Entrepreneur

Ini Dia 5 Poin Etika Berbisnis yang Perlu Kamu Tau

Beragam cara manusia mencari nafkah demi eksistensi diri dan keluarga serta dorongan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Menjadi pengusaha, berwiraswasta dan berbisnis adalah salah satunya. Sebagian orang memilih membuka usaha sendiri dengan berbagai tujuan. Ada yang menjadikan wirausaha sebagai mata pencaharian utama. Ada yang memilih berbisnis sekedar sebagai bisnis sampingan.

Jenis-jenis wirausaha yang dikelola pun bervariasi. Bisnis makanan dan minuman, membuka warung kopi, kafe lesehan, membuat kerajinan tangan, bisnis busana, parfum dan asesoris fashion, asesoris gadget hingga perlengkapan rumah tangga. Kiat memasarkannya pun tak hanya tergantung pada satu cara promosi. Promosi bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial, menyebarkan brosur, menitipkan barang dengan cara konsinyasi atau menjadi sponsor di acara-acara tertentu.

Namun ada beberapa poin yang perlu diperhatikan saat membuka wirausaha. Apapun jenis bisnis yang digeluti poin-poin berikut ini seharusnya menjadi bahan pertimbangan:

1. Validitas produk

Produk apapun yang dijual atau dibisniskan hendaknya merupakan produk yang dibutuhkan secara umum dan bukan produk cacat. Ngeri saya saat melihat tayangan televisi yang memperlihatkan roti basi diolah kembali menjadi bahan kue taart atau kue kering, adegan pedagang bakso yang mencampur daging sapi dengan babi hutan atau tayangan tentang pengolahan krupuk kulit yang menggunakan kulit sisa kerajinan sepatu. Konsumen berhak mendapatkan produk sesuai harapan, bukan produk palsu, abal-abal dan merugikan kesehatan.

2. Etika berpromosi

Kompetitor di setiap bisnis akan selalu ada. Tetapi kemunculan kompetitor hendaknya tidak dianggap sebagai musuh yang harus dijatuhkan dengan segala cara. Kompetitor adalah lawan tanding yang memicu kreativitas untuk menghasilkan produk-produk baru. Maka cara berpromosinya pun hendaknya harus santun, tidak mencari cela, menjatuhkan produk lain yang kebetulan memiliki kesamaan bidang usaha. Apalagi jika memberitakan kabar hoax, fitnah tentang produk kompetitor, hati-hati bisa dilaporkan pasal tindak pidana pencemaran nama baik.
warkop
3. Tidak bertentangan dengan norma sosial

Jual apapun boleh asal jangan jual diri, setuju?! Tetapi bukan hanya “menjual diri” yang dianggap sebagai tindakan asusila. Ada hal lain yang juga perlu diperhatikan agar bisnis yang dijalani tidak bertentangan dengan norma sosial. Ingat kasus mainan berupa boneka yang kurang senonoh atau produk makanan ringan untuk anak-anak yang dikemas dalam kemasan bergambar bikini dan menginstruksikan anak untuk meremas makanan ringan tersebut di bagian tubuh tertentu. Berbisnis dengan menimbulkan sensasi seperti ini tidaklah mendidik anak-anak dan juga menyebabkan kerugian bagi pemilik usahanya sendiri karena protes pasti akan berdatangan dan menyebabkan produsen harus menarik barang dagangannya.

4. Hindari “plagiasi”

Plagiasi tidak hanya terjadi di dunia kepenulisan atau seni musik. Plagiasi dapat diartikan sebagai penjiplakan, bisa juga didefinisikan sebagai tindakan mengambil karya orang lain untuk diakui sebagai karyanya sendiri. Hal ini juga berlaku pada bisnis. Saya baru mendapatkan pencerahan ketika seorang teman menceritakan pengalamannya ketika mengikuti sebuah seminar yang diperuntukkan bagi UKM dan wirausaha. Di kesempatan tersebut ditegaskan bahwa menjual produk orang lain yang dikemas dengan menggunakan label pribadi ditinjau secara etika bisnis kurang elok. Padahal selama ini saya menganggap membeli makanan ringan dalam partai besar lalu dikemas menggunakan kemasan milik sendiri untuk dijual lagi adalah hal yang wajar. Nah, bagaimana dengan usaha parfum isi ulang yang dijual menggunakan botol bekas dari produk yang sama ya?

5. Memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar

Mendirikan usaha, bisnis tertentu tetaplah harus mempertimbangkan lingkungan sekitar. Mendirikan peternakan ayam misalnya sungguh tak elok jika memilih tempat di lingkungan perumahan. Apalagi jika membuka bisnis yang memerlukan ruang lapang dan menghasilkan polusi, baik polusi berupa limbah padat dan cair maupun polusi udara. Terbayang bukan warga perumahan di sekitar lokasi terpaksa harus mencium bau yang ditimbulkan peternakan unggas meski hanya berkisar puluhan ekor? Atau aroma limbah hasil penyamakan kulit yang bercampur bau zat kimia dan bau kulit mentah yang menusuk hidung. Sebisa mungkin hindari merugikan orang lain demi keuntungan pribadi. Tepat memilih lokasi, cermat mengelola limbah agar tidak merugikan lingkungan, santun dan bersilaturahim dengan warga sekitar tempat usaha akan membawa keuntungan tersendiri. Masyarakat akan menilai kita sebagai pengusaha yang berbudi dan tertarik untuk membeli atau mempromosikan produk yang kita jual.

Etika berbisnis mungkin tidak terbatas pada lima poin tersebut. Tetapi memperhatikan poin-poin tersebut untuk diterapkan dalam bisnis yang dikelola niscaya akan membawa kebaikan pada kelangsungan usaha. Mengelola bisnis tidak hanya membutuhkan kemampuan managerial dan kunci marketing jitu. Bisnis yang memperhatikan etika akan lebih dihargai masyarakat dan menambahkan poin lebih pada usaha yang dikelola.

 

 

 

Image source: pixabay.com

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Assalamu'alaikum sahabat Indoblognet 😀
.
Selamat tahun baru Islam, 1 Muharram 1439 H ❤❤❤
.
Semoga di tahun ini kita bisa menjadi manusia yang lebih baik, lebih banyak memperoleh keberkahan, dan kesuksesan, Aamiin Ya Allah Ya Rabbal'alamin
.
#indoblognet #mbcommunication #islamicnewyear #muharram1439 #menjadibaik

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top