Indo Blog Net

Inspirasi

Cara Membuat Dekorasi Terarium Tanaman Sukulen

dekorasi terarium sukulen

Pernah dengar istilah Terarium? Terarium merupakan media tanam dalam kaca, botol, atau plastik transparan. Inovasi tanaman dalam kaca ini ditemukan secara tak sengaja oleh seorang ilmuwan bernama Nathaniel B Ward saat ia sedang merancang ekosistem mini dalam tabung kimia.

Sejak penemuannya itu, terarium hingga kini banyak digemari para penggemar dekorasi tanaman hias. Selain tampilannya yang cantik dan bisa diletakkan di mana saja, perawatannya pun terbilang mudah. Pada artikel kali ini, akan dibahas lengkap mengenai cara membuat dekorasi terarium serta tips perawatannya. 

Cara Membuat Dekorasi Terarium Tanaman Sukulen

Bagi Anda yang ingin mendekorasi rumah dengan terarium, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Anda bisa berkreasi sesuai dengan keinginan. Selain lebih unik, membuatnya sendiri di rumah tentunya lebih menghemat biaya.

Ada beberapa jenis tanaman yang cocok ditanam dalam terarium, salah satunya adalah sukulen. Ukurannya yang mungil dan pertumbuhannya yang lambat membuatnya cocok diletakkan di dalam tempat kaca.

Berikut DIY (Do It Yourself) cara membuat dekorasi terarium tanaman sukulen yang bisa Anda coba di rumah ūüôā

1. Memilih wadah terarium

Sebelum membuat terarium, Anda harus menentukan terlebih dahulu wadah yang akan digunakan. Umumnya terarium menggunakan wadah kaca atau plastik. Diantara kedua wadah tersebut masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Dari segi harga, wadah kaca biasanya lebih mahal. Ukuran dan bentuknya pun lebih terbatas. Tapi wadah kaca lebih mudah Anda temukan.

Baca juga: Manfaat Tanaman Kaktus bagi Kesehatan dan Cara Mudah Merawatnya

Sedangkan wadah plastik, kelebihannya lebih ringan dan anti pecah. Namun demikian bahan plastik lebih mudah tergores dan berubah warna. Agar lebih hemat biaya, Anda juga bisa kok memanfaatkan barang di rumah yang sudah tak terpakai lagi. Teko kaca, vas bunga, atau toples juga bisa Anda pakai untuk membuat terarium. 

dekorasi terarium sukulen

Credit: etsy.com

Untuk jenis tanaman sukulen, sebaiknya pilih wadah yang mempunyai bukaan besar. Selain untuk memudahkan Anda menempatkan tanaman ke dalamnya, bukaan yang besar juga dapat membuat sirkulasi udara dalam terarium lebih lancar. Sebab tanaman sukulen akan mudah mati jika berada dalam tempat yang terlalu lembab.

2. Bahan-bahan yang dibutuhkan 

Untuk membuat terarium, Anda membutuhkan bahan-bahan berikut ini: 

  • Wadah terarium (kaca atau plastik)
  • Batu-batu kecil
  • Arang
  • Pasir
  • Tanah
  • Corong
  • Sumpit atau penjepit
  • Hiasan atau aksesoris untuk mempercantik terarium

3. Cara membuat terarium

Setelah Anda menyiapkan semua bahan yang diperlukan, kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Bersihkan wadah yang akan digunakan. Lalu isi bagian wadah kaca dengan batu-batuan kecil, kurang lebih setinggi 2 cm. Batu-batu kecil ini bermanfaat untuk membantu proses pengeringan agar tanaman tak mudah busuk.¬†
  • Tambahkan pasir dan sedikit lapisan arang, sekitar 1 cm. Arang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri sehingga tanaman lebih sehat
  • Tuangkan tanah sebanyak 5 cm hingga menutupi akar tanaman. Tekan-tekan tanah dengan lembut untuk mencegah kantong udara. Lalu buat lubang untuk meletakkan akar tanaman.
  • Masukkan tanaman ke dalam wadah. Tambahkan lagi tanah jika diperlukan.¬†
  • Terakhir, tambahkan hiasan atau aksesoris untuk mempercantik terarium. Di sini Anda bisa bebas berkreasi sesuai keinginan sehingga terarium memiliki sentuhan personal

