Agama

Asma Nadia, Sebarkan Semangat Bunda Anti-Galau

Asma Nadia

Sebarkan Semangat Bunda Anti-Galau

“Cerita-cerita yang tertulis di buku saya, memang sarat pesan khususnya buat para Ibunda. Tujuannya? Tentu supaya para Ibu tidak galau. Coba bayangkan, Ibu itu kan tugas utamanya mendidik dan membesarkan buah hati. Kalau ibunya galau, gimana nasib anaknya, coba? Seorang ibu tak boleh berlama-lama lemah, sebab ada anak-anak yang memerlukan senyum dan kehadirannya di sisi mereka.”(Asma Nadia)

Siapa tak kenal Asma Nadia? Nama yang demikian kuat bercokol di dunia sastra. Nama dan karyanya kian melanglang buana, seiring dengan aneka novel, kumpulan cerpen dan karya literaturnya yang banyak bermuatan edukasi, khususnya bagi orangtua. Banyak misi menarik yang mencuat dari ragam karya yang ia lahirkan. Yang paling menonjol adalah, bagaimana supaya kita menjadi sosok orangtua yang semakin baik dari hari ke hari.

asma-ok-1

Sebagai novelis, Asma menurunkan bakatnya ke dua buah hatinya. Eva Maria Putri Salsabila dan Adam. Mereka berdua sudah menerbitkan novel anak-anak, dengan ciri khas masing-masing. Jiwa sastrawan nan puitis begitu kuat mengakar dalam diri Caca, panggilan akrab Putri Salsa. ”Pernah, suatu ketika Caca datang dan menyodorkan kertas yang ia hias seperti penghargaan. Di kertas itu tertulis: Number One Mom, atau The Best Mom in The World. Sering juga Caca membungkus kado untuk saya, terutama kalau saya baru pulang dari perjalanan jauh berhari-hari. Kado itu berisi barang-barang lama saya, seperti kotak tisu, bingkai foto, jepit rambut. Uniknya, selalu ada kalimat penuh cinta yang tertera di bungkusnya, seperti “For My Beloved Mom”.

Kasih sayang yang tak terperi antara Ibu dan anak ini memang menggetarkan hati. Rasa sayang Caca terhadap Bundanya adalah buah dari cinta kasih yang membuncah dari orangtua kepada anak. Di tengah jadwalnya yang begitu padat, suatu ketika, Asma meluangkan waktu untuk hadir dalam pentas drama di sekolah Caca. ”Usai tampil dan turun dari panggung, Caca kontan menubruk saya dan mengatakan ‘Aku punya surprise untuk Bunda’. Tangan kecilnya menyodorkan sebuah hadiah yang ia bungkus dengan kertas putih berhias dan bertuliskan ‘Thanks for Watching Me, Mom!’ Subhanallah, perasaan saya langsung nyess ketika memeluknya saat itu. Tulisan Caca menyadarkan saya betapa berartinya kehadiran saya bagi anak seperti dia,” lanjut Asma.

Asma merasa bersyukur lantaran bisa menyaksikan performance buah hatinya. Betapa banyak orangtua yang enggan terlibat dalam kegiatan sekolah sang buah hati, dengan dalih kesibukan yang menggunung. ”Untunglah saya mengundurkan jadwal keberangkatan saya ke luar kota. Dengan membaca tulisan Caca, saya merasa menjadi sosok yang begitu berharga untuk dia.”

Selain melahirkan puluhan buku best seller, Asma Nadia juga kerap mengisi seminar seputar Keluarga Sakinah, di berbagai pelosok daerah, hingga ke mancanegara. Suami Asma, Isa Alamsyah adalah seorang motivator sekaligus penulis. Sepasang suami-istri ini begitu kompak dalam menjalani bahtera rumah tangga, dus memberikan pendidikan yang terbaik bagi buah hati mereka.

