Menulis Yuk

Anak Desa Melihat Keajaiban Dunia

Tak pernah terbayangkan bahwa dalam hidup dan kehidupan saya bisa melanglang ke lima benua sambil melihat keajaiban dunia yang sengat terkenal. Jangankan ke luar negeri, bepergian keluar pulau Jawa saja kala itu sudah merupakan pengalaman yang sangat berharga. Semuanya berawal dari perubahan hidup saya, dari lingkungan sipil ke lingkungan militer.

Menjadi tentara itu memang asyik. Kesempatan mengikuti pendidikan dan penugasan di luar negeri terbentang luas. Penugasan yang dibiayai oleh negara itu menambah wawasan dan memperkaya pengalaman. Keuntungan lainnya kami bisa jalan-jalan tanpa harus merogoh saku. Maklum, jika sudah berada di luar negeri pasti ada waktu luang untuk rekeasi di sela-sela belajar atau bertugas.

Selama masa dinas yang hampir 30 tahun saya telah mengunjungi 21 negara yang tersebar di lima benua. Tiga di antaranya adalah mengikuti pendidikan, yaitu di Amerika Serikat, India, dan Belanda. Sisanya penugasan biasa. Salah satunya adalah penugasan operasi pemeliharaan perdamaian dalam misi Untag (United Nations Transition Group) di Namibia pada tahun 1989/1990 sebagaimana telah saya jelaskan di muka.

Pada kesempatan penugasan ke luar negeri tersebut saya beruntung bisa melihat 5 Keajaiban Dunia

1. Grand Canyon of Colorado

Saya mengunjungi ngarai ini pada tahun 1983 beserta beberapa sahabat dari mancanegara yang sedang mengikuti pendidikan di Fort Huachuca, Arizona, Amerika Serikat. Dengan dipimpin seorang Liaison Officer dari kampus, kami tur dengan berkendaraan mobil. Sempat bermalam di Las Vegas di waktu malam di kota yang hobi bermain lampu warna-warni tersebut. Tak lupa nonton kabaret dengan para penari nan lemah gemulai dan cantik-cantik. Inilah perjalanan ke luar negeri perdanaku untuk mengikuti pendidikan di luar negeri.

Begitu sampai di Grand Canyon saya sangat takjub melihat ngarai raksasa ciptaan Tuhan ini. Berdiri di pinggirnya saya merasa begitu kecil. Saya yakin dulunya tak ada manusia yang menyangka bahwa tempat ini akan menjadi salah satu tujuan wisata yang sangat terkenal di kunjungi oleh manusia dari berbagai belahan dunia.

2. Piramida Giza

Kesempatan baik ketika dinas ke Kairo saya manfaatkan untuk berwisata melihat Piramida dan Sphinx. Dari Kairo jaraknya hanya sekitar 6-7 km. Atase Pertahanan RI di Kairo dan staf berbaik hati mengantarkan saya dan Brigjen TNi Heru Sukmadi melihat salah satu dari 7 Keajaiban Dunia yang megah ini.

Setibanya di lokasi saya langsung ingin masuk ke dalam piramida. Dari kejauhan telah tampak beberapa manusia sudah antrei di depan mulut bangunan raksasa tersebut. Sambil menunggu antrean, saya pun mejeng di depan piramida.

Tiket sudah di tangan. Saya bersama Mas Heru langsung naik ke mulut piramida dan siap masuk ke perut bumi melalui sebuah pintu yang ada di dinding piramida. Sayangnya kami harus menyerahkan kamera kepada penjaga di pintu masuk. Yaaa…, kok nggak boleh motret sih. Mana asyik kalau tak bisa mengabadikan situasi di dalam piramida.

Guna menjamin bahwa di dalam sana oke-oke saja saya masih bertanya kepada staf Athan yang menyertai kami. Panas enggak di dalam? Baunya bagaimana? Seberapa banyak manusia yag ada di dalam piramida? Steril dari benda beracun atau berbahaya? Masuknya pakai apa? Melorot atau ada alat bantunya? Lewat mana keluarnya?

Semua pertanyaan saya dijawab dengan lancar oleh staf Athan. Dengan mengucap Bismillahi tawakkaltu alallah wa la haula wa quwwata illa billah saya memulai perjalanan ambles ke perut bumi bersama Mas Heru Sukmadi. Lorong itu dilengkapi dengan tangga yang diberi besi. Jalan masuk menurun ini agak curam sehingga perlu mengukuhkan kaki. Sayangnya, tinggi antara dinding atas dan lantai hanya sekitar satu meter. Alhasil, kami harus berjalan menunduk sepanjang lorong sekitar 50 meter.

Saya bisa melihat 3 ruangan yang tampaknya bekas tempat menyimpan peti jenazah, namun saat itu sudah kosong. Mungkin ruangan itu memang untuk menyimpan jenazah pejabat atau apa.

