Blogger ngeHitz

DigipreneurDay: UKM Gak Boleh Usang Termakan Zaman, Dong

Usaha Mikro kecil dan menengah mempunyai peran yang strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional. Ketika krisis pada masa orde baru tahun 1997, di kala perusahaan besar mulai limbung termakan rupiah yang terus melemah, justru UKM menunjukkan konsistensinya dan terus melakukan aktivitas produksi. Konsistensi ini terjadi karena kebanyakan UKM tidak menggunakan pinjaman modal dari bank. Bahan baku yang digunakan juga berasal dari dalam negeri. Oleh karena itu tidak ada dampak berarti meskipun nilai tukar rupiah mengalami penurunan.

Dengan terus beroperasinya UKM kala itu dan sampai sekarang, menjadi sebuah bukti nyata  bahwa UKM merupakan salah satu motor penggerak dalam pembangunan perekonomian. Hal ini bukan hanya karena pendapatan UKM yang membentuk suatu kemandirian ekonomi, namun juga lantaran beberapa tenaga kerja yang diserap oleh UKM yang bisa mengurangi pengangguran di lingkungan UKM itu berdiri. Dengan fakta demikian, bila UKM terus ditumbuh kembangkan maka sektor ini akan memberikan andil besar dalam mendukung perekonomian nasional.

Salah satu cara untuk menumbuhkembangkan UKM adalah memperluas jangkauan pemasaran. Jika sekarang UKM itu memasarkan produknya di lingkup kabupaten, kedepan harus dikembangkan sampai provinsi atau bahkan dalam lingkup nasional. Namun bagaimana cara untuk memperluas jangkauan pemasaran itu??

Rabu 20 April 2016 saya mengikuti sebuah acara digipreneur day (digital preneur day). Acara ini terlaksana agar para UKM bisa memanfaatkan teknologi digital yang ada sekarang untuk memperluas jangkauan pemasaran. Jika melihat fenomena dunia digital di era sekarang, sungguh terjangannya sangat pesat tanpa bisa dibendung. Dimulai dari bisnis online merambah ke ojek online, sampai pesan tukang pijat pun sekarang sudah bisa dengan sistem online. Bahkan sistem web browsing yang dulu digunakan sebagai penopang internet, kini sudah berganti menggunakan sebuah aplikasi yang bisa di download di ponsel.  Semuanya sudah dikemas dalam satu aplikasi yang cepat dan mudah.

“Semua masyarakat ingin kemudahan dan sesuatu yang instan. Fenomena demikian juga harus diikuti oleh penggiat usaha. Mereka harus memiliki sebuah toko yang berbasis online”. Begitu kata Andi Silalahi seorang digital practitioner yang juga sebagai pembicara pada acara Talkshow bertajuk “Be Smart Be Digital ” itu. Para pengguna internet juga semakin meningkat. Data tahun 2014 menunjukkan 82 juta orang Indonesia sudah menjadikan internet sebagai kebutuhan hidupnya.

Atas dasar keinginan yang serba cepat dan mudah, serta pengguna internet yang terus melonjak kuantitasnya, UKM juga harus cepat menyesuaikan. UKM tidak boleh usang diterjang oleh dahsyatnya persaingan di era digital. Untuk itu Digital Preneur Day mengarahkan para UKM mengikuti dan beralih ke teknologi digital. Dalam hal ini tidak hanya terfokus pada proses pemasaran saja. Pada proses produksi, pembukuan keuangan dan manajemen organisasi juga diorientasikan untuk menggunakan sistem digital. Tahun 2015 tercatat hanya 10% UKM yang sudah berdigital. Baik itu dari sisi produksi maupun pemasaran. Bukti ini menjadi sebuah tantangan untuk pemerintah dan UKM akan perlunya sinergi dan berpindah haluan ke dunia digital.

