kesehatan

Ayo, Bergabung bersama Komunitas Sehat K-Link

Saat ini Papua tengah disorot. Pengetahuan menjadi fundamental. Ketidaktahuan membuat masyarakat mengonsumsi makanan yang tidak bergizi seimbang. Selain itu ada beberapa sumber makanan yang sulit didapat pada musim-musim tertentu. Pengetahuan masyarakat yang baik akan memunculkan kesadaran  memberi makanan dengan gizi seimbang.

Dari kacamata Medical Consultant PT K-Link Indonesia dr. Arief Munandar, penyebab gizi buruk di Asmat adalah kurangnya pengetahuan tentang gizi itu sendiri. Akibatnya masyarakat cenderung memberikan gizi sesuai dengan apa yang didapat. Selain menyalurkan produk gizi yang cukup berimbang, hal penting yang harus dilakukan adalah kampanye yang baik kepada orangtua. Mungkin mereka mengonsumsi makanan yang diwariskan turun temurun tetapi keseimbangannya belum sesuai.

Pendidikan tentang gizi terkait pengetahuan makronutrien dan mikronutrien belum didapat dengan baik di sana. Oleh karena itu dokter-dokter di Papua harus turun memberikan edukasi gizi. “Mungkin K-Link bisa inisiatif edukasi masyarakat di Asmat supaya paham gizi yang baik itu seperti apa,” kata dr. Arief saat konferensi pers Seminar Kesehatan Anak dan Coloring Competition Super Kids pada 3 Februari 2018 di Hotel Aston Jayapura.

(kiri ke kanan) Legal-PR PT K-Link Indonesia Inggrid Namirazswara, Leader K-Link Wilayah Papua Sylvia Ajawaila, Medical Consultant PT K-Link Indonesia dr. Arief Munandar, dan moderator. (foto dokumentasi K-Link)

Terkait kasus Asmat yang kini menjadi isu hangat, dr. Arief berharap K-Link dapat maju dan memperkenalkan gizi yang baik dan sehat serta produk K-Link kepada masyarakat. Terlebih Indonesia telah 70 tahun merdeka. Leader K-Link Wilayah Papua Sylvia Ajawaila bersyukur animo dan antusiasme terhadap Seminar Kesehatan Anak dan Coloring Competition Super Kids sangat tinggi meskipun belum banyak informasi yang disampaikan ke sekolah-sekolah. Sylvia berharap melalui acara ini orangtua sadar dan paham kesehatan anak serta mendalami produk. Sementara itu tujuan lomba mewarnai adalah mengasah kreativitas dan bakat anak.

K-Link memfasilitasi hal tersebut. K-Link memperkenalkan suplemen yang ditujukan untuk semua usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Mungkin selama ini masyarakat sudah mengetahui produk K-Link melalui Chlorophyll. Produk K-Link lainnya adalah K-Kids Omega, suplemen bagus dari K-Link yang bisa membantu gizi anak-anak. Selain itu K-Honey, Spirulina, hingga Susu Skim. “Sekitar 200 undangan kami sebar dan 200 lebih hadir. Harapan kami ada event seperti ini bukan hanya di Jayapura juga di kota-kota lain, bisa menjadi awal yang baik,” ujar Sylvia.

K-Link booming di Papua sejak 2006. Sekitar 2004 K-Link memasuki Timika kemudian Jayapura. K-Link membantu masyarakat di Papua, mengubah hidup menjadi lebih baik. Pasalnya mereka menjalankan bisnis K-Link yang menawarkan peluang usaha. Ada beberapa leader di Papua yang berhasil dengan latar belakang berbeda-beda. Peringkat mereka dari crown ambassador sampai senior crown ambassador dengan penghasilan Rp 50 juta per bulan. Sekarang banyak orang mencari kerja. Di K-Link ada kesempatan untuk berusaha.

Seminar kesehatan yang diikuti orangtua peserta lomba mewarnai. (foto dokumentasi K-Link)

Dr. Arief menjelaskan, K-Link sebagai perusahaan distributor suplemen dari beberapa produsen yang dijual dengan cara multilevel. Kadang orang menghindari MLM. Berbeda dengan MLM lainnya, K-Link jauh dari kesan money game. Kegiatan yang diadakan K-Link, diantaranya mendidik member melalui training rutin dan seminar kesehatan. Wawasan kesehatan dan produk perlu diberikan kepada member. Kegiatan lainnya adalah penghargaan untuk para member yang mencapai peringkat tertentu dan baksos.

