Gaya Hidup

Mendobrak Zona Nyaman dengan Jadi Pengusaha “Susu Segar”

Tak ada yang bisa menghentikan langkah Burhanudin dalam menggapai impian menjadi pengusaha. Segala cara, semua pengorbanan siap ia lakukan, demi terwujudnya cita-cita sebagai enterpreneur. Didin—begitu ia disapa—bahkan bersedia resign dari pekerjaannya, sebagai Asistant Vice President di sebuah bank syariah! Tentu keputusan yang penuh resiko. Tapi, ia tetap yakin dan siap mengarungi bahtera wirausaha, meskipun harus menghadapi beragam gelombang.

img_1590

Sejak tahun 2014, Didin membuka kafe “Fresh Milk”. Sesuai namanya, menu utama kafe ini adalah aneka susu segar yang diolah dengan beragam rasa. Strawberry, leci, tiramisu, cappucino dan masih banyak yang lainnya. ”Total ada 70 item yang kami jual di Fresh Milk. Pasokan susu berasal dari Pacet. Di sana  daerahnya kan dingin, kondisi sapi dan pakan rumput juga lebih segar. Kami punya peternak khusus yang siap memasok susu segar sesuai pesanan,” ucap Didin.

Sejak beberapa tahun lalu, Didin antusias menggeluti bisnis di bidang kuliner beverages. ”Ada warkop dan warung STMJ yang saya kelola di Mojokerto, Jombang dan Pandaan. Kalau di warkop, konsumennya kebanyakan bapak-bapak  atau orang laki. Jarang ada ibu atau anak yang nongkrong di warkop. Nah, saya buka Fresh Milk ini untuk membidik kalangan family, supaya ibu dan anak juga bisa menikmati nongkrong sambil minum susu segar,” lanjutnya.

Khasanah culinary Didin kian bertambah, manakala ia juga mengoperasikan 21 outlet franchise Pasco (Passion of Chocolate) di Sidoarjo dan Bangkalan. Didin pun rajin berkeliling dari satu cafe ke cafe lainnya, untuk mengamati dan memodifikasi aneka menu yang ditawarkan. ”Tak perlu ada background chef atau sekolah masak. Saya kuliahnya malah di jurusan perkapalan. Semua itu bisa dipelajari secara otodidak. Resep yang saya terapkan di Fresh Milk ini takarannya dari saya. Bahkan, sampai hari ini saya masih belanja sendiri ke pasar untuk membeli bumbu ataupun barang yang dibutuhkan.”

Kafe ini terletak di kompleks perumahan Sidoarjo. Meskipun lokasinya tidak berada di jalan besar, banyak pengunjung yang tetap datang ke kafe ini. Apa rahasianya? Rupanya, Didin melakukan segmentasi pasar dengan jelas, sekaligus berpromosi secara masif dan efektif. ”Target market kami adalah family, keluarga dengan ayah-ibu-anak yang tinggal di perumahan. Karena itu, kami membidik 40 kompleks perumahan di Sidoarjo. Saya cetak 22 ribu lembar brosur untuk disebar di 40 kompleks itu.Selain itu, pasang 400 banner di jalan, juga beriklan dan aktif di media sosial. Ini yang membuat kafe Fresh Milk kian dikenal dan mendapat tempat di hati masyarakat.”

Ya. Selain konten produk yang harus berkualitas, promosi dan marketing tentu tidak bisa dikesampingkan.

”Saya juga belajar dari bisnis Pasco (passion of chocolate) yang juga saya geluti. Ada 21 gerai Pasco (berbasis franchise) yang saya kelola, dengan keuntungan ratusan juta. Lalu saya berpikir, ini kan usaha franchise. Ternyata, kok omzetnya besar juga ya? Padahal ini franchise punya orang. Bagaimana kalau saya punya usaha franchise sendiri? Nah, dari situ, Bismillah, saya akan me-launch bisnis berbasis franchise dengan brand Joss Milk,” papar Didin.

