Inspirasi

Dari Soto Kaki Lima, Tuntaskan 3 Sarjana

Tidak semua wirausahawan bisa sukses. Sebaliknya, tidak sedikit wirausahawan yang sukses. Mengartikan sukses tentu antara satu orang dengan yang lainnya akan berbeda. Demikian juga sukses yang direngkuh oleh pasangan suami isteri Mas Bambang dan Mbak Siti ini. Lapak  Warung Bu Siti dapat ditemukan di jalan pintas Mojokerto-Jombang. Tepatnya di depan SDN Modongan Kec. Sooko, Kab. Mojokerto, Jawa Timur.

Sebagai pedagang soto kaki lima, tentu butuh perjuangan panjang untuk membuat sukses anak-anaknya. Bagi mereka kesuksesan itu sudah cukup saat keempat orang anaknya mampu meraih gelar sarjana. Bukan dari uang gaji atau uang pensiun sebagai pegawai. Tapi dari uang hasil memeras keringat berjualan soto ayam yang dirintis sejak akhir tahun 1980-an.

Menurut Mbak Siti, demikian para pelanggan setianya memanggil, berjualan versi kaki lima tidaklah seperti di restoran. Jika harga makanan di restoran dibanderol dengan angka berapa saja konsumen tak akan protes. Berbeda dengan berjualan di pinggir jalan seperti yang beliau lakukan. Menaikkan harga seribu rupiah saja, konsumen langsung ‘protes’. Lebih ekstrem lagi, konsumen akan pindah membeli soto di lapak yang lain.

Belum lagi acara gusur menggusur yang dilakukan oleh pemerintah. Sepanjang ingatan beliau, sudah 4 kali mengalami penggusuran. Baik yang digusur beneran, pindah tempat. Atau yang digusur halus. Mengurangi luas warung karena sebagian lahan warung digunakan untuk pelebaran jalan. Mereka hanya bisa pasrah saja, mengingat lahan yang digunakan terhitung sebagai lahan negara.

Tapi perjuangan hidup tak ada yang sia-sia. Kegigihan untuk selalu menyajikan hidangan yang terbaik kepada konsumennya mendapatkan berkah. Meski jatuh bangun dalam menyiapkan uang kuliah atau penunjang pendidikan lainnya, 4 orang putera puterinya berhasil menyelesaikan pendidikan S-1 dengan tepat waktu. Kini 3 orang anak tengah mengikuti jejak orang tuanya untuk berwirausaha. Sementara 1 orang puteri mereka bekerja sebagai bidan di salah satu RS Swasta di Kota Mojokerto.

Seporsi soto campur yg nikmat.

Seporsi soto campur yg nikmat.

Oh ya, untuk referensi bila Anda berkunjung ke Mojokerto, boleh mencicipi soto yang beliau jual lho. Cukup dengan IDR 10 ribu saja, semangkuk soto ayam, soto daging, soto babat, atau soto campur bisa Anda nikmati. Rasanya cukup lumayan. Yang jelasnya, bagi saya ukuran mangkuknya termasuk lumayan besar. Tak heran jika ibu-ibu kadang meminta separoh saja untuk nasinya.

Mengenalnya menjadi penyemangat bagi kita, bahwa tak ada usaha keras yang tak membuahkan hasil. Meski bukan kekayaan materi yang diperoleh secara berlebih, namun prestasi merampungkan pendidikan tinggi anak-anaknya itu sudah luar biasa bagi saya. Semoga perjalanan beliau dapat menjadi inspirasi bagi kita. Pelajaran hidup dapat kita peroleh di sepanjang jalan yang kita lewati.

 

Mas Nuz

Pecinta keluarga yang kadang suka nulis dan jalan-jalan.

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Ah, siapa sih ya yang gak suka dikasih produk gratis, seperti hampers product, goodie bag, tester product, maupun jenis promotional products lainnya. Ini lebih menarik perhatian konsumen dibanding iklan produk di internet 😁
.
#indoblognet #mbcommunication #hampers #goodiebag #testerproduct #iklan #produkgratis

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top