Kesehatan

Fakta di Balik Konsumsi Obat

“Jangan buru-buru minum obat nanti malah berakibat fatal bagi kesehatan” begitu nasihat yang sering kita dengar dari beberapa orang. Ditinjau dari definisi dan fungsinya obat ditujukan untuk menyembuhkan penyakit, mengobati artinya mengembalikan kondisi tubuh pada keadaan semula, sehat dan seluruh organ bisa berfungsi seperti sediakala. Mempelajari kisah-kisah penemuan obat mengingatkan kembali pentingnya ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia. Obat adalah semua zat baik zat kimia maupun zat alami dari tumbuhan dan hewan yang dapat berfungsi menyembuhkan meringankan penyakit, memperbaiki gangguan metabolisme tubuh dan mencegah penyakit beserta gejalanya.

Obat dapat didefinisikan sebagai zat atau senyawa yang dalam dosis tertentu mempunyai kemampuan menyembuhkan. Zat tersebut dapat diperoleh dari alam dengan terlebih dahulu mempelajari khasiatnya terhadap tubuh manusia. Pemanfaatan zat alam yang diperoleh dari hewan dan tumbuhan ada yang harus diolah sebelum dikonsumsi untuk mendapatkan manfaatnya.

Obat pertama kali yang dimanfaatkan manusia merupakan obat alami atau tradisional. Di indonesia obat tradisional disebut sebagai jamu. Obat nabati ini dimanfaatkan dalam bentuk rebusan atau ekstra sesuai kegunaan masing-masing bagiannya. Ada tanaman yang berkhasiat mengobati jika bagian akar daun atau batangnya dimanfaatkan. Tanaman yang memiliki khasiat pada akar dan daunnya biasanya memerlukan perlakuan perebusan sebelum dimanfaatkan. Bahan-bahan obat ada yang harus direbus atau digiling terlebih dahulu sebelum diminumkan atau dioleskan di bagian yang sakit. Namun ada juga bagian tanaman yang bisa langsung dimanfaatkan langsung dari alam misalnya umbi bawang putih yang dimanfaatkan sebagai obat panu dengan cara menggosokkan pada bagian tubuh atau daun tanaman herbal tertentu yang berfungsi sebagai obat kompres untuk mengurangi pembengkakan.

Para ahli farmasi dan pengobatan mulai memikirkan cara untuk memproduksi obat yang lebih efisien. Hasil eksperimen para ahli tersebut meliputi pengolahan tanaman tertentu hingga cara penyimpanan agar obat tidak mudah rusak. Beberapa ahl pengobatan yang tercatat dalam sejarah misalnya Paracelsus Hippocrates Oswald Schiedeberg, FW Sertuenerner, Johann Jakob Wepfer dan Ibnu Sina.

Hippocrates dikenal sebagai bapak kedokteran yang bisa menggunakan lebih dari 200 jenis tumbuhan untuk pengobatan. iBnu Sina dikenal sebagai ilmuwan yang tidak hanya bereksperimen menghasilkan obat baru namun juga rajin menulis buku tentang metode pengumpulan dan penyimpanan tanaman obat dan resep membuat sediaan obat.

Para ahli kemudian meningkatkan proses pembuatan obat dengan cara mengekstrak dan mengisolasi zat-zat tertentu yang terkandung dalam tanaman. Dari hasil isolasi dan ekstra diperoleh zat-zat kimia yang bermanfaat sebagai obat seperti efedrin dari tanaman Ephedra vulgaris zat atropin dari tanaman Atropa belladona morfin yang diekstra dari tumbuhan Papaver somniferum, senyawa reserpin dari Rauwolfia serpentina dan digosin dari tumbuhan Digitalis lanata.

Sejarah mengenai obat membuka lembaran baru ketika para ahli farmasi menemukan cara menghasilkan sintetis obat seperti asetosal dan disusul berbagai obat sintetis lain yang berfungsi sebagai bahan kemoterapetik seperti sulfanilamid pada tahun 1935 dan penisilin pada tahun 1940. Sejak tahun 1945 ilmu kedokteran, fisika, kimia dan farmasi berkembang pesat dan menghasilkan berbagai penemuan pengobatan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Setidaknya dihasilkan kurang lebih 500 jenis obat setiap tahun. Akibatnya obat-obatan alam semakin dilupakan karena masyarakat lebih memilih obat modern. Alasan lebih efisen dan lebih mudah diperoleh menjadikan obat hasil industri farmasi lebih disukai dibandingkan obat alami.

Sejarah mengenai obat berkembang tak hanya pada berbagai obat sintetis atau obat hasil eksperimen di laboratorium. Obat yang dihasilkan industri farmasi menampilkan berbagai obat dalam bentuk yang berbeda. Paracetamol misalnya dapat diperoleh dalam bentuk tablet maupun sirup. Obat yang berfungsi sebagai obat luar tidak hanya berupa salep namun bisa diperoleh dalam bentuk seperti koyok atau gel dalam tube.

Obat memang bisa membantu menyembuhkan penyakit. Meski demikian dalam pemakaiannya tetap harus diperhitungkan efek samping dari penggunaan obat tersebut. Adakala obat bersifat spesifik, bisa menyembuhkan penyakit tertentu pada si A namun bersifat merusak pada diri si B sebab si B alergi terhadap zat-zat yang terkandung pada obat tersebut. Pada kasus lain obat-obatan bisa bersifat berlawanan sehingga meniadakan khasiatnya satu sama lain. Salah satu contoh obat yang bisa bersifat antagonis adalah obat bagi penderita jantung yang juga mengidap asma. Obat asma yang bekerja agonis dengan β2 memiliki efek yang berlawanan dengan obat jantung yang umumnya merupakan β-blocker. Akibatnya khasiat dari obat asma bisa menghilang jika dikonsumsi bersama obat jantung. Ada baiknya sebelum mengkonsumsi obat membaca label pada kemasan serta mengutarakan penyakit bawaan yang mungkin diderita atau kasus alergi terhadap obat tertentu kepada dokter sebelum menuliskan resep untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Image source: pixabay.com

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Helooo, sahabat Indoblognet 😍 Di sini gerimis romantis, gimana di tempat kalian? Hihi..
.
Ngomongin tentang bisnis nih ya, banyak yang bilang bahwa kesuksesan bisnismu tergantung dari sehebat apa rencana pemasaran bisnis yang kamu buat 😁
.
Tapi guys, kamu bisa melakukan perencanaan bisnis sebanyak yang kamu inginkan, namun bisnismu tetap akan jalan di tempat bahkan gagal jika kamu gak berorientasi untuk menciptakan sebuah produk bisnis yang bernilai
(berkualitas) 😍
.
Menjual produk tanpa kualitas yang baik, adalah kesalahan dalam bisnis. Karena, tanpa produk yang bagus dan bisa diterima di masyarakat, strategi marketing sebaik apapun gak akan membantu bisnis kamu untuk berkembang 😆
.
Kemungkinan terburuk, bisnismu bisa hancur bahkan sebelum masyarakat mengenal produk yang kamu jual 😅
.
Sumber: smartbisnis.co.id
.
#indoblognet #mbcommunication #business #smartbusiness #businesstips #success #quality #businessplan #viral

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top