Indo Blog Net

blog

Begini Cara Optimasi Onpage yang Baik Bagi Blogger Pemula (bagian 3)

Menegetahui dasar SEO bagi blogger pemula sebuah hal yang wajib, karena sejak awal kita membuat sebuah blog, kita sudah dihadapkan dengan situasi SEO onpage, yaitu mengoptimalkan blog dari dalam, baik dari segi judul, meta deskripsi, keyword dan lainnya.

Kami berusaha membantu para blogger pemula untuk lebih mudah memahi hal ini. Kami juga sudah membahas tentang ini dalam dua tulisan sebelumnya.

Baca juga: Begini Cara Optimasi Onpage yang Baik Bagi Blogger Pemula (bagian 1)

Setelah kita memahami dengan baik opimasi onpage pada title blog dan meta deskripsi, seorang blogger juga diharuskan mengetahui minimal hal dasar tentang setting SEO pada halaman blognya. Hal ini juga sudah kita bahas pada tulisan tentang Cara Optimasi Onpage yang Baik Bagi Blogger Pemula (bagian 2).

Sesuai fungsi blog secara umum, yaitu sebagai sebuah media, tentu setelah kita miliki sebuah media tersebut yang harus kita lakukan adalah menulis. Sudah bukan rahasia umum, konten merupakan faktor penting selain SEO, dan kita juga pastinya mengetahui ada banyak tips dari blogger yang bergelut di dunia SEO yang memberikan teknik atau cara menulis konten yang seo friendly.

Optimasi SEO Onpage untuk Pemula (Bagian 3)

Pada bagian ketiga dari tutorial basic SEO ini, penulis akan mencoba memberikan tips sederhana bagaimana cara menulis yang baik sesuai dengan kaidah umum dalam dasar pengetahuan SEO.

menulis-artikel-seo-friendly

Ketika kita sudah menerapkan cara menulis sesuai standar SEO, belum tentu juga konten kita lantas bertengger di halaman pertama google, karena untuk bersaing tentunya ada banyak faktor dan tahapan yang dibutuhkan oleh seorang bloggr, salah satunya adalah kekuatan backlink.

Boleh saja ada yang berpendapat bahwa konten is the king, konten adalah raja. Ini tidak salah bahkan benar adanya. Tapi untuk melakukan persaingan dengan kompetitor, modal konten saja tidak cukup, minimal kita harus memiliki benteng pertahanan yang kuat, yaitu backlink.

Untuk itulah di sini penulis katakan cara yang baik dan sederhana bagi pemula untuk mulai membiasakan diri menulis dengan teknik sederhana yang akan penulis sambaikan berikut ini. Setidaknya bisa merubah pola pikir seorang blogger penula yang sedang giat belajar untuk menjadi yang terbaik untuk dirinya sendiri.

Buatlah Judul Artikel yang Mengandung Kata Kunci

Untuk membuat sebuah konten, pastikan terlebih dahulu apa yang akan kita bahas dan kata kunci apa yang akan kita bidik, ini fungsinya agar tulisan yang kita buat tetap terfokus pada satu pokok bahasan tidak bertele-tele dan tetap sesuai dengan kaidah bahasan yang kita buat nantinya.

Misalnya kita akan membahas tentang tempat wisata yang ada di kota jogjakarta, jika tulisan tersebut berdasarkan pengalaman kita saat berada di jogja, maka konseplah terlebih dahulu tempat-tempat apa saja yang telah kita kunjungi, baik itu wisata alam, kuliner maupun tempat menarik lainnya.

Baca juga: 7 Trik Menulis Artikel SEO Agar Tulisanmu Disukai Google

Jika apa yang kita tulis hanya berdasarkan imajinasi saja, maka usahakan mencari situs referensi yang bercerita tentang tempat wisata di kota jogja, misalnya situs wikipedia dan situs traveling lainnya. Buatlah konsep cerita yang berbeda dari sumber yang kita gunakan tersebut, pastikan kalimat dan gaya bahsan sesuai dengan gaya dan karakter kita dalam membahas sebuah masalah, sehingga tidak terkesan rewrite.