Baca juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Paling Mudah Perawatannya

Tips Merawat Terarium 

Setelah dekorasi terarium Anda jadi, tentunya diperlukan perawatan agar terarium dapat bertahan lama dan selalu tampak cantik. Perawatannya terbilang cukup mudah, kok. Berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan dalam merawat terarium:

Hindarkan dari sinar matahari langsung

dekorasi sukulen di rumah

Credit: metiza.com

Tempatkan terarium di tempat yang tepat, bukan di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Sebab wadah kaca bisa membuat tanaman terbakar. Hal ini karena suhu di dalam kaca menjadi sangat panas saat terkena sinar matahari.

Jadi, agar tanaman sukulen tidak layu dan mati, letakkan terarium di tempat yang terang namun tidak terkena sinar matahari langsung. 

Beri cukup sinar matahari

Meski di nomor satu sebaiknya hindari meletakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung, bukan berarti tanaman tidak memerlukan sinar matahari, ya. Tanaman sukulen membutuhkan sinar matahari agar dapat tetap hidup.

Anda bisa menaruhnya di teras atau dekat jendela agar tanaman tetap terkena cahaya matahari. Jika Anda menaruhnya di tempat yang tidak terkena sinar matahari, keluarkan tanaman beberapa hari sekali untuk mendapatkan sinar matahari.

Cahaya sinar matahari pagi selama setengah jam sudah lebih dari cukup untuk membuat tanaman tetap segar. 

Perhatikan kesegaran tanaman

Jika Anda melihat tanaman layu atau mengering, keluarkan tanaman dari terarium. Ambil tanaman dengan cara menggalinya menggunakan sendok panjang. Kemudian ganti dengan tanaman sukulen yang segar.

Jika hanya ada sebagian daun yang mengering atau layu, Anda bisa memangkas bagian yang layunya saja. 

Pangkas tanaman

Jika tanaman sudah tampak tidak rapi, Anda bisa memangkasnya. Sebaiknya pangkas bagian akarnya agar tanaman tidak menyentuh kaca. Saat memangkas akar lakukan dengan hati-hati agar akar tanaman tak sampai rusak. 

Hindari terlalu banyak air

Cara tepat untuk memberi air pada tanaman terarium yaitu menggunakan botol semprot untuk mencegah kelebihan air. Jika air langsung dituang pada tanaman, kelebihan air ini bisa membuat tanaman mudah mati.

Gunakan botol semprot berukuran kecil sehingga air yang keluar pun tidak terlalu banyak. 

Bersihkan wadah terarium

Secara berkala wadah terarium perlu dibersihkan. Wadah yang kotor dan berdebu tentunya akan mengurangi keindahan tanaman dalam terarium. Gunakan lap basah untuk membersihkan wadah terarium.

Untuk membersihkan wadah bagian dalam, hindari penggunaan produk pembersih yang menggunakan bahan kimia, karena dapat merusak kesehatan tanaman. 

Tidak perlu pupuk

Tanaman terarium tidak membutuhkan pupuk, cukup diberi air dan sinar matahari sebagaimana telah diulas pada poin-poin di atas. Pupuk bisa membuat tanaman tumbuh lebih cepat dan subur yang akan memenuhi wadah terarium. 

Gimana, tak sulit bukan membuat terarium sendiri? Dijamin rumah Anda akan lebih cantik dan segar dengan adanya dekorasi terarium yang diletakkan di beberapa ruangan. Yuk, langsung praktekkan di rumah. Selamat mencoba!

Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top