K-Link memiliki kantor pusat dengan 28 lantai di Jalan Gatot Soebroto, pusat kota Jakarta. Bisa dibandingkan, sebesar apapun MLM lain tidak ada yang punya gedung sendiri. Artinya K-Link berkomitmen menanamkan investasi yang besar di Indonesia, membangun dan memajukan ekonomi. “K-Link menerima dari segala latar belakang profesi. Banyak teman saya satu angkatan sudah bergabung tapi tetap menjalankan profesinya. Ada juga yang 100% menjalankan MLM. Itu semua pilihan,” ujar dr. Arief yang bergabung di K-Link pada 2014.

Bicara soal MLM, melekat stigma penipuan, membebani orang, sampai janji gombal. Itu bukan MLM. MLM murni mendapatkan keuntungan dari menjual produk, bukan merekrut. Dr. Arief memberikan tips cara membedakan MLM itu murni atau tidak adalah coba hentikan recruitment dalam satu bulan. Kalau omset dan bonusnya tidak ada artinya MLM itu hanya mengandalkan perekrutan, ada unsur money game. MLM seperti itu tidak diakui Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia. Selain itu MLM murni memiliki produk yang jelas.

Memberdayakan

Kantor cabang K-Link di Papua berlokasi di Sorong (mewakili Papua Barat) dan Jayapura (Papua). K-Link di Jayapura beralamat di Abepura. Legal-PR PT K-Link Indonesia Inggrid Namirazswara memaparkan, tiga tahun terakhir K-Link fokus di Ladies, Syariah, dan Online (LSO). K-Link adalah MLM pertama yang mendapat sertifikasi syariah dari MUI. Tidak perlu diragukan lagi sebab tidak mudah mendapatkan sertifikasi itu, selalu ada pembaruan dan MUI  memantau apakah bisnisnya ini sesuai syariah atau tidak. K-Link fokus pada ladies karena market wanita semakin luas.

Wanita adalah menteri keuangan, dia tidak hanya belanja untuk diri sendiri juga keluarga, bukan hanya untuk kesehatan diri sendiri juga keluarga. K-Link ingin memberdayakan perempuan-perempuan di Indonesia untuk fokus berbisnis. Tahun ini K-Link semakin  banyak mengeluarkan produk untuk kesehatan wanita dan kecantikan. Tak bisa dipungkiri transaksi penjualan online semakin besar melalui e-commerce. K-Link tidak mau tertinggal dengan meluncurkan www.k-net.co.id. Siapapun bisa belanja online, melihat profil produk, dan tanya jawab dengan dokter.

K-Link memfasilitasi dipupuknya kreativitas dan bakat anak. (foto dokumentasi K-Link)

Produk K-Link adalah produk organik. Sebenarnya costnya lebih mahal karena mengambil bahan alami, pengolahan, dan pengawetan yang tidak menggunakan bahan kimia. Kemasannya menggunakan seal yang baik, seperti Chlorophyll yang idealnya dihabiskan dalam waktu teratur ketika sudah dibuka. Cara tersebut membuat komposisi nutrient terjaga dengan baik dan tetap berkualitas. K-Link sering melakukan edukasi mengenai gizi anak,  kesehatan jantung, diabetes, hingga kanker di seluruh Indonesia dan Timor Leste.

Dr. Arief mengundang dokter lainnya berkenalan dengan K-Link sehingga mengetahui suplemen ini baik untuk kesehatan dan membagikan ilmu yang bermanfaat. Produk K-Link bisa diberikan sebagai makanan pendamping karena orang sakit butuh asupan suplemen dan gizi. Mereka tidak sanggup makan banyak sehingga butuh makanan yang padat karya seperti Chlorophyll. Konsumsi Chlorophyll tiga kali sehari sudah bisa mencukupi kebutuhan makan sayur tiga kilogram sehari.

Melalui acara ini diiharapkan wanita memahami produk yang membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Selain itu bisa memberdayakan keuangan dalam keluarga. Walaupun di rumah, wanita bisa berkarya dengan networkingnya. K-Link menawarkan karier. Artinya sistem di K-Link memungkinkan member dilatih oleh orang yang lebih ahli. Di era krisis keuangan seperti saat ini sebenarnya orang ingin mencari penghasilan tambahan. Mungkin  ibu rumah tangga bisa mengembangkan diri menjadi wanita karier.

K-Link memiliki Ladies Beauty Club (LBC) supaya lebih banyak wanita berdaya dan berkarya karena potensi wanita itu besar. Mereka lebih kreatif, multitasking. LBC menjaring para perempuan agar produktif membantu ekonomi keluarga. Banyak wanita yang tertarik. K-Link mewajibkan wanita mengikuti pertemuan yang diadakan pukul 14.00-16.00 setelah menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Anak juga bisa dibawa. “Dari buku motivasi yang saya baca, salah satu cara meningkatkan income adalah ikut MLM karena fleksibilitas waktu. Internet sekarang mudah, bisa pakai handphone. Tidak seperti MLM dulu yang harus datang dari rumah ke rumah,” ujar dr. Arief.

