Inspirasi

Belajar Makna Kehidupan dari 5 Jari Tangan

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna, karena kita dibekali dengan akal pikiran sehingga dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Selain itu manusia juga bisa belajar hal apapun dari sesuatu yang baru, termasuk belajar makna kehidupan dari lima jari tangan. Namun masih ada orang yang tidak mau belajar dari pengalaman sehingga selalu gagal dalam hidupnya.

Padahal pengalaman adalah guru terbaik. Seharusnya kalau ada masalah jangan terlalu buru-buru dalam menentukan sikap. Coba dilihat dulu apa masalahnya, baru setelah itu dicari solusi yang tepat. Ingat ketika ada masalah jangan pernah menuduh orang lain, apalagi kalau sampai berpikir negatif terus kepada orang tersebut.

Sejak SD kita selalu diajari tentang anatomi tubuh manusia bahwa kita memiliki sepasang tangan yang mana setiap tangannya juga ada jarinya. Jumlahnya jari juga sama ada lima disetiap tangannya. Mungkin kita diajari bagaimana kerja bagian tubuh dan apa fungsinya. Namun apakah kita diajari tentang makna kehidupan dari lima jari tangan?

Sangat jarang sekali guru yang menerangkan hal seperti ini. Padahal, menurut saya hal ini sangat penting sekali. Mengingat masa depan anak didik sangat panjang sekali. Belum nanti saat masa remaja, masa dewasa, atau ketika sudah berkeluarga, atau bahkan sudah tua. Untuk hidup di dunia tidak hanya butuh ilmu sekolah saja, tapi juga butuh ilmu agama, termasuk juga ilmu kehidupan sosial. Simak aja yuk makna kehidupan dari lima jari tangan berikut ini.

Pertama: Jari Kelingking

Jika diperhatikan dari bentuknya, maka jari kelingking adalah jari yang paling kecil diantara semua jari. Ini menandakan bahwa hidup di dunia harus dimulai dari hal kecil. Tidak ada bayi yang lahir langsung dewasa. Lagi pula kalau mau sukses harus membangun usaha dari hal kecil. Kalau pakai cara instan, pasti hasilnya tidak akan bertahan lama.

Selain itu manusia adalah makhluk sosial. Yang artinya kita tidak akan bisa hidup sendiri. Walaupun anda adalah orang terkaya di dunia, pasti masih membutuhkan orang lain. Contoh kecilnya seperti petani, tidak mungkin kita akan mengabaikannya. Karena manusia butuh makanan, sedangkan beras hanya dihasilkan dari para petani di sawah.

Ini juga menandakan bahwa manusia juga perlu orang tua, saudara, kerabat, sahabat, teman, dan juga rekan kerja. Bahkan kita juga butuh orang yang tidak dikenal sekalipun. Hidup di dunia ini bukan hanya sebatas mencari harta atau uang saja, namun kita juga harus saling berbagai dengan sesama untuk bekal nanti di akhirat.

Kedua: Jari Manis

Entah dari mana asal nama jari manis. Mungkin karena biasanya cincin pernikahan ditempatkan pada jari tersebut sehingga ada suasana yang romantis. Maka disebutlah jari manis yang membawa keberkahan pada pasangan suami isti. Apabila dianalogikan sebagai anak kecil, jari manis adalah tahap dimana anak mulai nurut kepada orang tua. Atau kalau dalam istilah Jawa adalah “wis keno ditoto”

Hidup adalah proses belajar mengenali lingkungan dan menyelsaikan masalah yang ada supaya jadi manusia yang lebih baik. Saat bayi kita tidak tahu apa-apa karena masih tahap belajar mengenali lingkungan. Ketika salah pergaulan dan salah cara mendidik dari orang tua, maka sifat anak bakal nakal. Begitu pula sebaliknya kalau orang tua sayang kepada anak dan lingkungannya adalah lingkungan baik, maka dia akan tumbuh jadi anak yang punya perilaku positif.

Apabila dilihat dari sudut pandang pernikahan, maka jari manis adalah sebuah ikatan menuju lembaga yang paling kecil bernama keluarga. Suami istri harus saling mendukung dan mendoakan supaya langgeng pernikahannya. Jangan lupa juga untuk saling kerja sama dalam mendidik anak. Walaupun tugas utama merawat anak adalah ibu, bukan berarti seorang ayah tidak pernah perduli kepada anak sendiri.

Ketiga: Jari Tengah

Menurut pengamatan saya, jarang sekali orang memanfaatkan jari tengah untuk kehidupan sehari-hari. Jari tengah memiliki arti bahwa manusia yang sudah tumbuh dewasa harus punya sikap bijaksana dalam menghadapi semua masalah dan juga harus berwibawa supaya punya harga diri. Disini bukan berarti kita harus sombong kepada orang lain, justru kita harus saling menghormati.

Bila diperhatikan secara seksama, maka jari ini memiliki bentuk yang paling tinggi dibanding yang lainnya. Hal ini menandakan bahwa tidak ada kekuatan yang paling besar kecuali Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai manusia yang jauh dari kata sempurna dan penuh salah ini, sudah sepantasnya kita takut dan selalu mendekatkan diri kepada-Nya.

Namun di budaya barat, jari tengah selalu diartikan sebagai bentuk kekesalan terhadap orang lain. Misalnya saja setelah diejek atau berantem selalu mengeluarkan kata fuc* sambil mengacungkan jari tengah. Sebenarnya hal ini wajar sekali karena itu memang budaya mereka. Sebagai orang Indonesia yang terdiri dari beragama suku budaya harus saling menghormati. Menurut saya yang paling penting adalah menyaring dahulu setiap budaya barat yang masuk. Pilih yang cocok dengan kultur kita sendiri, kalau sekiranya bertentangan lebih baik ditinggalkan saja.

