Agama

Berdoalah! Tuhan Tak Pernah Bosan Mendengar Doamu

Doa dan dzikir

“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala benar-benar malu terhadap hamba-Nya jika ia telah menengadahkan tangan dengan berdoa, lalu mengembalikan kedua tangan itu dalam keadaan kosong.” [Hadits shahih diriwayatkan oleh Ahmad (23714), Abu Daud (1488), at-Tirmidzi (3556), dan Ibnu Majah (3865)

Masih malu-malu mau berdoa untuk minta sesuatu kepadaNya? Why?  Silakan ajukan permintaan apa saja asal bukan yang mengandung kemudharatan.  “Jangan-jangan Tuhan bosan mendengar doa kita yang isinya hanya meminta-minta.” Oh, no. Tak mungkin. Allah Subhanahu wa Ta’ala bahkan telah berjanji akan mengabulkan doa hamba-Nya.

Berdoa dan berdzikir selalu dilakukan oleh seorang muslim ketika melaksanakan shalat. Jika diperhatikan dengan seksama, sesungguhnya sangat banyak permohonan kaum muslim kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Salah satu contohnya adalah permohonan yang disampaikan pada saat duduk di antara dua sujud ketika shalat. Doa tersebut berbunyi : Rabbighfirlii , warhamnii,  wajburnii , warfa’nii , warzuqnii , wahdinii , wa’aaifinii , wa’fuanii,  yang artinya: “ Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihinilah aku dan cukuplah segala kekuranganku, dan angkatlah derajatku, dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk, dan berilah kesehatan padaku, dan berilah ampunan kepadaku.” Doa ini kita ulangi setiap sholat fardhu maupun shalat sunnah. Cukup banyak bukan permohonan kita kepada Allah. Belum lagi doa yang kita baca setelah selesai shalat maupun di luar shalat.

Apakah Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak bosan mendengar permohanan kita itu? Tentu saja tidak. Allah yang Maha Kaya dan Maha Pemurah justeru memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa. Hal ini sesuai firman Allah dalam surat Al-A’râf ayat 55-56 yang  artinya: “Mohonlah (berdoalah) kamu kepada Tuhanmu dengan cara merendahkan diri dan cara halus, bahwasanya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas; dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diciptakan dengan baik; dan mohonlah (berdoalah) kamu kepada Allah dengan rasa takut dan loba (sangat mengharap); bahwasannya rahmat Allah itu sangat dekat kepada orang-orang, yang berbuat kebajikan.”

Doa juga merupakan wujud penghambaan kaum muslim kepada Allah. Doa juga merupakan pengakuan atas kebesaran, keperkasaan, dan kekuatan Allah. Sebaliknya, dengan berdoa muslim menunjukkan betapa dirinya adalah makhluk yang lemah, tidak berdaya, dan tidak memiliki apa-apa. Oleh karena itu hanya kepada Allah semata manusia bergantung dan menyandarkan dirinya.

Pada saat berdoa, muslim tidak hanya meminta tetapi terlebih dulu memuji-muji kepada Allah atas segala nikmat yang telah dicurahkan kepadanya.

Apakah manusia hanya berdoa ketika sedang shalat saja? Ternyata tidak. Kita berdoa kapan saja, di mana saja, dan dalam keadaan apa saja. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk selalu berdoa. Beliau juga memberikan tuntunan aneka doa sejak manusia bangun tidur hingga berangkat tidur lagi. Ketika hujan lebat misalnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa: “Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari,” yang artinya Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari no. 1014 dan Muslim no. 897)

Allah memerintahkan kita berdoa kepada-Nya. “Dan Rabbmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (Al Mukmin: 60). Berdoa bukan hanya ketika kita berada dalam kesusahan tetapi juga ketika dalam suasana gembira dan bahagia.