Saat ini terjadi penurunan daya beli, tidak hanya di Papua. Hebatnya K-Link dengan adanya LSO justru omset semakin baik terutama prospek di wilayah timur yang meningkat sejak tahun 2017. Tahun 2015-2016 omset K-Link di Papua Rp 2-3 miliar. Sylvia mengakui belum semua daerah di Papua dimasuki K-Link. Sebenarnya sistemnya baik tapi terkadang individu kurang menerima. Dr. Arief melihat masyarakat lebih tertarik di kuratif tapi pencegahan kurang. Kalaupun ada programnya membosankan.

Oleh karena itu K-Link berinisiatif sejak tahun 2003 melalui kampanye kesehatan yang dikemas sedemikian rupa dengan bahasa seawam mungkin yang mudah dicerna masyarakat. K-Link tidak hanya turun di ibukota provinsi. Sebaiknya cerminan kesehatan satu provinsi tidak dilihat dari ibukotanya saja. Terkait gizi K-Link inisiasi sejak tahun 2017. “Jayapura adalah kota yang ke-13. Mudah-mudahan kita bisa jangkau semua daerah karena banyak yang minta kita datang ke daerah mereka,” kata Inggrid.

Selain kasus Asmat sebenarnya di wilayah Jayapura masalah kebersihan masih menjadi permasalahan besar. Apa pangkal masalah ini? Pengetahuan minim sehingga tidak tahu cara berperilaku hidup sehat. Ini yang sebenarnya sedang digaungkan K-Link. Namun penyampaiannya harus dikemas dengan acara yang menarik. Maka K-Link terus berinovasi dengan merancang acara bersama komunitas yang berbeda dan menggandeng pemerintah. Sebagai contoh, lomba mewarnai di Gorontalo didukung penuh bupati yang datang meresmikan acara.

K-Link juga meminta bantuan dari media untuk membangun knowledge. Permasalahan bisa diatasi ketika masyarakat mengerti dan paham. Apa kegiatan yang diselenggarakan K-Link di Jayapura? Pertemuan dan training presentasi untuk member baru serta Grand Business Opportunity Presentation mengenai company profile, produk, dan peluang berkarier di K-Link.

Apa perbedaan K-Kids Omega dengan suplemen lainnya? K-Kids Omega dirancang khusus untuk anak usia 6-12 tahun. Selama ini kebanyakan produk minyak ikan dipasarkan untuk orang dewasa. K-Kids Omega disesuaikan dengan kebutuhan dan dosis untuk anak-anak. Perbedaan mendasar antara suplemen dan obat adalah obat diberikan dokter atas dasar indikasi penyakit tertentu. Sementara itu suplemen adalah makanan tambahan yang dibutuhkan tubuh.

Perbedaan lainnya adalah obat memiliki ketergantungan, contohnya penderita diabetes harus konsumsi obat penurun gula darah. Berbeda dengan suplemen yang tidak ada ketergantungan. Tidak ada efek jangka panjang jika dihentikan konsumsinya. Dr. Arief memandang, trend manusia jaman sekarang adalah pencegahan. Apa indikatornya? Car Free Day semakin ramai dengan acara yang bermacam-macam. Artinya tingkat kesadaran orang berperilaku hidup sehat atau kembali ke alam semakin tinggi. “K-Link sudah melihat hal itu sejak 16 tahun yang lalu,” kata dr. Arief.

 

 

Ignasia

Saya Ignas, hobi membaca dan menulis. Bagi saya, setiap hari adalah kesempatan baru untuk mempelajari hal-hal menarik.

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Hallo, MBC Friends 😁 Happy beautiful weekend, yaaa! Tema postingan kali ini adalah "The Power of Content"
.
Yes Friends, khususnya bagi kalian para netpreneur, jangan remehkan peran konten, ya! 🤔 Konten merupakan sarana untuk kalian bisa terhubung dengan audiensmu, lho
.
Lalu, gimana caranya agar konten yang kalian buat itu bisa disukai audiens?? 😋
.
Fokuslah membuat konten menarik, dengan bidang yang sesuai dengan audiensmu. Jika target audiensmu adalah kalangan millenials, maka ulas topik-topik yang disukai mereka dong, ya 🤗
.
Konten menarik, unik dan relevan dengan audiensmu, pastinya akan disukai mereka 😍
.
But don't forget to be consistent dalam mempublish content! Jangan sampai audiens juga males ngikutin update kalian, karena kalian juga males posting konten, hihi 😜
.
#MBCsosmedcontent #content #tips

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top