Keempat: Jari Telunjuk

Sepertiga dari pekerjaan manusia selalu memakai jari telunjuk. Misalnya seperti untuk menunjuk arah tertentu atau biasa juga digunakan untuk ngupil. Hehehe… Dalam kehidupan kita sudah bisa dikatakan dalam usia matang. Bukan lagi orang dewasa, remaja, atau bahkan anak kecil. Di tahap ini tanggung jawab kita semakin besar karena sudah tidak bisa belajar lagi, tapi harus bisa mengambil keputusan yang paling tepat.

Bekerja atau bisnis merupakan cara yang digunakan oleh manusia supaya sukses sehingga bisa memperbaiki keadaan ekonomi keluarga. Namun dalam bekerja juga harus punya sikap untuk menentukan hal apa yang harus dikerjakan dan hal apa yang tidak boleh dikerjakan. Jangan sampai bekerja dengan jalan pintas hanya untuk keuntungan pribadi, misalnya saja korupsi.

Sebagai manusia yang sudah matang dalam segi umur dan segi sikap, seharunya bisa jadi panutan bagi orang lain. Kalaupun belum bisa untuk orang lain, minimal bisa jadi contoh yang baik dalam keluarganya. Misalnya saja seorang ayah harus bisa memberikan contoh yang baik untuk istrinya serta anak-anaknya. Karena sosok ayah adalah kepala rumah tangga.

Kelima: Jari Ibu

Yang terakhir adalah jari ibu. Bentuknya yang paling besar menandakan bahwa dia adalah simbol kesempurnaan. Setelah melalui perjalan yang sangat panjang, mulai dari bayi lahir, tumbuh remaja, orang dewasa, umur matang, dan yang terakhir adalah tinggal menunggu kapan kita pulang kepada Sang Pencipta.

Sesungguhnya hidup manusia di dunia sekedar “mampir ngombe”. Artinya umur kita tidak panjang dan tidak kekal abadi. Karena keabadian hanya kehidupan akhirat. Dalam hal ini saya tidak pernah menyudutkan kalau orang tua itu banyak dosa dan harus segera taubat. Namun alangkah baiknya semakin mendekatkan diri kepada Sang Kuasa dan tidak perlu memikirkan dunia.

Karena menurut saya masih banyak sekali orang tua yang bingung memikirkan tanah rumahnya, sawahnya, usahanya, atau bahkan tokonya yang sudah dibangun sejak muda. Ingat dunia tidak akan dibawa mati. Lebih baik wariskan saja dan ajarkan semua ilmu yang dimiliki kepada sang anak. Dengan begitu usaha tersebut bisa tetap jalan dikelola anak sendiri.

Bukan berarti juga anak muda langsung bebas dan bisa hura-hura. Justru mumpung masih muda dan kuat ibadah lebih baik gunakan waktu luang sebaik mungkin. Jangan hanya sibuk dengan gadget dan media sosial sehingga melupakan dunia nyata, terlebih lagi lupa akan kewajiban ibadah.

Dari pada saling menyalahkan, lebih baik saling mengkoreksi diri sendiri. Saya juga mengakui kalau saya masih banyak salah dan juga dosa. Bukan bermaksud untuk menggurui orang lain, namun alangkah baiknya kita saling mengingatkan. Karena kita semua adalah saudara, bukan musuh yang harus ditakuti.

Itu tadi sedikit penjelasan mengenai makna kehidupan dari lima jari tangan. Yang paling penting adalah bagaimana diri kita menentukan pilihan. Apakah sikap yang anda ambil saat ini sudah tepat atau belum itu tergantung diri anda sendiri. Jangan pernah berhenti belajar, karena ilmu sangat luas dan banyak sekali. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

 

Image source: pixabay.com

 

ikhwanazmi

I'am newbie, but i want to learn more.
Don't be lazy, let's study.
More about me visit to inma-xp.com
Thanks ^_^

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Alhamdulillah aktivasi promosi seminar "Tolak Kanker Payudara dan Kanker Serviks" yang diselenggarakan oleh K-Link Indonesia @klink_indonesia_official berjalan dengan lancar dan sukses (Sabtu, 18/11). Lebih dari 4 jam berkat kekompakan seluruh netizen dan blogger Yogyakarta dan member blogger K-Link dari berbagai kota, seminar ini bisa menjadi trending topik nasional di twitter no.1-3.  Materi yang dihadirkan memang menyentuh sekali dengan kewanitaan, bahwasanya kanker  sudah sangat mengkhawatirkan menyerang sebagian besar kaum wanita. Jika tidak diketahui untuk bisa dicegah sejak dini, akan semakin banyak korban.

Kanker Payudara menyumbang jumlah penderita terbesar, baru kemudian kanker serviks. Sebagian besar kasus terjadi, kanker baru dilaporkan setelah penderita berstadium lanjut. 
Untuk itu, K-Klink Indonesia semakin gigih menjadi bagian dari solusi pencegahan kanker lewat berbagai inovasi produknya yang berkualitas. Gaya hidup sehat, menjauhi stres, mengurangi konsumsi daging mentah/setengah matang, merokok, diantaranya yang dapat dilakukan untuk pencegahan.

Senang sekali bekerja sama dengan blogger2 Yogyakarta yang penuh antusias dan bersemangat ini, datang tepat waktu hingga menuntaskan acara. Semoga  bisa sering2 mengadakan event di sana ya.

#Klinksolusihidupmu #Klinkpedulikanker #klinkmember15olusi #Klinkpedulikankerserviks #klinkpedulikankerpayudara #Indoblognet #bloggeryogya

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top