Indo Blog Net

Tips and Trick

Bagaimana Mengatasi Anak yang Malas Makan Sahur? Ini Solusinya

mengatasi anak malas makan sahur

Anak sebaiknya diajarkan makan sahur sejak dini. Lalu bagaimana mengatasi anak yang malas makan sahur? Ini tips yang bisa moms coba di rumah.

Bagikan Jika Bermanfaat

Salah satu moment penting dalam menjalani ibadah Puasa Ramadhan adalah sahur. Sahur berasal dari Bahasa Arab yang artinya hidangan yang disantap pada waktu menjelang Subuh. Sahur ini hukumnya bukan wajib ya, tapi sunah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menganjurkan kita untuk melakukan sahur sebelum berpuasa.

Pastinya ada banyak manfaat atau hikmah dibalik anjuran tersebut. Sahur bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan saja, tapi juga sebagai bagian dari ibadah. Sahur ini tidak hanya penting bagi kita orang dewasa, tapi juga penting bagi anak-anak yang sedang belajar atau berlatih puasa.

Mengenalkan Sahur pada Anak

Masalahnya, kadang anak-anak suka malaas untuk sahur. Bukan malas sih ya, tapi karena mereka masih mengantuk, jadi bawaannya kurang semangat. Sama halnya dengan anak saya yang masih belajar puasa, kadang-kadang suka kurang semangat untuk makan sahur, hehe.. Makanya nih, kita perlu tau bagaimana sih cara mengatasi anak yang malas makan sahur.

Manfaat Makan Sahur Bagi Anak

Bagi saya sahur seolah wajib sebelum berpuasa, karena kelancaran puasa kita salah satunya juga ditentukan oleh sahur. Apalagi buat anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, sahur jadi lebih wajib lagi. Karena sahur itu memiliki banyak manfaat, lho. Yuk simak beberapa manfaat makan sahur supaya kita makin semangat mengajak anak untuk sahur dan gak melewatkan sahur lagi.

  • Ada berkah dalam sahur   

Disebutkan dalam salah satu Hadist Shahih bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Makanlah sahur, sungguh di dalam sahur terdapat berkah.” (Hadist Riwayat al-Bukhari, Muslim, al-Tirmidzi, al-Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad).

Berkah artinya ada kebaikan didalamnya. Menurut al-Nawawi dalam Syarh Muslim, makna keberkahan dalam sahur yaitu menambah kuat dalam menjalankan puasa sehingga kita bisa lebih ringan dan semangat menjalani puasa.

Sahur termasuk sunah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, dimana jika kita kita melakukannya maka kita akan mendapatkan pahala. Kita bisa memberikan penjelasan mengenai hal ini pada anak. Tentu bukan dengan penjelasan yang terlalu teoritis, karena anak usia 5 tahunan bisa jadi belum terlalu paham mengenai kewajiban puasa Ramadhan.

Berikan penjelasan sesuai dengan pemahaman anak mengenai agamanya. Misalnya, kita bisa lebih menekankan bahwa sahur itu termasuk kebaikan dalam Islam karena merupakan anjuran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

  • Sumber energi untuk puasa seharian

Selama berpuasa seharian kita menahan lapar dan haus, tentunya kita membutuhkan sumber energi agar tubuh kuat berpuasa. Nah, makan sahur adalah sumber energi alias bahan bakar untuk tubuh kuat puasa seharian. Kebayang dong ya kalau kita melewatkan sahur, pastinya tubuh akan lemas dan kekebalan tubuh menurun.

Apalagi anak-anak yang terbilang aktif beraktivitas seharian, jangan sampai melewatkan waktu sahur dan makan makanan bergizi saat sahur. Pilihlah makanan dengan nutrisi lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan air agar tubuh terhindar dari lemas serta dehidrasi selama puasa.

  • Mencegah risiko gangguan pencernaan saat puasa

Melewatkan makan sahur bisa berdampak buruk bagi kesehatan khususnya pencernaan kita. Perut kosong bisa menyebabkan mual dan muntah, yang disebabkan oleh naiknya asam lambung. Terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan, sebaiknya lebih memperhatikan lagi makanan yang dikonsumsi saat sahur. Hindari makanan pedas dan asam untuk mencegah naiknya asam lambung.