Ketika kita akan makan dan setelah makan juga diperintahkan untuk berdoa. Setelah itu jika kita akan berangkat bekerja juga sebaiknya berdoa. Pendek kata, ketika akan melakukan kegiatan yang positif juga dianjurkan untuk berdoa. Termasuk di dalamnya ketika akan melaksanakan hubungan badan dengan isteri ada tuntunan doa yang kita panjatkan. “Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca do’a: Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa, “Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya” [HR. Bukhari no. 6388 dan Muslim no. 1434]

Dalam berdoa ada adab yang harus dipenuhi agar doanya diijabah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selain itu ada waktu dan tempat-tempat khusus yang bagus untuk memanjatkan do’a. Salah satu waktu yang bagus untuk berdoa adalah pada sepertiga malam yang terakhir. “Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta, akan Aku beri, dan siapa yang memohon ampunan pasti Aku ampuni’.” [HR. Muslim]

Ketika berdoa kita harus khusu;, tawadu’, tidak tergesa-gesa, dan penuh harap akan dikabulkannya doa kita. Allah akan menentukan pengabulan do’a hamba-Nya sesuai kehendak-Nya. Doa hambaNya bisa segera dikabulkan atau menjadi simpanan di akhirat. Abu Hurairah ra. memaparkan, Muhammad Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”Apabila seorang muslim menyungkurkan wajahnya (sujud) kepada Allah dalam memohon sesuatu, pasti Allah memberinya.Dan pemberian itu disegerakan atau menjadi simpanan di akhirat.” [HR. Achmad]

Selain berdoa, kaum muslimin juga diperintahkan untuk selalu berdzikir mengingat Allah. Berdzikir bisa dilakukan setelah melaksanakan shalat fardhu atau shalat sunnah. Tak sebatas itu, berdzikir mengingat Allah juga dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dalam keadaan apa saja.

“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mu’min itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah: “salam”; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.” [QS.Al-Ahzab, 33:41-44]

Berdzikir dan berdoa

Berdzikir tak harus selalu di atas sajadah. Ketika sedang berada di ruang tunggu bandara, stasiun kereta api, pelabuhan laut, dan tempat umum lainnya kita bisa berdzikir denga suara lirih agar tak mengganggu orang lain. Demikian pula jika sedang terjebak dalam kemacetan lalu lintas akan lebih baik berdzikir mengingat Allah daripada mengumpat dan berkeluh-kesah.

Berdzikir mengingat Allah merupakan salah satu ibadah yang berpahala besar. Dalam Surat Al Ahzaab ayat 35 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu´, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Sementara dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa perumpamaan antara orang yang berdzikir dan orang yang tidak berdzikir itu seumpama orang yang hidup dan mati.

Jaman  sekarang doa dan dzikir bersama sudah bukan menjadi pemandangan yang langka lagi. Menjelang pemilihan umum juga diadakan doa dan dzikir. Demikian pula menjelang ujian nasional para pelajar dan guru juga menyelenggarakn istigotsah yang intinya adalah berdoa dan berdzikir agar ujian berlangsung dengan lancar, siswanya dapat melaksanakan ujian dengan baik, dan hasilnya memuaskan.

Jika belum menguasai dzikir yang panjang maka cukup mengucapkan bacaan tasbih yang mudah dan ringan namun berat timbangannya. Abu Hurairah ra mengemukakan, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua kalimat yang ringan diucapkan, tetapi berat dalam timbangan dan sangat dicintai oleh Tuha Yang Maha Rahmat, yaitu Subhanaallaah wa bihamdihi subhanaallahil ‘adzim.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Dengan keutamaan berdoa dan  berdzikir tersebut di atas maka sebagai seorang muslim sepatutnya kita memperbanyak berdoa dan berdzikir pada kesempatan yang ada. Harap diingat, berbaik sangka (husnuzhon) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala itu penting.

So, jangan khawatir, Tuhan tak pernah bosan mendengar doa kita.

Abdul Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi.
Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway.
Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan [email protected]

Latest posts by Abdul Cholik (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Cara termudah untuk menghasilkan konten visual yang bagus adalah: buat konten yang memiliki keterikatan dengan audiens, mengandung unsur emosional, dan juga orisinal .
.
.
DOUBLE TAP IF YOU AGREE
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #trendingpost #popularpost #viralpost #content #brandingcontent

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top