Indo Blog Net

Gaya Hidup

Ceker Ayam Lapindo Sidoarjo, Pedasnya Bikin Penasaran!

Ingat Lapindo, ingat Sidoarjo 🙂

Yap… sejak musibah lumpur lapindo yang sudah terjadi sekian tahun lalu, banyak hal-hal yang berubah dari masyarakat Sidoarjo. Ada yang masih terbelenggu ngelangut, tapi ada juga lho, yang menjadikan tragedi itu sebagai inspirasi dalam berbisnis.

Misalnya, kasih brand dagangannya dengan nama “berbau” Lapindo. Kreatif banget kan?

Ini persis seperti yang dilakukan Redi Indrawan Prihanto. Pria yang supel dan murah senyum ini memutar otak, mencari nama yang pas dan marketable untuk bisnis kuliner ceker ayam yang ia tekuni.

“Saya pilih enaknya kasih nama apa ya? Nah, lama Lapindo itu yang paling ear-catching, mudah diingat dan langsung identik dengan Sidoarjo,” ujarnya.

Jadilah, ia membesut sebuah bisnis kuliner “Ceker Ayam Lapindo”.

Bermula dari 28 Juni 2008, Redi membuka usaha masakan serba ceker ayam di alun-alun Sidoarjo.

Seiring berjalannya waktu, Redi memutuskan untuk membuka lapak di jajaran PKL samping Masjid Agung Sidoarjo.

img_8602

Warung Ceker Ayam Lapindo ini tak pernah sepi pengunjung. Selain karena citarasanya yang mak nyus, aneka ragam olahan ceker ini dijamin, nggak bikin kantong bolong! Satu porsinya hanya dibandrol belasan ribu rupiah saja 🙂

Ada kurang lebih 8 menu serba ceker yang menggugah selera. Di antaranya, ceker masak balado, ceker mentega, gule ceker, dan ceker asam manis.

img_8604

”Tapi, belum afdhol mampir ke warung kami kalau belum mencoba ceker Lapindo. Dijamin, air mata, keringat semua keluar setelah makan ceker Lapindo yang super pedas ini. Beberapa pelanggan kami bilang, kalau badan meriang, segera konsumsi ceker Lapindho. Insya Allah bisa langsung sembuh,” lanjutnya.

img_8603

Ceker Lapindo Sidoarjo, Pedasnya Bikin Penasaran!

Ceker Lapindo Sidoarjo, Pedasnya Bikin Ketagihan!

Sebagai penggemar masakan pedas, saya pun tertantang mendengar ucapan Redi. Okehh, fine… saya mau coba satu porsi aaah…!

Setelah ceker Lapindo tersaji, saya coba seruput kuahnya. Lihatlah cabe-cabe iris yang terhampar di sekujur mangkok. Srupuuuuttt, omaygaaaat…! Ini pedassss bangeeet! Lidahku serasa terbakaaaaar, HEEEELPPP!

Wohhh, hasssh… hoossshh… entah berapa kilo cabe yang dibenamkan Redi ke dalam ceker ayam lapindo ini.

Karena sudah mengibarkan bendera putih tanda menyerah oleh kepedasan ceker, saya pun beralih ke menu berikutnya. Ceker mentega (yang manis seperti semur) dan ceker rica-rica (rasa blackpepper yang kuat, agak pedas, tapi tidak sepedas ceker lapindo)

Jangan lupa untuk menikmati segarnya es sinom, buat menetralisir rasa pedas. Srrupuuuutt segerrrr 🙂

img_8608

Saking uniknya, warung ini diapresiasi sebagai ikon kuliner andalan Sidoarjo, klasifikasi makanan unik. Tak heran, pelanggan terus datang berbondong-bondong ke warung ini. Redi juga rutin diundang dalam ajang Festival Kuliner Bango.

“Kualitas masakan kami kontrol dengan amat ketat. Ceker dipasok dari rekanan yang memang sudah terpercaya. Untuk bumbunya, kami memakai bahan-bahan yang alami dan fresh. Alhamdulillah, dalam sehari, omzet kami bisa mencapai 250 kg ceker. Sementara pas weekend, omzet bisa menembus 350 kg ceker,” tutur Redi.

***

Setelah ngobrol-ngobrol bareng Pak Redi, ada kunci sukses yang selalu doi pegang dalam menjalankan roda bisnis. Yap, ia komit dan doyan banget bersedekah.

”Kalau ada orang dhuafa yang datang ke warung kami dan mengeluh tak punya uang, maka saya akan bilang ke pegawai, ’Persilahkan ia makan. Sudah, nggak perlu bayar’. Kita tidak akan jatuh miskin karena suka bersedekah. Saya justru sering cari pengemis atau orang yang nggak mampu untuk ikut makan di warung. Di sinilah letak keberkahan rezeki kita. Karena tiap usaha yang kita lakukan insyaAllah akan bernilai sebagai ibadah,” ungkap Redi.(*)

 

 

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • How to build self discipline and break BAD HABITS 💪
.
We all have bad habits which takes our mind and energy off from most important task to least important
.
If you want to break bad habits, you need to be determined to build self discipline, Guys! 😉
.
1. Think about your bad habits
.
If you really want to build self discipline and break your bad habits, you need to REALISE that you have bad habits. Make a list of your bad habits 😜
.
2. Ask your friends about your bad habits
.
Ask your true friends and they will definitely give you a list. Your friends know a lot about yourself. And they will give you a  true picture of your self
.
Make a LIST what they tell you about you and analyse them
.
3. Analyse them for the triggers
.
When you know the TRIGGER, It becomes  easy to figure out that your bad habit will come in your way 😁
.
4. How much you need to do to break them
.
When you know your bad habits and the triggers, you will figure out what you need TO DO to break that habit
.
Calculate how much you will need to push yourself to change that habit
.
5. What you will become after you break bad habits
.
Try to THINK about what you can achieve by breaking that habit 🤔
.
6. Be crystal clear about why you want to break bad habits
.
Be very specific about your GOAL and why you want to accomplish that. Think about the rewards you will get
.
7. Don’t stress too much but take action
.
Go slow on yourself, okaaay! 😅 Because little changes daily makes big difference at the end of the year 😍
.
Credit: aimingthedreams.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top