksakan begitu saja pendapat tanpa berpikir panjang apakah hal itu membawa kebaikan atau justru keburukan. Ketika teman atau sahabat tak menurut, Anda jadi kecewa. Jangan lupa, sebagus apapun pendapat Anda, tetap saja keputusan ada di tangannya. Dia yang menjalaninya, bukan kita. Jadi simpan rasa kecewa itu dan biarkan ia memutuskan sendiri langkah yang hendak ia ambil.

4. Memberi nasehat tanpa diminta

Bukan tidak mungkin saat teman sedang asyik curhat Anda memotong dengan serangkaian nasehat. Padahal belum tentu lho ia memintanya. Bisa jadi ia datang untuk didengarkan, agar beban emosional yang menghimpit perasaan jadi berkurang. Jika ini terjadi, kemungkinan besar mimik wajah teman jadi masam. Nah, kalau sudah mendapati gejala semacam ini berhentilah. Tak perlu dilanjutkan, sebab hal ini bisa memicu pertengkaran.

5. Mudahnya menghakimi atau memberi penilaian

Nah, nah ini dia salah satu penyakit yang umum diderita oleh orang yang dijadikan tempat curhat. Maunya sih tidak menghakimi, tetapi kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Padahal manusia itu tiada sempurna. Siapapun bisa melakukan alpa. Termasuk Anda juga. Cobalah untuk berhenti sejenak sebelum melontarkan kata-kata yang bernada menyudutkan, sebab hal itu takkan memberi kebaikan. Bukannya sadar bisa jadi teman Anda malah sebal. Ujungnya Anda dan dia malah bermusuhan, hanya karena Anda tidak cukup sabar untuk menilai permasalahan yang ia alami.

Satu hal yang harus Anda sadar, tak jarang kesalahan adalah guru terbaik buat seseorang. Biarkan ia menyadari kesalahannya tanpa perlu kamu tambahi celaan. Kelak di masa depan, pengalaman semacam itu justru memberinya kebaikan. Jadi meski kamu kesal atau marah atas apa yang ia lakukan, cukup simpan dalam-dalam.

Nah, itu tadi sekelumit tentang plus minut menjadi tempat curhat. Semoga saja bisa mendatangkan manfaat.

 

 

Image source: pixabay.com

afin yulia

Afin Yulia
Blogger, crafter, writer
Penulis novel Sweet Sour Love, From Spring to Winter

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Selamat Pak Danny. Semoga Allah lancarkan bapak menjalankan amanah ini. Aamiin.

#CitySanitationSummitMakassar2017

repost @dpramdhanpomanto (@get_repost)
・・・
Menjadi Ketua Umum Akkopsi 2018-2021
.
Alhamdullilah, saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) dalam City Sanitation Summit (CSS) XVII dan Munas Akkopsi 2017.
.
Tantangan ke depan begitu berat. Namun, saya yakin keberhasilan memberi sebuah tanda optimisme. Saya berharap ke depan aliansi ini bisa menjadi kuat guna menjalankan tugas masing-masing di kotanya dan membentuk jaringan, baik di luar negeri maupun di dalam negeri.
.
Mohon bimbingan amanah ini, saya dan teman-teman perlu banyak belajar. Amanah ini saya akan jalankan sebaik-baiknya.
.
#makassarduakalitambahbaik
#makassarkotanyamanuntuksemua
#janganbiarkanma
#Repost @dpramdhanpomanto (@get_repost)
・・・
Menjadi Ketua Umum Akkopsi 2018-2021
.
Alhamdullilah, saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) dalam City Sanitation Summit (CSS) XVII dan Munas Akkopsi 2017.
.
Tantangan ke depan begitu berat. Namun, saya yakin keberhasilan memberi sebuah tanda optimisme. Saya berharap ke depan aliansi ini bisa menjadi kuat guna menjalankan tugas masing-masing di kotanya dan membentuk jaringan, baik di luar negeri maupun di dalam negeri.
.
Mohon bimbingan amanah ini, saya dan teman-teman perlu banyak belajar. Amanah ini saya akan jalankan sebaik-baiknya.
.
#makassarduakalitambahbaik
#makassarkotanyamanuntuksemua
#janganbiarkanmakassarmundurlagi

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top