Indo Blog Net

blog

Cara Menulis Artikel dengan Cepat tapi Berkualitas

Cara Menulis Artikel dengan Cepat tapi Berkualitas

Seberapa cepatkah teman-teman bisa menyelesaikan tulisan setiap kali hendak posting artikel baru? Seharian? Sama dong kita. ๐Ÿ˜€ Cuma ya, kadang-kadang kita mesti bisa menulis artikel dengan cepat juga.

Kalau teman-teman pernah ada yang ikutan flash blogging, kecepatan menulis artikel sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Atau, mungkin ada yang berprofesi sebagai penulis konten? Biasanya pasti ada target jumlah artikel yang harus dicapai dalam sehari kan? Makanya perlu banget untuk bisa menulis artikel dengan cepat.

Menulis artikel dengan cepat ini–kalau saya pribadi sih–berguna banget untuk menjaga mood. Well, yang punya kecenderungan mood swing pasti tahu banget nih. Kalau sudah menulis, harus sampai selesai dalam sekali duduk. Kalau mesti dilanjut kapan lagi, udah deh. Wassalam.

Eh, kayaknya itu saya aja sih. Ada yang suka gitu enggak? Biar saya ada temennya. ๐Ÿ˜†

Nggak salah sih, kalau kita pengin bisa menulis artikel dan menyelesaikannya secepat mungkin. Sepertinya mungkin sebagian besar dari teman-teman juga sering melakukannya, meski caranya masing-masing mungkin beda. Tapi, apakah yakin nih, hasil tulisannya bisa tetap berkualitas?

Itu dia kan masalahnya? Nulis cepet mah gampang. Tapi apakah masih tetap enak dibaca? Belum tentu.

Ternyata ada kok cara agar bisa menulis artikel dengan lebih cepat tapi dengan tetap menjaga kualitas tulisan kita. Kuncinya adalah pada timing.

Mau cobain? Boleh, yuk!

 

Trik Menulis Artikel dengan Cepat

 

Beberapa Hal yang Bloger Mesti Tahu tentang Thin Content dan Cara Menghindari Penalti Google

1. Punya rencana

Saat teman-teman baru memikirkan ide dan topik ketika baru menyalakan laptop, maka teman-teman sudah membuang waktu.

Maka, sebaiknya pisahkanlah waktu untuk brainstorming ide dengan waktu untuk memroses ide menjadi sebuah tulisan. Saat kita sudah siap di dasbor blog, maka saat itu seharusnya ide menulis sudah ada. Syukur-syukur sudah ada juga outline tulisan–yang meskipun nggak detail–tapi sudah jelas poin-poinnya apa saja yang mau dituliskan.

Jadi, rencanakanlah proses menulis artikel ini, dengan menyiapkan ide dan outline sebelumnya. Bukannya duduk, buka laptop, terus bengong–karena (katanya) lagi nyari ide.

Bakalan lama, sudah. Atau, malah nggak jadi menulis.

 

2. Buat waktu menulis, dan alokasikan span time

Setiap orang punya waktu nyaman sendiri-sendiri untuk menulis artikel. Ada yang pagi, siang, malam, weekend, atau yah enggak tentu, tapi misalnya pokoknya harus sepi. Atau bisanya nulis kalau sambil nongkrong di kafe.

Salah? Enggak. Nggak ada yang salah. Kan, setiap orang punya preferensi masing-masing. Tinggal manfaatkan saja tingkat kenyamanan dan preferensi ini secara optimal.

Misalnya, yang suka menulis pagi. Tetapkanlah waktu pagi sebagai waktunya nulis. Kalau bisa, berlakukan span time. Misalnya, kita harus menulis pukul 05.00 sampai pukul 06.00. Lalu, jadikanlah ini kebiasaan. Saat sudah pukul 05.00 pagi, duduklah di depan laptop atau dengan hape, dan menulis.

 

3. Pastikan bebas pengganggu

Agar tulisannya lebih cepat selesai, dalam span time seperti yang dijelaskan di poin 2, maka pastikanlah dalam kurun waktu tersebut kita bebas pengganggu.

