Indo Blog Net

Gaya Hidup

Dahsyatnya Kelezatan Rasa Soto Cak Mu’in

“Aku maunya ke Soto Pak Djayus aja! Pokoknya Djayus Djayus Djayus…!!”

Kadang, saya suka heran dengan selera kuliner Sidqi yang serba keukeuh sumekeh. Dari ratusan bakul soto se-Surabaya, dia maunya cuman nongkrong di Soto Pak Djayus doang. Padahal, masih banyak destinasi warung/ resto soto yang belum kita coba. Beneran deh iih, jayus banget si Sidqi ini, hihihi.

soto-3

soto-4

soto-8

 

Pelan-pelan, saya coba masukkan logika ke dalam otak putra semata wayang.

“Gini lo, Dek… Soto Pak Djayus memang enak. Tapi, Sidqi kan belum pernah coba soto yang lain? Bisa jadi, soto-soto itu juga sama enaknya, malah jauuuh lebih enak. Hanya saja karena Sidqi belum nyobain, jadi enggak tahu kan? Sama kayak kalau Sidqi main game tuh. Selama ini, mungkin Sidqi ngerasa Minecraft udah jadi game yang paling keren…. padahal, Sidqi belum nyobain games yang lain kan?”

Well… analogi buat gamer sejati 🙂 Walaupun agak perih sih, ngomongnya. Karena memang belakangan ini, anak saya addicted banget dengan game dan YouTube. Jadi, saya kudu lebih disiplin dan “ekstra galak” lagi dalam kasih rules main game buat Sidqi.

“Tahu nggak… Ibu udah baca di salah satu blog kuliner… Ada soto enak dan resik banget di kawasan Arief Rahman Hakim. Namanya Soto Cak Mu’in. Kita coba ke situ yuk…”

Sidqi jelas cemberut, pada awalnya. Karena hasrat terbesar dia untuk makan Soto Pak Djayus tidak tersalurkan. Tapi, hei, bukankah salah satu prinsip parenting adalah mengajarkan anak “sabar untuk menunggu”?

Tidak semua hal bisa ia dapatkan. Termasuk keinginan yang meledak-ledak untuk makan soto Pak Djayus kan?

Meluncurlah kami berempat menuju Soto Cak Mu’in. Sukaaa sekali dengan resiknya warung ini. Meja kursi yang tertata demikian rapi, dilengkapi cermin yang mayan banget dijadikan lokasi selfie #eeeh

selfie-soto

Pelayannya juga tangkas dalam meladeni request customer. Yang paling penting, mereka nggak berisik atau ngobrol kenceng-kenceng dengan sesama staf! Ini yang aku suka. Karena belakangan ini, nggak tau kenapa, para pelayan di aneka resto/warung itu kayak ignorant dengan konsumen. Ngikik dan ngobrol kenceng udah jadi habit buat mereka diiih 🙁

Harga makanan di Soto Cak Mu’in juga terbilang nggak menyesakkan dompet. Standar. Untuk semangkuk soto ayam kampung (yap, mereka pakai ayam kampung) harga 17 ribuan adalah sangat value for money 🙂

Apalagi, kuahnya segaaaarr… enak banget diseruput kala Surabaya siang tengah panas membara. Taburan koya juga menjadi pelengkap sajian nan istimewa. Super lezatos!

Di beberapa warung soto, saya kerap terjebak dengan kuah yang cenderung keasinan. Beda dengan warung ini. Kuahnya seger, sangat nikmat tatkala meluncur ke kerongkongan.

Seperti saya duga, Sidqi makan dengan amat lahap.

“Enak kan, Nak?”

Sidqi nggak langsung menjawab secara verbal. Tapi cara dia menyendokkan nasi, suwiran ayam, plus kuah yang juaraaaa itu, cukup menjadi jawaban bahwa Soto Ayam Kampung Cak Mu’in memang memenuhi ekspektasi ia.

Sampai di rumah, ia berkata, “Kapan-kapan kita ke soto Cak Mu’in lagi ya Bu… Rasanya mirip soto Pak Djayus ya. Mungkin mereka bekerjasama. Kenapa namanya nggak sekalian Pak Djayus aja?”

Hahahah. Pak Bondan Winarno… Sepertinya Anda udah punya generasi penerus nih, hihi.

Eniwei, memilih lokasi kuliner ini somehow memberi pelajaran tersendiri buat Sidqi. Jangan terlalu saklek dengan pilihan Anda. Karena sejatinya, hidup ini penuh warna, dan menawarkan rangkaian pilihan yang beraneka.

Sepakaaat?

🙂

Jl. Arief Rahman Hakim 14-E / A1-3

 

 

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • 7 Blogging Myths That Will Prevent You From Success 🤑
.
To save you some trouble, here’s a list of common BLOGGING MYTHS that you should be aware of:
.
Myth #1 – It’s Easy to Make Money Blogging
.
For you to make money blogging, you’ll need to grow your reputation on social media, write consistently, implement SEO, and figure out new marketing strategies to get traffic on your blog 🤓
.
Myth #2 – You need high traffic to make blog income
.
You can have a low TRAFFIC blog that earns just as much income as a high traffic blog
.
Maybe not ad income but certainly product and service income 😉
.
Myth #3 – You need to post everyday
.
It’s actually better to post every few days or once a week because you’ll have more time to write HIGH-QUALITY, in-depth articles — something your readers will appreciate very much
.
Myth #4 – Blogging is a competition
.
Yes, it’s good to become the top authority in your niche but you won’t be able to do that without the support from other bloggers 😘
.
Myth #5 – Blogging is Expensive
.
Blogging is much more of a TIME INVESTMENT then a monetary investment
.
Some people think they have to pay much to get someone to design their blog but the truth is it’s easy to create a blog yourself 😍
.
Myth #6 – You need to be on all social media platforms
.
You should decide which platforms you love the most and do the most for your blog and stick to them!
.
Myth #7 – Just write and readers will come
.
It’s not enough to just write content. You have the duty as a blogger to figure out different ways to generate traffic on your blog 🚦🚦
.
Credit: aspiringbloggers.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top