Agama

Cara Mudah Menuju Mekah: Sebuah Penggugah

Bulan Dzulqaidah dan Dzulhijjah bisa disebut sebagai bulan tersibuk bagi umat muslim sedunia. Pasalnya di bulan Dzulhijjah dilaksanakan ibadah haji yang datangnya hanya setahun sekali. Maka bandara-bandara di negara yang warga negaranya mayoritas muslim mulai sibuk sejak keberangkatan calon jamaah haji di bulan Dzulqaidah hingga kepulangan jamaah.
Mekah
Setiap bulan haji begini saya teringat pada sebuah buku, bukan buku baru tetapi memotivasi pembacanya untuk tidak ragu berniat pergi haji. Buku berjudul Cara Mudah Menuju Mekah karya Firmansyah Dimmy ini mengulas seluk beluk memotivasi diri untuk berangkat haji. Buku ini bukan buku panduan berisi ritual ibadah haji, tata cara pelaksanaan atau doa-doa yang dipanjatkan. Cara Mudah Menuju Mekah setara dengan buku motivasi lainnya, mengulas kendala berhaji, cara memotivasi agar tergerak hati untuk berangkat haji, menyiapkan pendanaan haji dan menikmati ritual haji sebagai ibadah agar menjadi haji mabrur. Berikut adalah resensi singkat saya tentang buku yang menarik untuk dibaca sepanjang masa terutama menjelang bulan haji tiba.

Judul : Cara Mudah Menuju Mekah.
Penerbit : Penerbit Mizania
Tahun terbit : 2011
Tebal : 178 halaman

Salah satu daya tarik buku Cara Mudah Menuju Mekah adalah kata pengantar atau endorse disusun oleh pemuka-pemuka agama terkemuka di Indonesia seperti KH. Hasyim Muzadi, Dr. H. Said Aqil Siradj hingga politisi seperti Dr.H. Adhyaksa Dault. Lupakan kekhawatiran akan mengernyitkan dahi karena bahasa tinggi atau memerlukan pemikiran karena diterjemahkan dari bahasa Arab sebab Firmansyah Dimmy menulis buku ini dengan bahasa lugas, mengalir dan kadang diselingi kejenakaan.

Di BAB awal Dimmy mengingatkan agar tak malu untuk bermimpi naik haji. Naik Haji, Mimpi Kali Yee? Jangan takut untuk bermimpi namun juga jangan lupa untuk berikhtiar mewujudkan impian. Tak tanggung-tanggung, si penulis memaparkan kisah motivasi. Salah satunya tentang Abu Abdullah Muhammad, seorang Maroko yang mampu berhaji dengan mengendarai onta dan berjalan kaki setelah dirampok di jalan. Ia sempat tersesat di jalan dan membutuhkan waktu lebih dari sepuluh bulan untuk mencapai Mekah. Pada akhirnya ia berhasil mewujudkan impiannya untuk berhaji.
Firmansyah juga mengupas tentang kendala yang dihadapi kebanyakan orang ketika berhaji.. Kendala yang menyurutkan niat berhaji menurut Firmansyah Dimmy, adalah

1. Merasa belum mampu

Kondisi ekonomi pas-pasan adalah penyebab merasa bahwa naik haji hanyalah mimpi. Pemikiran ini sangat berdampak pada pupusnya niat untuk berangkat haji.

2. Lingkungan yang kurang kondusif,

Berada di lingkungan yang mengutamakan nikmat dunia bisa mematahkan niat pergi berhaji. Jangankan naik haji, larut dalam kegembiraan dunia bahkan bisa membuat seseorang lupa melaksanakan sholat dan ibadah-ibadah lainnya.

3. Menunggu waktu yang tepat

Kalimat ini sering kita dengar terlontar spontan jika seorang muslim yang sehat, berkecukupan ekonomi tapi tak segera naik haji. “menunggu waktu yang tepat” sekarang masih sibuk mengurus keluarga, sibuk bekerja, mengembangkan bisnis. Nanti sajalah kalau anak-anak sudah besar. Padahal tak ada yang menjamin apakah lima tahun berikutnya masih hidup di dunia

4. Belum ada panggilan

Ibadah haji seringkali diibaratkan sholat. Menunggu adzan baru berangkat. Mampu secara fisik dan ekonomi tapi tidak segera berangkat ke Mekah beralasan “belum ada panggilan” Seruan berhaji dikumandangkan sejak zaman Nabi Ibrahim. Sang nabi saat itu sempat ragu akankah seruan berhaji ditaati manusia. Namun Allah menepati janji dengan terbuktinya setiap musim haji umat muslim berbondong-bondong menyempurnakan rukun Islamnya.

5. Tidak bisa mengaji

Buta huruf Al Quran menyebabkan seseorang merasa minder untuk naik haji. Khawatir tidak mampu berdoa dan melafazkan dzikir yang harus diucapkan dalam bahasa Arab. Alhamdulillah buku panduan ritual haji dari Departemen Agama kini sudah dilengkapi doa-doa yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Bahkan sebenarnya kalimat-kalimat thayyibah seperti basmalah, hamdalah atau tahmid, tasbih, tahlil, takbir, hasbalah (Hasbunallah wa ni’mal wakil), talbiyah (Labbaik Allahumma labbaik) atau Asmaul Husna asal diucapkan dengan khusyu dari hati telah merupakan doa-doa yang didengar Allah.

