Entrepreneur

Antusias Pengunjung di Hari Terakhir Inacraft 2017

MESKIPUN Inacraft 2017 telah usai digelar beberapa hari lalu bertempat di Jakarta Convention Center, namun gaungnya masih terasa dan menghiasi pemberitaan media online hingga kini baik lokal maupun Nasional. Termasuk artikel ini khusus dituliskan untuk Indoblognet.

Bagaimana tidak, ajang pameran terbesar ini melibatkan partisipasi sebanyak 1.400 stand terdaftar tersebar dari Sabang sampai Marauke. Ini jadi kesempatan dan berkah tersendiri buat mereka yang menawarkan barang dagangan sekaligus penguatan dari sisi marketing dan branding.

Di banyak kegiatan atau pameran serupa, sudah menjadi rahasia umum untuk pengunjung memborong barang yang sedang diincarnya. Pasalnya, di akhir-akhir acara biasanya banyak penawaran khusus atau potongan diskon untuk beberapa item tertentu. Maka jangan heran, jika antusias pengunjung di akhir pameran ramai dan membludak.

Meskipun begitu, tak semua pengunjung berniat membeli barang atau kebutuhannya. Ada yang sengaja datang untuk mengisi waktu luang bersama keluarga. Seperti yang dilakukan oleh Eko (50) asal Tanjung Priok. “Saya ke sini memang niatnya jalan-jalan dan liburan aja mas bareng keluarga. Gak ada niat pengen beli ini-itu,” ujarnya sambil tersenyum.

Lain halnya dengan Ilma (17) warga asal Jakarta Selatan yang sehari-hari bekerja sebagai asisten ibu rumah tangga, merasa senang dan gembira bisa diajak jalan-jalan majikannya. “Saya seneng aja mas bisa ke sini, banyak barang yang bagus-bagus.”

Di hari terakhir, hampir semua barang yang dijual di stand mendapatkan potongan atau harga diskon khusus. Panitia penyelenggara pun tak ingin ketinggalan mengadakan pengundian bagi mereka yang beruntung.

Setiap pembelian senilai Rp 250.000 untuk produk apapun, akan mendapatkan kupon pengundian berhadiah yang akan diundi di akhir acara. Berlaku kelipatannya. Tempat pengundian ada di Selaras, lobby A, pukul 22.00 WIB, Minggu (30 April 2017).

Ada yang unik dan mencuri perhatian saat menelusuri pameran yang begitu luasnya. Tak lain stand yang berasal dari Bali, Baliinterio. Stand ini selalu ramai dengan pengunjung rata-rata ibu yang membawa buah hatinya. Produk yang mereka tawarkan memang unik, mainan anak-anak yang terbuat dari kayu MDF. Segmennya tidak hanya untuk anak-anak perempuan tapi juga laki-laki.

Pemilik usaha ini, Rosada Talib mengaku dari awal pameran sudah banyak menjual produknya. Saat ditanya berapa jumlah dan keuntungan yang sudah diperoleh, dirinya menjawab dengan malu tak ingin menyebutkan angka. “Sudah banyak, sih, mas, yang laku. Tapi saya lupa. Banyaklah pokoknya,” sambil tersenyum dan malu-malu menyebut angka.

Produk yang laris menurut penuturannya adalah mainan anak-anak jenis Play Ground. Mengingat hari pameran yang terakhir, biasanya dijual dengan harga Rp 1.830.000 menjadi Rp 1.300.000. Lebih hemat Rp 530.000. Itu pun stoknya sudah habis tinggal sisa barang display aja.

Foto Produk Dagangan Play Ground

Tak jauh dari stand Baliinterio, ada pengrajin unik yang memanfaatkan sisa limbah otomotif menjadi lampu penerang kamar. Pemilik dari usaha ini berasal dari Bandung, Amin (45). Dirinya mengaku baru kali ini mengikuti Inacraft. Siapa yang menyangka, lampu hias dari limbah otomotif ini biasa dijual di pasar Eropa.

Dari hari pertama pameran hingga kini sudah banyak pembeli, tapi uniknya kebanyakan orang luar negeri, sementara pembeli lokal atau dari Indonesia sendiri dapat dihitung jari. “Kalo yang orang Indonesia baru sekitar 10 orang mas yang beli. Selebihnya orang bule semua,” katanya. Harga setiap lampu rata-rata dijual Rp 700.000.

Foto Produk Dagangan Lampu Hias

Dari Inacrfat 2017 sendiri membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sejatinya kreatif dan mampu bersaing tidak kalah dengan luar negeri. Buktinya, berapa banyak bahkan ribuan produk dalam negeri yang terdaftar di SMESCO. Dalam rangka menyambut perdagangan pasar bebas yang dibutuhkan dukungan dari pemerintah dan kecintaan masyarakat Indonesia sendiri akan produk dalam negeri. Jika itu semua terwujud, bukan mustahil bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri. ● Dede Ariyanto

Dede Ariyanto

I am blogger and journalist freelance

Latest posts by Dede Ariyanto (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Good morning, sahabat Indoblognet 😁 Jangan lupa siapkan amunisi (sarapan) terbaikmu pagi ini, supaya aktivitasmu kuat dan semangat 💪🏃
.
Guys, tau gak siiih, postingan yang mengandung unsur pertanyaan, lebih besar kemungkinannya untuk direspon dibandingkan postingan non question, lho 😄
.
Hihi, iya juga sih, kita seringkali "tergelitik" untuk ikut menjawab pertanyaan yang diajukan, ya 😂 Apalagi kalau pertanyaannya memang "mancing" banget 😅
.
Jadi, salah satu tips nih guys, kalau kamu pingin bikin postingan yang lebih direspon, buatlah postingan question posts 😉
.
#mbcommunication #indoblognet #morning #tuesday #instagram #instadaily #viral #followme #tips

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top