Jangan lupa cantumkan sumber referensi dari situs yang kita jadikan sumber inspirasi tersebut untuk mencegah adanya klaim dari pihak pemilik situs.

Setelah semua sudah kita lakukan, selanjutnya menentukan kata kunci yang akan kita bidik. Karena kita akan bahas tentang wisata jogja, maka ambil saja kata kunci yang kita kehendaki adalah wisata jogja, ini adalah short tail keyword atau kata kunci pendek yang terdiri dari dua kata.

Untuk merangkainya menjadi sebuah judul yang menarik kita membutuhkan tool SEO untuk analisa keyowrd, di sini kita gunakan ubbersuggest untuk melihat sejauh mana kompetitor pada keyowrd wisata jogja. Mari kita lihat hasil ubbersuggest di bahwa ini.

keyword-overview-ubersuggest

keyword-ideas-ubersuggest

Dari data di atas pencarian dengan kata kunci wisata jogja termasuk tinggi, yaitu rata-rata 90.500, dengan tingkat kesulitan yang tinggi pula, sekitar 47. Ini artinya kita mencipatakan sebuah misi yang tidak mungkin, tapi bukan  berati tidak bisa. Karena patokan kita pada ubbersuggest ini adalah melihat sejauh mana tingkat kesulita dan para kompetitor yang ada untuk kata kunci tersebut.

Di sini kita akan membuat sesuatu yang mustahil menjadi mungkin saja bisa kita lakukan, yaitu tetap berpatokan pada target keyword wisata jogja tetapi kita membuat judul artikel yang menarik dengan menyelipkan kata kunci tersebut di antara judulnya.

Untuk mencari ide judul yang baik, kita buka pencarian google.co.id, ketikan kata kunci wisata jogja, yang kita perhatikan buka situs-situs apa saja yang ada di peringkat halaman 1 atau 2, tetapi perhatihan Search Related untuk kata kunci wisata jogja di bawahnya, perhatikan gambar dibawah ini :

lsi-keyword-wisata-jogja

Dari data di atas kita bisa mengambil salah satu atau beberapa diantaranya untuk kita jadikan sebuah judul artikel. Sebagai contoh, kita memutuskan untuk membuat sebuah artikel dengan judul Inilah 10 Tempat Wisata Jogja yang Murah untuk Kita Kunjungi.

Perhatikan kata kunci wisata jogja kita selipkan diantara judul konten yang akan kita buat, untuk sisipan kata kunci ini penulis sarankan diletakkan pada awal judul atau pertangahan judul. Tidak disarankan pada posisi akhir kalimat judul.

Sampai di sini kita sudah mendapatkan sebuah judul yang kita tentukan pada psotingan kita.

Sebaran Kata Kunci dalam setiap Paragraf

Setelah kita mendapatkan judul yang mau kita buat, langkah selanjutnya adalah menyelipkan kata kunci pada setiap paragraf. Untuk masalah ini sebaiknya kita meletakkan 1 hingga 2 kata kunci dalam satu paragraf, tetapi memiliki keterikatan yang kuat dalam setiap kalimat yang kita buat.

Kenapa hanya dua saja? kenapa tidak boleh lebih dari dua kata kunci dalam paragraf ?

Di sini kita menghindari adanya keyword surfing, keyword yang selalu berulang-ulang dalam tiap paragraf. Ini tentunya sangat tidak baik di mata google, bahkan bisa saja konten yang kita buat dianggap spam oleh mesin pencari.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Google PageRank yang Mulai Terlupakan

Kemudian pada paragraf berapa saja kita bisa menyelipkan kata kunci yang tersebut?

Penulis menyarakan untuk blogger pemula sebaiknya menyelipkan kata kunci dalam paragraf pertama dan ketiga, dalam contoh diatas tadi judul yang akan kita buat adalah  Inilah 10 Tempat Wisata Jogja yang Murah untuk Kita Kunjungi, di sini kata kunci yang kita bidik adalah wisata jogja, tempat wisata jogja, dan wisata jogja murah.

