Inspirasi

Bagaimanakah Kriteria Hidup Mulia Itu?

“Hidup mulia atau mati syahid” ungkapan tersebut seringkali kita dengar. Apa sih kriteria hidup mulia menurut para pembaca? Seorang teman saya menulis satu paragraf di postingan facebook yang mengungkapkan kegelisahannya tentang tak kunjung hidup mulia. Ia merasa tak sebanding dengan sosok-sosok inspiratif yang dilihatnya di tayangan Kick Andy. Di mata sang teman sosok-sosok tersebut sungguh mulia. Mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan, merelakan sebagian besar waktunya untuk membantu orang lain, kerja sosial tanpa berharap tanda jasa.

Tak ada yang salah dengan anggapan bahwa sosok-sosok yang menghabiskan hidupnya untuk kebahagiaan orang banyak adalah mereka yang hidupnya mulia. Saya pun berdecak kagum, merinding bulu roma saya membayangkan perjuangan mereka yang jauh dari publikasi namun membawa perubahan nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan sesama manusia, membawa perubahan positif bagi alam lingkungan sekitarnya. Namun jika acuan hidup mulia haruslah “setinggi itu” maka mungkin saja timbul keresahan dan kekhawatiran bahwa hidupnya tidaklah semulia sosok-sosok tersebut. Bisa muncul anggapan bahwa hidup yang dimiliki adalah sekadar mengisi 7×24 jam dalam seminggu untuk mencari nafkah dan mengurus keluarga. Padahal jika kita berpikir lebih jernih, bukankah menunaikan tanggung jawab dan kewajiban dengan menafkahi keluarga adalah salah satu kriteria manusia mulia?

Mari kita telaah kembali arti kemuliaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mulia artinya terhormat, tertinggi, luhur, budi, bermutu, berharga. Bisa dikatakan manusia yang luhur budi alias tidak berbuat maksiat dan tidak berbuat kerusakan di muka bumi adalah manusia-manusia mulia. Terus terang jika patokan hidup mulia adalah mampu menghadirkan perubahan besar yang berdampak positif bagi kehidupan banyak orang, maka mungkin hanya satu dari sekian juta orang bisa dianggap sebagai sosok mulia. Padahal lawan kata mulia adalah hina. Apakah manusia yang tidak mulia bisa disebut manusia hina? Tidaklah demikian bukan. Tidak gendut bukan berarti kurus. Tidak putih bukan berarti hitam. Karena tidak panas juga tak selalu berarti dingin. Tidak gendut bisa saja berarti langsing. Tidak putih bisa jadi berwana selain putih, bisa  coklat, sawo matang. Tidak panas tak selamanya berarti dingin karena hangat suam-suam kuku. Begitu pula tentang hidup mulia. Tidak mulia menurut kriteria orang lain bukan berarti hina dan tak berarti. Demikian pula kriteria mulia, bisa berbeda menurut persepsi masing-masing orang.

Membawa perubahan positif, membantu orang lain tak selalu harus membelah bukit untuk membuat jalan tembus yang menghubungkan dua desa, menggali sumur air bersih untuk kemaslahatan orang banyak, membuka rumah singgah sebagai tempat tinggal dan mendidik anak-anak jalanan atau mendirikan panti asuhan dan mendanai operasional untuk merawat anak-anak yatim. Membantu orang lain bisa dengan cara menjaga keasrian lingkungan untuk meringankan kerja petugas kebersihan, menyingkirkan batu atau duri dari jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan lain atau sekadar membantu lansia menyeberang jalan. Salah seorang teman di mata saya ia berbuat hal yang sangat mulia karena hampir setiap orang sebenarnya bisa melakukan tetapi tak pernah terpikirkan, yakni membagikan nasi bungkus untuk kamu dhuafa di setiap hari Jumat. Bahkan para pengajar Al Quran tanpa bayaran atau pengajar dan pendidik di pelosok-pelosok negeri dengan minimnya fasilitas dan standard gaji bukan pegawai negeri, namun mereka melakukannya dengan ikhlas dan berdedikasi tinggi adalah sosok-sosok mulia yang tak mudah ditemui di muka bumi. Tindakan kemuliaan ibarat menanam benih yang baik yang kelak akan berbuah kebaikan pula.

#Green

Yang perlu diingat ketika berbuat suatu kebaikan adalah niat ikhlas meringankan beban orang lain karena Allah memerintahkan demikian. Bantuan yang bisa kita berikan bisa berupa tenaga, harta benda, ilmu atau dalam bentuk lainnya. Sebuah perbuatan mulia akan benar-benar mulia di mata Sang Maha Kuasa jika tujuannya bukan untuk mencari kemasyhuran di tengah manusia, dilakukan tanpa pamrih dan tidak membedakan agama. Seperti salah satu tindakan mulia yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW yang setiap hari menyuapi makanan yang telah lembut untuk pengemis yahudi tua. Rasulullah dengan penuh kasih menyuapi pengemis renta yang papa dan tak memendam kebencian meskipun si pengemis buta tersebut tiada henti mencaci sang nabi tanpa ia menyadari bahwa sosok yang ia caci maki sedemikian rupa adalah orang yang telah memberikan makanan padanya setiap hari.

Semoga kita mampu berbuat mulia tak hanya di bulan mulia. Semoga kemuliaan yang kita lakukan benar-benar berharga di hadapan Sang Maha Pencipta sebab kemuliaan di mata manusia tak akan berarti jika Sang Maha Kuasa tidak mengakuinya.

 

 

Source image: pixabay.com

Editor: Indoblognet

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Yuhuu ikutan yuk...lumayan banget nih hadiahnya ! #Repost @ifisinema (@get_repost)
・・・
Ikuti #Mygeneration Experience Quiz
Hadiah Rp.5.000.000,- untuk 1 orang Pemenang!
.
Caranya:
.
1. Repost/Regram foto di atas
2. Tag, Mention dan Follow akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
3. Click link di bio akun @IFISinema
4. Ceritakan secara singkat pengalaman paling konyol kalian bersama para sahabat dalam 1 paragraf caption
5. Ajak 1 orang teman kamu untuk turut berpartisipasi dalam kuis
6. Gunakan hashtag #mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA
7. Jangan Private akun IG agar postingan bisa kami nilai
8. Pemenang diumumkan pada tanggal 4 Oktober 2017 di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
Contoh:
Pengalaman paling konyol gue dan para sahabat adalah ngumpet di kuburan sampe maghrib gara-gara ngindarin guru yg lagi razia siswa bolos.
.
Ayo @tag1orangtemankamu ikut partisipasi di kuis ini, caranya bisa dilihat di akun instagram @IFISinema @Mygenerationfilm
.
#mygeneration #mygenerationfilm #meversustheworld #ekspresimillennial #IFISINEMA #filmindonesia #filmbioskop #teenlife #serbakuis #giveaway

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top