Untuk start up UKM bisa menggunakan platform gratis seperti blogspot maupun wordpress. Namun rekomendasinya adalah menggunakan sebuah toko online yang mempunyai template SEO friendly. Payment system juga sudah tersedia di sebuah toko online sehingga para pelaku usaha bisa cepat beradaptasi dengan toko online itu. Apabila dibandingkan, antara toko online dan toko offline dari segi harga dan daya jangkau, tentu toko online memiliki daya jangkau pemasaran yang lebih luas dan tidak tergantung pada sekat daerah atau negara. Harganya juga lebih terjangkau dibandingkan dengan mendirikan toko offline yang memakan biaya, waktu dan tenaga yang lebih besar.

Untuk memiliki sebuah toko online. Para UKM bisa membelinya di berbagai tempat penyedia online shop. Salah satunya adalah membeli toko online di bDigital. Menurut Mr. Jose Ricardo Santos selaku Co Founder bDigital yang juga hadir pada acara itu, bDigital menyediakan toko online SEO Friendly beserta katalog produk yang bisa dioperasikan dengan mudah oleh para pelaku usaha.

Usai mempunyai sebuah toko online resmi, UKM juga perlu sebuah alat untuk mempromosikan toko online itu sehingga dikenal dan dikunjungi oleh konsumen. Media sosial adalah alat promosi sebuah toko online. Facebook, instagram dan twitter adalah segelintir media sosial yang harus dimiliki oleh UKM digital. Ibarat tempat tinggal toko online adalah rumah untuk memperlihatkan katalog produk serta bertransaksi. Media sosial sebagai jendela rumah sebagai alat promosi, dan konten dalam sebuah toko online adalah daya tarik supaya konsumen bisa berkunjung ke toko online kita. Tiga hal ini saling berkesinambungan dan tidak boleh tertinggal satu sama lainnya.

Selain mengadakan diskusi terkait dengan dunia digital untuk UKM Indonesia. acara yang dilaksanakan di Gedung Smesco, rumah para UKM itu juga mengadakan suatu lomba foto produk UKM. Produk UKM yang biasanya dianggap kurang memiliki kualitas dan nilai estetika seperti halnya produk perusahaan besar, anggapan itu ternyata bisa ditepis jika Anda mengunjungi produk UKM Smesco. Produk UKM yang ada di smesco memiliki kualitas dan nilai seni yang tinggi. Lihat saja produk kerajinan asbak, rumah-rumahan dan sepatu. Semuanya memiliki nilai artistik tinggi dan layak untuk merambah ke pasar internasional.

IMG_20160420_111858Saya yang juga ikut serta dalam lomba fotografi yang diadakan menjadi lebih bersemangat karena produk yang dijadikan objek fotografi adalah hasil karya tangan terampil pelaku UKM. Produk di Smesco sangat bervariasi bahkan dibagi menjadi 34 paviliun yang mewakili jumlah provinsi yang ada di Indonesia. Ada produk kerajinan, seni terapan, fashion, makanan dan masih banyak lagi produk sesuai dengan kultur budaya setiap daerah di Indonesia.

IMG_20160420_162645

Hasil Foto Produk UKM yang Menjadi Pemenang

 

IMG_20160420_162708

Para Pemenang Lomba Foto Produk UKM bersama Bapak Ferry Ardianto

Acara hari itu ditutup dengan pengumuman pemenang hasil lomba fotografi oleh Bapak Ferry Ardianto seorang fotografer yang juga pengisi materi “Bagaimana membuat foto produk yang menarik”. Produk yang dipamerkan di Smesco menjadi lebih keren dengan jepretan kamera para pemenang lomba fotografi itu. Dengan terselenggaranya acara digital preneurday UKM Indonesia diharapkan bisa terus mengembangkan sayapnya dalam pemasaran produk. Tidak hanya di lingkup regional tetapi juga bisa sampai mengekspor produk UKM dan menjadi pemenang dalam persaingan produk di tingkat Internasional.

Majulah terus UKM Indonesia!!!!

 

Editor: Indoblognet

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Merdeka itu berani beragam dan bekerja sama. Kemerdekaan itu adalah Kerja Bersama.

Dirgahayu Indonesia ke-72. Semoga Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat. Merdeka !

#hutri72 #kemerdekaan72 #kemerdekaanRI72

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top