Untuk contoh penulisannya bisa kita simak dibawah ini:

Paragraf Pertama

“Kota jogja merupakan salah satu daerah istimewa yang diberikan oleh pemerintah RI paska kemeedekaan, salah satu keistimewaan dari kota ini adalah pusat pemerintahan daerahnya yang masih berstatus kerajaan, di mana gubernur jogjakarta merupakan raja atau sultan yang menjabat sebagai kepala pemerintahan daerah, selain itu banyak sekali TEMPAT WISATA JOGJA yang menarik dan MURAH yang terletak di tengah pusat kota, salah satunya adalah jalan malioboro yang merupakan lokasi wisata  yang paling banyak di minati…..”

Paragraf Ketiga

“… untuk menikmati WISATA JOGJA tidaklah sulit, sudah banyak sarana dan prasarana yang bisa kita gunakan untuk sekedar menikmati suasana keindahan kota, diberbagai sudut kota kita bisa menikmati suasana keindahan, berkumpul bersama keluarga, maupun rekan bisnis menikmati ramahnya TEMPAT WISATA JOGJA yang MURAH dan nyaman tersebut…”

Contoh di atas adalah gambaran sederhana saja dari selipan kata kunci yang kita rangkai dalam sebuah kalimat yang terhubung, sehingga tidak terkesan kaku dalam penyampaiannya dan tentunya penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing blogger.

Kita secara tidak langsung telah membuat beberapa kata kunci dari kata kunci utama yang kita bidik yaitu wisata jogja, penulis diawal mengatakan bahwa kata kunci ini termasuk sulit tetapi bukan tidak mungkin untuk kita coba. Maka cara yang efektif adalah mencari kata kunci tambahan dalam judul artikel selanjutnya kita pecah dalam ulasan setiap paragrafnya.

Susunan H1, H2 dan H3 dalam Sebuah Halaman Artikel

Agar tidak keliru dalam memahami susunan tag H1,2 dan 3, sebaikanya kita pahami dahulu bahwa H1 sebenarnya ada dua pemahaman, yaitu H1 adalah halaman awal pada blog kita atau homepage, jadi saat posisi kita berada pada halaman awal sebuah blog. Maka susunannya adalah H1 merupakan header atau judul blog, h2 adalah judul konten atau artikel blog.

Kedua, jika kita klik salah satu artikel yang ada pada halaman pertama sebuah blog, maka susunannya berubah, h1 adalah judul artikel sedangkan h2 dan seterusnya adalah sub judul.

Baca juga: 11 Hal Tentang SEO yang Sering Ditanyakan, Begini Penjelasannya

Nah dalam penerapan pada konten, setiap blog pada dasarnya sama baik wordpress maupun blogspot, yaitu fungsi H2 adalah untuk sub Judul, H3 sub dari sub judul, h4 bagian sub dari sub sub judul dalam konten, sedangkan h5 biasanya digunakan untuk link keluar.

Sebagai pemula penulis hanya menyarankan penggunakan h2 dan h3 saja, jika pun ada sub tambahan silahkan gunakan h4, sebagai contoh silahkan perhatikan gambar di bawah ini:

 

contoh-penulisan-artikel

Susunan di atas merupakan susunan sederhana dalam mengatur struktur menulis untuk pemula, dan tentu saja teknik ini bukan teknik yang benar, tetapi penulis menyebutkan cara yang baik untuk blogger pemula sebelum menemukan cara yang lebih baik lagi, artinya jika belum menemukan konsep yang sekiranya cocok, silahkan gunakan konsep di atas.

Tetapi jika sudah memiliki konsep penulisan yang lain, silahkan abaikan tahap ini, dan untuk memberikan posisi h2 dan seterusnya tersebut cukup mudah, untuk pengguna blogspot bisa memiliohnya pada menu sub heading untuk H2 dan minor heading untuk H3

Sedangkan untuk wordpress, bisa memilih Heading 2 untuk h2 dan Heading 3 untuk h3 dan seterusnya. Kenapa kita tidak menggunakan h1 dalam konten? Karena h1 secara otomatis sudah ada pada judul artikel jadi fungsi heading pada menu posting di wordpress dan blogspot tidak perlu lagi digunakan.

Penulis harap tutorial sederhana tentang optimasi onpage ini bisa bermanfaat bagi teman-teman blogger pemula,  salam blogger, sampai jumpa pada pembahasan lainnya terkait dunia blogging.

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top