Indo Blog Net

Tanaman

Ini Cara Mudah Merawat Tanaman Mini dalam Pot Tanah Liat

pot tanah liat untuk tanaman mini

Tanaman hias berukuran mini memang sangat fungsional. Tak hanya sebagai elemen dekorasi untuk mempercantik tampilan rumah, tapi juga bisa menyegarkan udara ruangan karena tanaman berperan sebagai penyerap racun di udara. Bahkan tanaman mini yang diletakkan di meja kerja juga dapat membantu meningkatkan produktivas Anda, lho.

Sebagaimana dilansir oleh The Guardian, beberapa peneliti dari Exeter University menyatakan bahwa produktivitas pekerja meningkat sebesar 15 persen setelah meja kerjanya dihiasi tanaman. Jadi, ada kaitannya antara keberadaan tanaman hias di meja kerja dengan produktivitas seseorang. Wah, menarik ya?

Pot Tanah Liat untuk Tanaman Mini

Tanaman hias yang diletakkan di meja kerja tentunya adalah tanaman berukuran mini. Untuk menyempurnakan keindahannya jangan lupa untuk menggunakan pot yang tepat. Misalnya, Anda bisa gunakan pot tanah liat untuk tanaman mini.

Pot tanah liat ini memiliki berbagai kelebihan dibanding pot lainnya. Pot tanah liat memberikan tampilan yang lebih natural pada ruangan Anda. Ada berbagai macam model dan bentuk yang bisa Anda pilih disesuaikan dengan tema ruangan.

Harganya pun bervariasi mulai dari yang murah hingga yang mahal, jadi Anda bisa menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Selain itu, pot tanah liat juga mudah Anda dapatkan dimana-mana karena jenis pot yang satu ini termasuk yang paling banyak dicari.

Jenis-jenis Tanaman Mini yang Populer

Bingung menentukan tanaman mini apa yang menarik untuk diletakkan di ruangan rumah Anda? Sebenarnya ada banyak jenis tanaman hias berukuran mini yang bisa Anda pilih. Namun, dari sekian banyak pilihan ada beberapa yang populer dan banyak digemari pecinta tanaman mini, diantaranya:

  1. Bunga Anggrek
  2. Bunga Peace Lily
  3. Tanaman Kaktus
  4. Tanaman Sri Rejeki
  5. Tanaman Lidah Buaya
  6. Tanaman Lidah Mertua
  7. Tanaman Pakis Boston
  8. Tanaman Spider Plant

Agar tanaman mini yang Anda letakkan di rumah selalu segar dan cantik tentunya perlu dirawat sebaik mungkin. Merawat tanaman mini sebenarnya tidak sulit, kok. Bahkan ada beberapa jenis tanaman yang termasuk sangat mudah dalam perawatannya.

Jadi Anda tak perlu repot meluangkan banyak waktu maupun biaya untuk merawat tanaman mini.

Cara Mudah Merawat Tanaman Mini dalam Pot Tanah Liat

Nah, bagi Anda yang tertarik meletakkan dekorasi tanaman di rumah, yuk simak beberapa cara mudah merawat tanaman mini dalam pot tanah liat berikut ini:

1. Pilih pot yang tepat

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memilih pot tanah liat yang tepat untuk tanaman mini Anda. Pilih pot tanah liat yang memiliki lubang di bagian bawahnya agar saat menyiram tanaman airnya tidak menggenang di dalam tanah.

Selain itu, perhatikan pula ukuran pot tanah yang digunakan. Sesuaikan ukuran pot tanah liat dengan tanaman. Selain mengurangi keserasian secara tampilan, ukuran pot yang tidak sesuai dengan tanaman juga berpengaruh terhadap kesuburan tanaman.

2. Letakkan di tempat yang tepat

Letakkan tanaman mini Anda di tempat yang tepat sesuai dengan jenisnya. Umumnya tanaman mini bisa diletakkan di ruangan yang terang dan hangat, misalnya di dekat jendela. Sebaiknya hindari meletakkan tanaman mini di tempat yang panas atau terkena sinar matahari langsung.

Selain itu, hindari menaruh tanaman mini di ruang dengan tingkat cahaya rendah atau gelap, dan juga ruangan yang terlalu lembab.

3. Perhatikan penyiraman

Terdapat dua macam cara dalam penyiraman tanaman mini dalam pot tanah liat. Cara pertama, penyiraman dilakukan secara langsung pada permukaan media tanam. Sedangkan cara kedua, air diberikan pada alas pot yang kemudian akan meresap ke atas media tanam melalui sistem kapiler.