Di dalam tidak terasa panas atau pengap dan juga tidak tercium bau apa pun. Saya mencoba mencermati dinding atau lantai untuk melihat apakah ada tangan-tangan jahil yang corat-coret di sana. Ternyata, tidak saya temukan.

Setelah puas melihat-lihat maka saya dan Mas Heru kembali keluar piramida dengan naik tangga lagi. Jika tadi berjalan menurun maka kini kami menanjak. Dengan bodi yang cukup aduhai maka keringat pun keluar. Ini adalah sebuah perjalanan bersejarah yang entah kapan bisa terulang lagi.

Jika sudah melihat pyramida tentu tak elok jika belum melihat Sphinx yang letaknya tak jauh dari piramida. Sphinx adalah patung berkepala manusia dan berbadan singa. Menurut staf Athan, Sphinx Giza ini panjangnya sekitar 73,5 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 20 meter. Kepala Sphinx panjangnya 10 meter, lebar 4 meter, panjang kaki sekitar 15 meter. Sementara mulutnya yang terbuka lebar sekitar 2 meter. Demikian pula matanya juga sekitar 2 meter.

Untuk melengkapi kunjungan di Kairo saya juga mencoba naik unta berbayar. Kaget juga ketika unta berdiri, maknyut…, untung di punggung unta ada tempat untuk berpegangan.

3. Tembok Raksasa (Great Wall)

Saya bersama Mas Heru Sukmadi mengunjungi Tembok Raksasa ini ketika sedang melaksanakan dinas ke kantor Athan RI di Beijing. Selain ke bangunan bersejarah ini, kami juga jalan-jalan ke Lapangan Tiananmen dan Forbiden City. Acara jalan-jalan di Tiongkok ini dipandu oleh Atase Pertahanan RI di Beijing.

Tembok Raksasa Tiongkok dianggap sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Pada tahun 1987 bangunan ini dimasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Sebelum meinggalkan Tembok Raksasa kami sempat membeli souvenir yang dijajakan di tempat start. Ada t-shirt, gantungan kunci, dan pernak-pernik unik lainnya.

4. Taj Mahal

Saya mengunjungi bangunan bersejarah ini pada tahun 2005. Saat itu saya pergi bersama rombongan anggota Delegasi Indonesia yang sedang mengikuti meeting dengan pemerintah India. Bangunan megah dan cantik ini terletak di Agra. Dari New Delhi perjalanan ke Agra ditempuh sekitar 4 jam dengan menggunakan bus. Lalu lintas memag agak padat saat itu.

5. Colosseum

Saya mengunjungi bangunan kuno ini ketika sedang mengikuti rombongan Dephan ke Roma, Italia. Acara ini dalam rangka kerja sama bilateral antara pemeritah RI dan Italia bidang pertahanan. Di sela-sela kegiatan resmi kami mengunjungi Colosseum yang termasuk salah satu dari 7 Keajaiban Dunia baru.

Betapa menyenangkan bisa melihat dari dekat 5 keajaiban dunia. Ini perjalanan yang sangat mengesankan dan penuh kenangan dalam hidup saya. Penugasan ke luar negeri memang asyik dan mengasyikkan. Apalagi jika tidak sampai menguras fulus dari kantong sendiri.

Image source: pixabay.com

Abdul Cholik

Abdul Cholik adalah seorang purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal TNI. Ngeblog sejak tahun 2009 dan mempunyai beberapa blog termasuk di kompasiana. Telah menerbitkan lebih dari 20 buku berbagai topik, termasuk buku antologi.
Selain menulis review buku, produk, dan jasa juga sering memenangkan lomba blog atau giveaway.
Pemilik www.abdulcholik.com ini dapat ditemui dengan mudah di Facebook/PakDCholik dan [email protected]

Latest posts by Abdul Cholik (see all)

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Kemajemukan  adalah anugerah dan takdir terindah dari Tuhan untuk bangsa Indonesia. Ini harus kita kelola dengan baik dalam komitmen yang sama sebagai bangsa merdeka untuk kemajuan negeri ini.

Founder Kader Bangsa Fellowship Program @kaderbangsafellowship Dimas Oky Nugroho Ph.D  @dimas_okynugroho mengajak generasi muda Indonesia untuk  turun tangan, ambil bagian  membangun kemajemukan untuk kesejahteraan dengan kerja sama, gotong royong dan kolaborasi. Merdeka !

Dirgahayu Republik Indonesia Merdeka 72 tahun !

Mari sebarkan pesan cinta Indonesia yang majemuk !

#mudakolaborasimerdeka #mudabersatumerdeka #mudakreatifmerdeka #mudakerenmerdeka #hutri72 #indonesiamerdeka72

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top