***

Menarik berbincang dengan Didin. Ia menjabarkan beragam kiat agar mampu berkiprah di kancah kuliner. Walaupun ada beberapa pemain yang juga berbisnis di ladang kafe susu segar, toh Didin sudah punya diferensiasinya. ”Fresh Milk ini harganya lebih terjangkau dibandingkan kafe-kafe susu lainnya. Jadi, pangsa pasar kami juga terbuka lebar untuk anak kos, pelajar dan mahasiswa,” ungkap Didin.

Sedari tadi kita hanya menyimak kisah sukses Didin. Tentu tebersit sebuah rasa penasaran, apakah Didin pernah mengalami rasanya jatuh hingga ke titik nadir?

“Wah, sudah jelas! Setiap pengusaha tentu harus mau merasakan kegagalan untuk kemudian bangkit dan berjuang lebih keras lagi,” sahutnya. Waktu itu, Didin baru saja menikah. Ia berkarir sebagai profesional banker, dengan posisi terakhir sebagai Asistant Vice President, dengan gaji berkisar 25 juta per bulan. Karena keinginan menjadi pengusaha sudah sebegitu mekar dalam dada, Didin memutuskan untuk resign! Bagaimana reaksi keluarga? ”Semua orang kecewa dengan keputusan yang saya ambil. Istri, orang tua, mertua, semua shocked. Lalu saya bilang, ‘Yang penting kerja keras. Saya punya tekad, selama kita mau berusaha, insyaAllah bisa booming!”

Namanya juga usaha. Terkadang sulit untuk menebak hasilnya. ”Karena harus memberi nafkah ke istri, saya buang rasa malu, dan akhirnya saya jadi OB (office boy) di Galaxy Mall. Padahal, sebelumnya saya bankir, juga lulus S-2. Tapi saya buang jauh-jauh gengsi dan saya lakukan pekerjaan apapun, yang penting halal. Saya juga jadi marbot di beberapa masjid Sidoarjo. Apapun saya kerjakan demi menghemat pengeluaran dan bisa nambah uang makan. Alhamdulillah, Allah pasti akan mengubah nasib hamba-Nya, selama kita mau berusaha. Empat bulan setelah jadi OB, saya kerja sebagai sopir pribadi ekspatriat, lalu saya diangkat menjadi manager di perusahaan dia. Dari situ, beragam peluang hadir, sehingga saya semakin mantap untuk mengarungi dunia usaha.”

Begitulah. Dunia bisnis memang butuh sosok pejuang tangguh. Apabila Anda ingin ketularan spirit bisnis seorang Didin, cobalah untuk mampir ke kafenya yang berlokasi di Sidoarjo ini.(*)

Fresh Milk

Puri Indah Blok ED No. 44 Suko, Suko, Kec. Sidoarjo, Jawa Timur

Telepon:0851-0565-0000

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Yuhuu ikutan yuk...lumayan banget nih hadiahnya ! #Repost @ifisinema (@get_repost)
・・・
Ikuti #Mygeneration Experience Quiz
Hadiah Rp.5.000.000,- untuk 1 orang Pemenang!
.
Caranya:
.
1. Repost/Regram foto di atas
2. Tag, Mention dan Follow akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
3. Click link di bio akun @IFISinema
4. Ceritakan secara singkat pengalaman paling konyol kalian bersama para sahabat dalam 1 paragraf caption
5. Ajak 1 orang teman kamu untuk turut berpartisipasi dalam kuis
6. Gunakan hashtag #mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA
7. Jangan Private akun IG agar postingan bisa kami nilai
8. Pemenang diumumkan pada tanggal 4 Oktober 2017 di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
Contoh:
Pengalaman paling konyol gue dan para sahabat adalah ngumpet di kuburan sampe maghrib gara-gara ngindarin guru yg lagi razia siswa bolos.
.
Ayo @tag1orangtemankamu ikut partisipasi di kuis ini, caranya bisa dilihat di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
#mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA #filmindonesia #filmbioskop #teenlife #serbakuis #giveaway

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top