Parenting

Fakta Menarik di Balik Kemampuan Motorik Bayi

Setiap orang tua akan berupaya memiliki bayi yang bertumbuh dan berkembang sehat dan normal. Perjuangan mengupayakan keturunan sehat tanpa cacat dirintis sejak masa pra konsepsi dengan memastikan kecukupan gizi calon ibu terus berlanjut hingga bayi lahir dan bertumbuh. Salah satu cara memastikan bayi baru terlahir normal tanpa cacat adalah diadakannya test APGAR. APGAR merupakan singkatan dari Appearance (mewakili warna kulit), Pulse (menunjukkan denyut jantung), Grimace Response (pengukur refleks) Activity (pengukur keaktifan otot) dan Respiration untuk menentukan pola pernapasan.

Test APGAR merupakan penemuan Virgina Apgar, seorang ahli anestesi bernama pada tahun 1952. Test APGAR biasanya diujikan pada bayi sebanyak dua kali yaitu pada satu menit pertama setelah mereka dilahirkan dan lima menit berikutnya setelah kelahiran. Ada kala test APGAR dilakukan hingga tiga kali terutama jika hasil test kedua masih menunjukkan hasil yang rendah. Test ketiga biasanya dilakukan pada menit kesepuluh setelah bayi dilahirkan.

Test APGAR bukan ramalan atau prediksi jangka panjang yang mampu menyimpulkan tentang kondisi kesehatan bayi di masa pertumbuhan. Test APGAR juga bukan pedoman untuk menggambarkan perilaku, kecerdasan intelektual atau sifat sang bayi kelak di kemudian hari. Proses tumbuh kembang bayi pada masa pertumbuhannya baik sebagai batita maupun balita ditampakkan pada kemampuan motorik sang bayi. Test APGAR hanya berfungsi sebagai tolak ukur pertama untuk memperkirakan apakah sang bayi membutuhkan pertolongan lebih lanjut atau cukup sehat.

Fakta Unik Kemampuan Motorik Bayi

Perkembangan motorik bayi berlangsung secara bertahap. Bayi baru lahir belum menampakkan perkembangan motorik yang signifikan. Selama ia masih mampu menangis ketika membutuhkan sesuatu seperti haus, lapar, gerah, terganggu dengan popok basah atau suara bising maka dianggap sang bayi masih tumbuh normal. Ketika usia lebih dari satu bulan salah satu perkembangan motorik yang bisa dilihat pertama kali adalah kemampuannya berinteraksi yang salah satunya ditunjukkan dengan kemampuan tersenyum pada pengasuh atau orang yang mengajaknya berbicara. Di usia satu bulan lebih sang bayi menunjukkan respons terhadap alunan nada dengan mennggerakkan atau menendangkan kaki sambil bersuara. Wah bayi ternyata bisa bergaya! Tetapi ketika mengantuk ia juga menunjukkan ketidaksukaannya dengan suara bising dengan cara merajuk, rewel dan menangis. Maka jangan coba-coba memperdengarkan musik rock heavy metal pada bayi yang sedang mengantuk, ia mungkin bisa merajuk dahsyat yang membuat anda akan kewalahan menenangkannya.

Menginjak usia lima minggu gerakan bayi mulai teratur. Gerak refleks seperti tangan dan kaki kejang karena terkejut sudah tidak nampak lagi. Sang bayi punya cara unik untuk menenangkan dirinya yaitu dengan menghisap jari tangan. Ia juga mulai tertarik memainkan jemari tangannya dan menikmati gerakan membuka menutup jari tangan atau menggenggam tangan orang dewasa yang menyentuh telapak tangannya.

Di usia tujuh minggu sang bayi sudah bisa meraih dan menggenggam benda di sekitarnya. Tidak jarang sang bayi berupaya menggerakkan tubuhnya untuk meraih benda yang menarik perhatiannya. Saat bayi berumur dua hingga tiga bulan orang tua harus ekstra hati-hati membiarkan bayi sendiri di tempat tidur karena ia bisa bergerak dengan gesit. Bayi usia tujuh minggu mulai tertarik pada obyek tiga dimensi berwarna cerah dan mainan yang mengeluarkan bunyi. Usia ini adalah usia tepat untuk menstimulasi dengan cara menggerakkan mainan di depan matanya sebagai cara melatih kemampuan motorik dan indra penglihatan sang bayi.

Di usia dua bulan bayi yang normal mulai mampu menunjukkan ketertarikannya pada lingkungan sekitar yang menarik perhatiannya. Ia mungkin akan memusatkan perhatian penuh pada mainan yang digantung dan diayun di depan mata dan pandangan matanya akan mengikuti gerakan mainan. Otak dan pendengaran bayi terus berkembang. Ia mulai mampu menikmati musik, alunan nada yang sengaja diperdengarkan.

Di usia dua belas minggu leher sang bayi tegak lebih kokoh. Ia bisa menegakkan kepala hingga tegak 45 derajat. Ia juga mulai belajar membalikkan tubuh dan tengkurap menyerupai orang push up. Si bayi bisa bergerak dalam posisi tengkurap maju mundur sehingga tidak aman meninggalkannya sendirian terbaring di tempat tidur yang tinggi. Di usia ini bayi mulai menampakkan aksi motorik mengagumkan. Ia bisa memelototkan mata ketika merasa tak nyaman karena lapar, haus, popok basah atau merasa bosan. Jadi bukan hanya orang dewasa saja yang bisa melotot karena marah, bayi juga. Ekspresi wajahnya juga nampak pada kemampuannya menaikturunkan alis, tersenyum ketika diajak bercanda dan mengeluarkan suara seperti sedang meniup atau menyemburkan sesuatu. Sang bayi senang sekali diajak berinteraksi dan berusaha menjawab stimulasi dari orang dekat seolah sedang bercakap-cakap. Sang bayi bahkan sudah menunjukkan ketertarikannya ketika mendengar suara orang yang dia cintai dari jarak beberapa meter.

Mengagumkan sekali bukan menyaksikan kemampuan motorik sang bayi? Mengamati pertumbuhan dan kemampuannya bereksplorasi bisa menimbulkan rasa takjub dan kagum atas kebesaran Illahi.

Imaage source: pixabay.com

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Kemajemukan  adalah anugerah dan takdir terindah dari Tuhan untuk bangsa Indonesia. Ini harus kita kelola dengan baik dalam komitmen yang sama sebagai bangsa merdeka untuk kemajuan negeri ini.

Founder Kader Bangsa Fellowship Program @kaderbangsafellowship Dimas Oky Nugroho Ph.D  @dimas_okynugroho mengajak generasi muda Indonesia untuk  turun tangan, ambil bagian  membangun kemajemukan untuk kesejahteraan dengan kerja sama, gotong royong dan kolaborasi. Merdeka !

Dirgahayu Republik Indonesia Merdeka 72 tahun !

Mari sebarkan pesan cinta Indonesia yang majemuk !

#mudakolaborasimerdeka #mudabersatumerdeka #mudakreatifmerdeka #mudakerenmerdeka #hutri72 #indonesiamerdeka72

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top