Gangguan pencernaan ini ternyata banyak terjadi pada anak-anak, lho. Jika anak sering mengeluh sakit perut, susah BAB (buang air besar), atau merasa kembung, ini merupakan tanda-tanda dari gangguan pencernaan. Jadi Moms, untuk menjaga pencernaan anak agar tetap sehat, perhatikan asupan nutrisinya saat sahur. Pastikan anak makan sahur dengan menu sehat dan cukup.

Bagaimana Mengatasi Anak yang Malas Makan Sahur?

Setelah tahu begitu banyak manfaat dari makan sahur, tentunya Mommies gak ingin dong ya melewatkannya. Tapi mengajak anak makan sahur kadang-kadang jadi tantangan tersendiri bagi para Ibu. Tapi jangan khawatir Moms! Berikut tips-tips bagaimana mengatasi anak yang malas makan sahur:

1.  Tidur malam lebih awal  

Salah satu keluhan utama anak malas sahur adalah mengantuk. Jika pada bulan lain (di luar Ramadhan) anak-anak masih nyenyak tidur sebelum Subuh, maka di Bulan Ramadhan pada jam tersebut mereka kita bangunkan untuk makan sahur. Maka tidak heran jika rasa kantuk ini membuat anak jadi malas untuk makan sahur.

Oleh sebab itu untuk menghindari anak susah bangun karena masih sangat mengantuk, sebaiknya anak tidur lebih awal. Usahakan sebelum jam 9 malam anak sudah tidur. Tidur malam yang cukup akan membuat anak lebih mudah bangun sahur tanpa rasa kantuk yang berlebihan.

2.  Sediakan makanan kesukaan anak

Dengan menyediakan makanan kesukaan anak bisa membuat mereka lebih semangat untuk makan sahur. Setiap anak pasti memiliki beberapa menu favorit. Coba sajikan menu-menu tersebut saat sahur. Namun jangan lupa untuk memperhatikan nutrisinya. Apalagi jika makanan kesukaan anak bukan termasuk makanan kaya nutrisi, seperti gorengan, fast food, atau mie instant.

Siasati menu-menu tersebut dengan pilihan yang lebih baik. Misalnya untuk gorengan coba buat gorengan yang lebih sehat, ganti tepung terigu dengan tepung singkong supaya bebas dari gluten, lalu goreng menggunakan minyak kelapa, dan ganti penggunaan MSG dengan bumbu kaldu alami.

Fast food juga bisa kita masak sendiri di rumah dengan cara lebih sehat. Begitupun dengan mie instant, saat ini sudah banyak tersedia mie rendah gluten yang terbuat dari tepung singkong, dan juga bebas dari MSG serta pengawet.

3.  Berkreasi dengan menu sahur

Selain menyediakan menu sahur kesukaan anak, Moms juga bisa berkreasi dengan menu-menu tersebut. Supaya anak tidak bosan dengan menu yang itu lagi itu lagi setiap harinya.

Bisa juga nih bikin arisan menu sahur supaya lebih seru. Jadi buatlah semacam kocokan arisan yang berisi menu-menu kesukaan anak. Lalu minta anak untuk memilih satu menu sehari sebelumnya untuk dimasak pada saat sahur. 

4.  Membuat suasana seru saat sahur

Untuk mengusir rasa kantuk, buatlah suasana seru saat sahur. Misalnya, dengan memutar video atau lagu-lagu kesukaannya. Bisa juga dengan menyiapkan mainan kesukaannya, atau ajak anak untuk ikut serta menyiapkan menu sahur. Karena dengan beraktivitas bisa menghilangkan rasa kantuk.

5.  Makan bersama-sama

Tips yang terakhir, ajak seluruh keluarga untuk makan sahur bersama-sama sehingga anak lebih semangat. Semakin ramai suasana saat sahur akan membuat anak tidak mengantuk lagi, bukan?

Okay Moms, itulah beberapa tips untuk mengatasi anak yang malas makan sahur. Semoga bermanfaat! Apakah Moms punya tips lainnya? Silakan share di kolom komentar, yaa 🙂

See me on

Arifah Abdul Majid

[Content Writer] - [Work at home mom] - [Natural lover]

Contact me at: [email protected]
Arifah Abdul Majid
See me on
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

Instagram has returned invalid data.

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top