6. Menganggap ke Mekah tidak penting

Meski uang banyak namun menganggap berwisata keliling Eropa lebih utama. Atau uang simpanan digunakan berinvestasi untuk warisan anak cucuk.. Astaghfirullah semoga kita dijauhkan dari pemikiran ini.

7. Takut naik pesawat

MasyaAllah, fobia naik pesawat mungkin sulit disembuhkan. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin jika Allah menghendaki. Sang penulis menyelipkan kisah tokoh masyarakat di Lampung yang fobia pesawat namun bisa mengalahkan ketakutannya dan mampu melaksanakan ibadah haji

8. Takut pembalasan dosa

Nah ini dia kendala yang sejak lama menghantui pergi haji. Cerita-cerita tentang karma yang dialami di tanah suci berkaitan dengan dosa dan kesalahan dalam kehidupan sehari-hari sering menyurutkan niat untuk berhaji. Pemikiran “pembalasan dosa” ini harus diubah dengan pemikiran sebaliknya yaitu bahwa menunaikan ibadah haji adalah salah satu ibadah yang diharapkan dapat membasuh dosa-dosa.

Selain membahas kendala yang menyurutkan untuk berhaji penulis juga mengungkapkan bagaimana memotivasi sekaligus memprovokasi untuk berangkat haji. Firmansyah Dimmy mengupas kembali makna filosofis ibadah haji dari segi tasawuf. Ia mengkaitkannya dengan bukti cinta sejati makhluk kepada Sang Pencipta. Sebagai penambah motivasi Firmansyah menggambarkan bahwa perjalanan ke Mekah ibarat ujian demi mendapatkan kesempatan belanja dengan diskon besar-besaran. Berhaji ibarat sedang berburu barang on sale. Ibadah sholat bisa diganjar pahala berkali lipat jika dilaksanakan di tanah suci ketika musim haji. Si penulis juga menggali motivasi dari sisi lain seperti ancaman bagi muslim yang tidak mau berhaji serta kisah inspiratif dari dhuafa yang bisa naik haji.

Bukan sekedar memotivasi berniat haji namun penulis juga menekankan pentingnya meluruskan niat pergi haji adalah demi perubahan spiritual. Ia mengingatkan kembali bahwa niat adalah pokok pertimbangan dari sebuah ibadah akan bernilai di mata Allah. Fokus pada goal haji adalah niat yang harus dijaga agar tak terlena untuk berbelanja misalnya atau sibuk mengunggah foto-foto di dunia maya sehingga bukannya menjadi haji mabrur tetapi malah menjadi haji mabur.

Firmansyah Dimmy juga memaparkan beberapa tips untuk menyiapkan dana haji seperti dengan deposito, cicilan haji dan umroh, tabungan haji dan umroh atau berinvestasi melalui asuransi dan logam mulia. Berhaji memang membutuhkan biaya dan pengorbanan yang cukup besarnya. Tak salah jika Allah menjanjikan pahala berlipat ganda bagi para tamuNya yang datang ke Baitullah demi menunaikan rukun Islam yang kelima.

Sumber foto: mizania dan dailynews

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Selamat Pak Danny. Semoga Allah lancarkan bapak menjalankan amanah ini. Aamiin.

#CitySanitationSummitMakassar2017

repost @dpramdhanpomanto (@get_repost)
・・・
Menjadi Ketua Umum Akkopsi 2018-2021
.
Alhamdullilah, saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) dalam City Sanitation Summit (CSS) XVII dan Munas Akkopsi 2017.
.
Tantangan ke depan begitu berat. Namun, saya yakin keberhasilan memberi sebuah tanda optimisme. Saya berharap ke depan aliansi ini bisa menjadi kuat guna menjalankan tugas masing-masing di kotanya dan membentuk jaringan, baik di luar negeri maupun di dalam negeri.
.
Mohon bimbingan amanah ini, saya dan teman-teman perlu banyak belajar. Amanah ini saya akan jalankan sebaik-baiknya.
.
#makassarduakalitambahbaik
#makassarkotanyamanuntuksemua
#janganbiarkanma
#Repost @dpramdhanpomanto (@get_repost)
・・・
Menjadi Ketua Umum Akkopsi 2018-2021
.
Alhamdullilah, saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) dalam City Sanitation Summit (CSS) XVII dan Munas Akkopsi 2017.
.
Tantangan ke depan begitu berat. Namun, saya yakin keberhasilan memberi sebuah tanda optimisme. Saya berharap ke depan aliansi ini bisa menjadi kuat guna menjalankan tugas masing-masing di kotanya dan membentuk jaringan, baik di luar negeri maupun di dalam negeri.
.
Mohon bimbingan amanah ini, saya dan teman-teman perlu banyak belajar. Amanah ini saya akan jalankan sebaik-baiknya.
.
#makassarduakalitambahbaik
#makassarkotanyamanuntuksemua
#janganbiarkanmakassarmundurlagi

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top