”Sebagai orangtua, tugas kita untuk terus mengompori anak-anak, agar mereka terpacu dan berbuat. Agar mereka percaya, they do own the ability to do something. Mereka bisa berbuat sesuatu dan lebih percaya diri untuk menjalani hari sekaligus menatap masa depan,” tukas Asma, “Jadi, ayolah kita para orangtua sama-sama memberi ruang seluas-luasnya, bagi anak-anak kita dan belajar mempercayai. Bahwa mereka bisa!”

Kendati tampak kompak luar dalam, bukan berarti sosok Asma Nadia tampil sebagai “super-mom” di keluarga mereka. ”Kadang ada kalanya anak-anak saya kalau lagi asyik main sama ayahnya, terus saya nyamperin ’Eh, udah pada belajar belum?’ Spontan, anak-anak saya nyeletuk, ’Waduh ada GAN nih… Gangguan Asma Nadia’ Hehehhe,” kelakar Asma. Pun ketika Asma dan suaminya menjalankan Ibadah Haji. Ketika tengah wukuf di Padang Arafah, di luar dugaan, Isa Alamsyah, sang suami, memanjatkan doa yang cukup ‘unik’, ”Ya Allah, semoga ibunya anak-anak tidak bawel-bawel amat…”

Asma percaya bahwa tidak ada pasangan ataupun keluarga yang sempurna. Sebagaimana yang tertulis di cover buku Sakinah Bersamamu. Begini bunyinya: Cinta bukanlah mencari pasangan yang sempurna, tapi menerima pasangan kita dengan sempurna. ”Sakinah memang harus diusahakan. Berusaha menjadi pasangan yang menyenangkan, bersyukur atas bagaimanapun kondisi pasangan kita. InsyaAllah dengan memiliki tujuan yang sama, yaitu menggapai ridho Yang Maha Kuasa, maka perjalanan rumah tangga kita akan menjadi indah,” pungkasnya.(*)

 

nurulrahma

Blogger bukanbocahbiasa.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • @Regrann from @scoty_and -  Alhamdulillah dapat cashback 1 juta dari @cgv.id
@ifisinema
Dan @mygenerationfilm salah satu dari 50 orang loh. --------.
Memang salut dengan mbak @upirocks sebagai sutradara, semua pandangan negatif orang - orang mulai dari cover hingga trailer film terbantahkan dengan menonton langsung @mygenerationfilm
.
Film besutan @ifisinema dan ditayangkan @CGV.ID Transmart Pekanbaru ini memang layak ditonton. Semua yg diungkapkan melalui film ini..
nyata. Potret kehidupan, tingkah laku anak muda zaman now memang berbeda dari zaman saya dulu. Lebih kompleks lebih hati - hati.
.
Selain itu film ini juga mengajarkan orang tua untuk lebih memperhatikan anak anaknya. Orang tua yang terlalu sibuk bekerja, terlalu memaksakan kehendak pada anak hingga kecurigaan yg tak ada habisnya. Semua di rangkum dalam film ini.

Bahkan di film ini, sisi persahabatannya lebih erat. Lebih lekat..
Pesan moral yg tentu saja sangat baik. Semua ada sebab dan akibat.
.
Walau saya belum memiliki momongan, namun film ini mampu memberikan pencerahan dalam menyingkapi membesarkan dan mendidik anak nanti. Sehingga bisa lebih baik dan lebih bahagia. Yap.. mencegah lebih baik dari pada mengobati.
.
Jadi saya sarankan kamu nonton film #mygenerationfilm ini agar setidaknya kamu bisa paham bahwa seorang anak juga ingin didengar pendapatnya. Btw film ini ada bagian lucunya jg haha, dan yg lebih lucu.. saya sendiri kayanya yg berumur diatas 30 di studio tadi. Lainnya anak muda semua.

#MyGenerationCGV50juta #SeruBarengCGV #yuknontonsatusekolah #cgvtransmartpekanbaru  #myGeneration #cgvpekanbaru

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top