Biasanya sih yang jadi pengganggu itu adalah:

  • Keriuhan media sosial. Hayo, siapa yang sukanya scroll medsos atas nama mencari ide, tapi berakhir dengan ngepoin akun gosip dan malah nggak dapat ide sama sekali?
  • Aplikasi chat. Suara notif dari aplikasi chat itu memang mengganggu konsentrasi banget deh. Iya, soalnya ini juga menjadi “pengganggu” nomor satu saya ๐Ÿ˜† Ya, bukannya menyalahkan para penggemar teman dan sahabat yang ngechat sih. Tapi, ya gimana caranya supaya jangan terbagi dulu konsentrasinya selama menulis artikel, itu yang penting.
  • Acara televisi. Apalagi kalau lagi ada acara kesayangan. Makanya, jangan menaruh waktu menulis yang jam tayangnya sama dengan sinetron India ya.
  • Anak-anak. Nah, kalau yang ini perkara buebu. Coba cari waktu saat anak-anak lagi anteng. Mungkin pas mereka sekolah, atau saat bisa diajak bapaknya jalan-jalan. Diatur deh sama suwamik, ya buebu.
  • Rasa malas dan mood turun. Nah, ini nih. Yang keempat di atas kan pengganggunya dari luar diri kita. Ini adalah pengganggu dari dalam. Kalau yang ini, saya nggak bisa kasih saran apa-apa sih, selain coba deh, dikelola rasa malas dan bad mood-nya. Sesekali okelah menuruti rasa ini. Tapi jangan sampai keterusan. Semakin dituruti, rasa-rasa negatif ini bakalan makin sering datang lo.

So, pastikan kelima jenis pengganggu di atas nggak ada ya, selama kita menetapkan kapan waktunya menulis.

4. Tentukan deadline sendiri, dan disiplin

Seorang bloger–apalagi yang berniat untuk profesional–harus punya disiplin diri yang tinggi. Kalau enggak, ya bakalan terlalu banyak alasan untuk menghindari hal-hal yang nggak pengin dilakukan.

Karena ya itu tadi, gangguan seorang bloger itu banyak banget. Kalau saya yang terberat adalah yang justru berasal dari dalam diri kita sendiri.

Jadi, untuk bisa menulis artikel dengan lebih cepat, teman-teman harus mengelola disiplin diri nih, terutama. Ini dulu deh PR-nya. Misalnya dengan membuat deadline sendiri.

Contoh nih. Misalnya sedang mengerjakan artikel sponsor atau pesanan, deadline yang diberikan oleh klien adalah 2 x 24 jam. Maka, coba berikanlah deadline pada diri sendiri yang lebih singkat. 1 x 24 jam harus beres, misalnya. Maka, singkirkan deadline dari klien itu dari kepala, ganti dengan deadline kita yang lebih ketat.

Hal ini bisa memacu bawah sadar untuk bisa bekerja lebih efisien.

 

5. Fokus pada aktivitas asyik yang bisa dilakukan setelah selesai menulis

Kalau saya nih, biasanya bisa menulis lebih cepat kalau saat mulai nulis, saya bilang pada diri saya sendiri, “Buruan diselesaikan, biar sempat nonton film.”

Nah, udah pasti deh. Bakalan ngebut. Hehehe ๐Ÿ˜€

Teman-teman juga bisa tuh mencoba. Buruan diselesaikan tulisannya, biar sempat hangout bareng temen di kafe yang baru dibuka. Segera selesaikan, biar bisa segera menyelesaikan tugas yang lain. Atau buruan, supaya saat selesai bisa main PS. ๐Ÿ˜€

 

Nah, demikian beberapa trik menulis artikel dengan cepat. Ada yang punya tambahan trik? Boleh lo, ditulis di komen ya.

Anyway, selamat nulis, teman-teman!

Meet me

CarolinaRatri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.
Meet me
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • How to build self discipline and break BAD HABITS ๐Ÿ’ช
.
We all have bad habits which takes our mind and energy off from most important task to least important
.
If you want to break bad habits, you need to be determined to build self discipline, Guys! ๐Ÿ˜‰
.
1. Think about your bad habits
.
If you really want to build self discipline and break your bad habits, you need to REALISE that you have bad habits. Make a list of your bad habits ๐Ÿ˜œ
.
2. Ask your friends about your bad habits
.
Ask your true friends and they will definitely give you a list. Your friends know a lot about yourself. And they will give you aย  true picture of your self
.
Make a LIST what they tell you about you and analyse them
.
3. Analyse them for the triggers
.
When you know the TRIGGER, It becomesย  easy to figure out that your bad habit will come in your way ๐Ÿ˜
.
4. How much you need to do to break them
.
When you know your bad habits and the triggers, you will figure out what you need TO DO to break that habit
.
Calculate how much you will need to push yourself to change that habit
.
5. What you will become after you break bad habits
.
Try to THINK about what you can achieve by breaking that habit ๐Ÿค”
.
6. Be crystal clear about why you want to break bad habits
.
Be very specific about your GOAL and why you want to accomplish that. Think about the rewards you will get
.
7. Donโ€™t stress too much but take action
.
Go slow on yourself, okaaay! ๐Ÿ˜… Because little changes daily makes big difference at the end of the year ๐Ÿ˜
.
Credit: aimingthedreams.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright ยฉ 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top