Keuntungan dari cara yang kedua ini yaitu media tanam jadi tidak terlalu basah, namun ketersediaan air tercukupi.

Sebaiknya lakukan penyiraman di pagi hari antara pukul 7 – 10. Saat menyiram pastikan jumlah air tidak berlebihan, secukupnya saja. Sebab jika air yang diberikan terlalu banyak maka tanaman mini bisa mudah busuk dan mati.

4. Perhatikan kelembapan

Umumnya, tanaman mini memerlukan tingkat kelembapan yang cukup. Untuk mengetahui apakah tanaman mini Anda telah memiliki kelembapan yang cukup atau belum, Anda bisa mengeceknya sendiri.

Coba perhatikan bagian daun tanaman mini Anda, jika bagian daunnya mengering atau ada bintik-bintik coklat, artinya tanaman kurang tingkat kelembapannya. Agar tanaman mini Anda selalu segar dan awet, Anda harus menjaga kelembapannya.

5. Beri pencahayaan yang cukup

Meski ada juga beberapa jenis tanaman mini yang dapat hidup di ruangan dengan pencahayaan minim, tapi umumnya tanaman mini akan tumbuh sehat saat mendapat pencahayaan yang cukup.

Jadi sebaiknya pastikan agar tanaman mini Anda memperoleh pencahayaan yang cukup.

Jika Anda meletakkan tanaman mini di ruangan dalam rumah, usahakan agar Anda mengeluarkan tanaman selama beberapa menit di pagi hari antara pukul 7 – 10. Hal ini bermanfaat untuk tanaman melakukan proses fotosintesis.

6. Jaga kebersihan tanaman

Jangan lupa untuk menjaga kebersihan tanaman mini Anda. Sama halnya dengan makhluk hidup lainnya, tanaman mini juga perlu rutin dibersihkan agar dapat tumbuh sehat dan segar. Lakukan pembersihan daun serta batang tanaman setiap seminggu sekali.

Hal ini selain bermanfaat untuk menjaga kesegaran tanaman, juga bermanfaat untuk menjaga keindahan tampilan tanaman mini Anda.

7. Hindarkan dari hama

Tanaman mini Anda juga bisa terkena gangguan hama. Hama tanaman diantaranya kumbang, semut, ulat, serta rayap. Buanglah hama-hama tersebut jika Anda menemukannya pada tanaman mini Anda

Jika dibiarkan hama ini dapat mengganggu kesuburan tanaman mini Anda. Jadi sebisa mungkin hindarkan tanaman mini Anda dari serangan hama agar tanaman tumbuh dengan baik.

8. Beri pupuk

Meski berukuran mungil, tanaman mini juga perlu pupuk sebagai sumber nutrisi agar dapat tumbuh dengan sehat. Sebaiknya berikan pupuk organik setiap satu hingga tiga bulan sekali pada tanaman mini Anda.

Karena ukurannya yang mungil maka jangan memberi pupuk terlalu banyak pada tanaman mini Anda, hal ini juga kurang baik bagi pertumbuhan tanaman.

9. Lakukan pemangkasan

Pemangkasan ini bermanfaat agar struktur tanaman tetap rapi dan terlihat lebih indah. Tanaman yang dipangkas secara teratur terbukti akan tumbuh lebih baik dibanding tanaman yang tidak dipangkas secara teratur.

Pemangkasan ini dilakukan pada bagian tanaman yang kering, rusak, tumbuh tidak sehat, maupun mati.

10. Ganti media tanam secara rutin

Media tanam juga perlu diganti secara berkala, apalagi jika kandungan unsur hara yang diperlukan tanaman telah habis. Penggantian media tanam ini berfungsi untuk memperbaiki kondisi media tanam tersebut.

Hal ini bisa Anda lakukan antara 6 bulan hingga 1 tahun sekali tergantung kondisi tanaman. Dengan rutin mengganti media tanam, tanaman mini Anda dapat tumbuh dengan indah dan segar.

Untuk mengetahui apakah tanaman mini telah kehabisan unsur hara atau belum Anda dapat melakukan pengecekan dengan memerhatikan kondisi tanaman. Tanaman yang telah kehabisan unsur hara akan menunjukkan tanda-tanda seperti: warnanya memudar, penampilannya tidak segar, dan tiba-tiba layu.

Jika cara-cara di atas sudahdidilakukan, tanaman mini Anda akan tumbuh dengan sehat dan cantik. Selamat mencoba, ya!

Credit photo: kumparan.com

Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top