Gaya Hidup

Antara Parfum dan Kopi

 

Suatu hari, gue dan sahabat sedang jalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan dibilangan Jakarta Selatan. Seperti biasa, selain untuk meeting, gue juga sering mengunjungi super mall itu untuk sekedar ngopi-ngopi bersama teman-teman (meski sejujurnya I’m not coffee addict).

Setiap kali melintasi gerai penjual parfum, para SPG-SPG berwajah full make up pasti menyapa dan menghampiri gue. Bukan sok ngartis juga sih. Hanya saja sebagian daro mereka sudah mengenal gue dengan baik. Karena bagi mereka gue salah satu custumer sejati untuk urusan parfum. Maklumlah, biar berpenamilan cuek begini, gue penggemar parfum juga. Tidak heran kalau ada parfum keluaran terbaru, para SPG selalu menghubungi gue lewat whatsup atau kebetulan berada di mall tersebut, mereka langsung menodong gue dengan kalimat-kalimat merayu.

“Kak, ini ada parfum Boss keluaran terbaru kak.” Atau “Kak aroma Ferragamo yang ini enak lho. Sudah punya belum.” atau “Kenzo ada limited edition lho, kak.” Intinya, mereka selalu menawarkan gue parfum-parfum dengan merk wahid dan kalau boleh jujur, harganya juga wahid. Pernah, gara-gara parfum keluaran Hermes dan juga NY, gue rela merogoh kocek hampir dua juta lebih untuk satu botol parfum. Belum lagi merk-merk lainnya yang sudah memenuhi isi lemari gue. Entah kenapa, gue terlalu terobsesi dengan parfum. Sampai-sampai di rumah berjejer parfum-parfum yang belum tersentuh.

Baiklah…

Abaikan soal kegemaran gue dengan parfum. Kali ini gue mau bercerita tentang Parfum dan Kopi. Waktu itu, tangan teman gue disemprotin beberapa aroma parfum dengan merek berbeda. Sampai-sampai teman gue ngeluh dan bingung mau mencium aroma mana yang dia suka.

“Waduh, banyak banget sih yang disemprotin? Gue jadi nggak tau nih wanginya apa saja. Yang ada kepala gue amlah pusing mencium banyak aroma.” umpatnya kesal.

Memang benar sih, kalau kita terlalu banyak mencium aroma wewangian, kepala bisa puyeng. Itu sebabnya kenapa ketika kita hendak membeli parfum, tidak boleh mencium aroma lebih dari satu dalam waktu berbarengan. Karena akan membingungkan indra penciuman kita.

Melihat teman gue mengeluh dan kepala mulai puteng, salah seorang SPG menyodorkan satu wadah berisi biji kopi.

“Pake ini aja mas…”

“Apa ini? Kok dikasih kopi…?” tanya teman gue penasaran, tapi sambil mengambil beberapa biji kopi. Sementara si SPG langsung asyik ngobrol dengan gue membahas harga parfum yang ditawarkannya. Tiba-tiba teman gue menggerutu,”Kok dikasih kopi sih? Pahit tauuuu…!!!” umpatnya sambil mengeluarkan ampas kopi dari mulutnya.
“HA?”

Kami pun terkaget-kaget melihat ulah teman gue. Biji-biji kopi yang tadi dikasih tadi ternyata dimakan oleh teman gue. Padahal niat si SPG menyodorkan biji-biji kopi tadi itu bukan untuk dimakan melainkan hanya untuk mencium atau menghirup aromanya saja.

“Waduh, kopi itu bukan untuk dimakan,mas. Maksud saya cukup dihirup aromanya saja.” ucap si SPG kebingungan.

“Apaaaa…??”

Teman gue pun langsung memuntahkan semua biji kopi yang sudah dikunyahnya ke selembar tisu. Gue dan beberapa SPG pun akhirnya tertawa geli melihat ulah teman gue.

TAU KAH ANDA…..
Kenapa hampir disetiap konter penjual parfum selalu tersedia biji-biji kopi? Tujuannya adalah untuk menetralisir indra penciuman kita setelah menghirup beberapa macam wewangian. Setiap kali Anda ditawarin mencium aroma pardum, para SPG langsung atau akan menganjurkan Anda untuk mencium aroma kopi tersebut. Aroma biji kopi berfungsi untuk menentralisir semua aroma yang sudah terhirup oleh indra penciuman anda. Setelah anda menghirup atau emncium aroma biji kopi, indra penciuman Anda pun kembali normal. Anda pun diizinkan untuk mencoba aroma parfum lainnya.

Untuk itu,  jika melihat ada biji-biji kopi berada di meja counter parfum, anda jangan buru-buru mengambil dan mengunyahnya, karena biji-biji kopi itu berfungsi untuk menetralisir indra penciuman anda.

 

 

Image source: pixabay.com

 

Very Barus

Seorang penulis buku, blogger, fotografer dan Videografer. Menyukai dunia traveling dan adventure. Telah menjelajahi beberapa daerah dan negara di Asia. Mendaki beberapa gunung di indonesia Dan sangat menyayangi dan melindungi binatang dan tangan-tangan jahil manusia.

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Seorang pebisnis harus pandai menganalisa pesaing mereka, khususnya yang berada pada niche yang sama. Belajarlah dari kesuksesan termasuk dari kegagalan mereka
.
.
.
DOUBLE TAP IF YOU AGREE
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #analisamarketing #competitor #business #tipsbisnis #trendingpost

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top