Kesehatan

Awas! Duduk Terlalu Lama itu Bahaya

Anda pekerja kantoran atau penulis yang sering duduk di depan meja terlalu lama? Waspadalah terhadap bahaya yang mengintai setiap saat. Setiap pekerjaan dan aktivitas bisa membawa dampak negatif maupun positif bagi tubuh manusia. Aktivitas berat mungkin berbahaya bagi tulang dan otot yang menyangga beban. Namun aktivitas ringan yang dilakukan dalam jangka waktu lama ternyata juga mengandung bahaya. Duduk yang merupakan aktivitas ringan tanpa mengeluarkan tenaga ternyata bisa menyebabkan bahaya jika dilakukan dalam jangka waktu lama.

Duduk jika dilihat sekilas hanya menyandarkan beban dan merupakan hal yang biasa dilakukan. Tetapi sebenarnya ketika duduk ada hal-hal yang menimbulkan bahaya jika posisi tubuh kurang tepat atau tubuh terlalu lama dalam posisi statis tanpa gerakan berarti. Beberapa bahaya yang mungkin timbul ketika duduk terlalu lama adalah:

1. Tubuh terasa kaku, otot mudah pegal. Posisi tubuh yang statis, duduk sambil kepala dan mata terus fokus pada layar monitor akan membuat otot mudah pegal. Otot yang dipaksa untuk terus bertahan dalam posisi duduk dan bekerja dengan komputer terutama otot di bagian leher, bahu dan punggung bagian bawah. Waspadalah karena otot yang pegal di bagian leher dan bahu bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala.

2. Perubahan atau pergeseran pada tulang. Kelainan pada tulang bagian punggung bisa terjadi karena posisi duduk tidak tepat. Tubuh menjadi bungkuk atau agak miring bisa disebabkan oleh posisi duduk yang salah sehingga berpengaruh terhadap posisi tulang belakang.

3. Varises. Pelebaran pembuluh darah di bagian kaki sering menjadi keluhan bagi mereka yang sering duduk terlalu lama. Apalagi jika mengenakan high heels kemudian duduk di depan meja dalam waktu lama. Aliran darah menuju kaki akan terhambat. Biasanya akan muncul varises di daerah betis atau paha.

4. Kesemutan dan kram pada kaki. Selain varises duduk terlalu lama akan menyebabkan kesemutan. Posisi tungkai yang statis, menahan beban tubuh dan tidak bisa bergerak bebas bisa menyebabkan kesemutan. Saat duduk dalam jangka waktu lama aliran darah terhambar sehingga mudah terjadi kesemutan. Sering kesemutan juga bisa menyebabkan kram pada kaki.

5. Wasir atau ambeien. Wasir, yaitu pelebaran dan pecahnya pembuluh darah di bagian anus bisa terjadi karena duduk terlalu lama. Apalagi jika alas duduknya keras dan durasi duduk terlalu panjang tanpa jeda.

6. Penyakit diabetes. Diabetes tidak hanya disebabkan oleh genetis atau faktor keturunan. Diabetes mellitus atau penyakit kencing manis bisa terjadi karena gaya hidup, antara lain karena tubuh kurang aktivitas termasuk karena duduk terlalu lama. Penelitian ilmiah menunjukkan fakta bahwa duduk terlalu lama dapat menurunkan kerja pankreas. Pankreas adalah organ tubuh yang bertugas menghasilkan insulin dalam darah. Ketika produksi insulin terganggu maka kadar gula darah akan meningkat dan menjadi penyebab terjadinya penyakit diabetes.

7. Penyakit jantung. Penyakit jantung terdiri dari berbagai jenis gangguan pada bagian jantung dan disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya penyakit jantung adalah metabolisme tubuh yang berjalan lambat sehingga terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Gangguan ini dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Duduk terlalu lama, diselingi ngemil sambil bekerja dapat menjadi faktor pendorong munculnya gangguan jantung. Ngemil, apalagi ngemil makanan berkalori tinggi seperti kripik kentang, donat, gula-gula tanpa diselingi aktivitas yang membakar kalori dapat menyebabkan naiknya kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Akibatnya akan terjadi penyumbatan pada pembuluh darah.

Agar terhindar dari bahaya atau setidaknya meminimalisir terjadinya gangguan pada kesehatan akibat duduk terlalu lama maka perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Perhatikan posisi duduk. Posisi tubuh yang tepat saat duduk dapat meminimalisir terjadinya gangguan pada tulang. Usahakan agar meja dan kursi kerja memungkinkan untuk posisi tubuh yang tegak. Sebaiknya posisi meja dan kursi sejajar sehingga tangan, kepala dan bahu bisa mendapatkan posisi yang nyaman.

2. Sebisa mungkin ambil jeda dalam posisi duduk. Meski dikejar DL pekerjaan atau setumpuk pekerjaan menunggu usahakan tidak duduk terus menerus sambil menatap layar monitor. Setidaknya setiap dua jam cobalah untuk rileks, sandarkan punggung dan bahu, gerakkan jemari tangan untuk senam ringan. Jika memungkinkan senam ringan sambil berdiri dan membuat kepala, bahu sedikit lebih rileks.

3. Imbangi dengan olahraga. Pekerja freelance atau karyawan full time 8 jam kerja jika duduk di depan meja, posisinya sama yaitu sedang bekerja. Imbangi jam kerja dengan berolahraga. Rajin berolahraga akan membantu melancarkan peredaran darah yang mungkin sedikit terganggu ketika duduk terlalu lama.

Benar adanya bahwa segala sesuatu baiknya yang sedang-sedang saja. Berlebihan bisa mengundang bahaya seperti halnya duduk terlalu lama.

Image source: pixabay.com

 

Dwi Aprilytanti Handayani

Ibu dua anak, senang menulis dan berbagi pengalaman. Baginya menulis adalah salah satu sarana mengeluarkan uneg-uneg dan segala rasa.

Latest posts by Dwi Aprilytanti Handayani (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Desain website yang menarik memang bikin pengunjung web jadi lebih betah sih, ya 😁 Makanya sebagian orang memilih untuk "bye-bye" saat berkunjung ke web yang desainnya "malesin" alias gak bikin pengunjung nyaman. Kalian gimana? 😀
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #desainweb #layout #website

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top