Inspirasi

Banyak Taman Kota di Surabaya, Enaknya Ngapain Aja? (Bagian 2)

Halo, masih bersama saya arek Suroboyo asli bernama Nurul Rahma 🙂

Seperti yang saya janjikan di artikel sebelumnya saya akan membahas hal-hal asyik lainnya yang bisa kita lakukan di Taman Kota Surabaya. Mau tahu, mau tahu? Yuk, kita simak bareng-bareng yuk 🙂

(3). Berolahraga dan Bersosialisasi di Taman Bungkul

Wowww… yang ini tentu saja ditujukan untuk diri saya sendiri. Sebagai emak usia 30-an (namun dengan jiwa ala-ala ABG umur 17-an hahahaha) saya butuh trigger alias pemacu semangat agar olahraga teratur tak hanya berhenti di deretan resolusi tahunan semata.

Yap. Jarum timbangan senantiasa istiqomah bergerak ke kanan. Bukan hanya harus memilah pangan, sayapun harus rajin berolahraga.Tapiii… olahraga kalau tak ada temannya, mana asyik?

Sudah barang tentu, saya wajib meluncur ke Taman Bungkul. Setiap Minggu jam 6 sampai 10 pagi, taman kebanggaan arek Suroboyo ini FULL oleh manusia yang mendamba udara tanpa polusi. Ribuan warga tumplek blek. Ada yang jalan santai. Ada yang bersepeda, main skateboard, roller blade, lari-lari bareng hewan peliharaan, macam-macam! Semuanya bergembira, menikmati damainya hawa Surabaya.  Yuk, ajak komunitas Anda untuk Jalan sehat, main roller blade, sepatu roda, skate board, atau bersepeda santai di sini! Asyik….!

(4). Mengajarkan Anak-anak Cinta Lingkungan di Taman Prestasi

Di tengah perjuangan Bu Risma dan segenap arek Suroboyo, untuk mewujudkan kota yang kian indah dan menyejukkan, rupanya tetap ada oknum yang minta ditendang. Yep, kalau kita amati pohon-pohon yang berdiri gagah di sepanjang jalan Surabaya, maka ada beberapa yang tercederai oleh papan iklan yang DIPAKU dengan semena-mena. Pohon ini makhluk hidup. Mereka punya nyawa, sama seperti kita. Hanya saja, pohon tak bisa berteriak membabi-buta, menyuarakan kepedihan yang mereka rasa, tatkala paku merajam sekujur tubuh. Ini yang sungguh kita sesalkan. Dan sialnya, oknum-oknum tukang paku pohon ini masih bergentayangan di Surabaya. Baiklah. Ketimbang mengutuk, mari kita tebarkan inspirasi. Bersama beberapa rekan, saya menghelat acara “Pohonku Saudaraku, Ayo Cabut Paku di pohon”. Target audiensnya? Anak-anak yang masih duduk di bangku SD. Kami bertekad memberikan inspirasi kepada mereka, bahwa pohon ada untuk menjadi sahabat kita.

Pohon adalah sesosok makhluk yang siap memberikan perlindungan kepada manusia. Ada pohon, berarti ada keteduhan. Ada pohon, itu artinya kita mendapatkan pasokan udara segar. Begitu banyak jasa pohon… Karena itu, ayo bersama kita rawat dan jaga pohon di sekitar kita! Anak-anak ini kami kumpulkan di kawasan Taman Prestasi Surabaya. Yap, ruang publik yang juga tertata dengan sedemikian indahnya. Kemudian kami bekali mereka dengan tang (pencabut paku) sekaligus ember bekas, untuk menaruh paku. Bersama kakak pendamping, anak-anak dibagi menjadi beberapa grup, sehingga mereka bisa bekerjasama untuk “menyembuhkan (minimal mengurangi)” luka yang telah tersayat di pohon-pohon tak berdosa itu.

Ayooo… cabut pakunyaaa sekarang juga! Gini lo, cara bertanam di lahan terbatas. Asyik ya   Kakak cantik siap memandu adik-adik peserta Cap tangan, sebagai wujud komitmen jadi generasi cinta lingkungan    Usai berburu paku, anak-anak ini kami ajarkan untuk menanam tanaman di pot daur ulang, yang mereka cat berdasarkan kreativitas masing-masing. Seruuu…! Di akhir acara, mereka bahkan melakukan aksi “cap tangan warna-warni” di kain putih yang dibentangkan. Bocah-bocah cilik ini berkomitmen untuk menjadi generasi cinta lingkungan.Mereka siap melakukan APA SAJA agar lingkungan menjadi bersih dan sehat.

Sedari tadi, saya hanya membahas hal-hal baik tentang public area ya? Harus diakui, selain aneka sisi positif, tentu ruang publik juga rentan dengan keburukan, misalnya: remaja yang hobi berpacaran di luar batas. Masya Allah, itu urat malunya sudah putus, atau bagaimana sih? Enak saja mereka ber-PDA (public display of affection) di ruang publik. Pfff! Memang untuk menjaga ruang publik, dibutuhkan kerja bareng semua pihak. Jika diibaratkan bus, maka Bu Risma adalah sopirnya.

Beliau juga punya kernet, kondektur yang berfungsi sebagai perangkat kerja dalam mengeksekusi ide-ide “gila” nan brilian dari wali kota kesayangan arek Suroboyo ini. Sudah barang tentu, sopir dan perangkat kerja tak bisa bekerja optimal, apabila penumpangnya punya perilaku sulit diatur. Maka, para penumpang alias warga Surabaya kudu bisa menempatkan diri secara proporsional manakala ingin mengoptimalkan manfaat taman-taman kota dan segala public space yang ada. Semua berharap, Surabaya bisa menjadi role model positif dalam hal penanganan kota. Dari taman yang semrawut, kotor dan berantakan, kini menjelma menjadi kota dengan taman-taman laksana “miniatur surga”.

 

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Assalamu'alaikum sahabat Indoblognet 😀
.
Selamat tahun baru Islam, 1 Muharram 1439 H ❤❤❤
.
Semoga di tahun ini kita bisa menjadi manusia yang lebih baik, lebih banyak memperoleh keberkahan, dan kesuksesan, Aamiin Ya Allah Ya Rabbal'alamin
.
#indoblognet #mbcommunication #islamicnewyear #muharram1439 #menjadibaik

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top