Connect with us

Entrepreneur

8 Tips Sukses Berbisnis Frozen Food Bagi Pemula

Published

on

tips bisnis frozen food

Belakangan ini sejak merebaknya pendemi virus Corona di Indonesia banyak orang yang kehilangan pekerjaannya ataupun berkurang penghasilannya. Bagi Anda para penanggung nafkah keluarga tentunya harus pandai-pandai memutar otak untuk tetap memperoleh penghasilan di masa pandemi ini.

Anda harus jeli melihat peluang bisnis yang cocok dengan situasi sekarang ini. 

Salah satu peluang bisnis yang bisa jadi pilihan tepat saat ini adalah berbisnis frozen food. Mengapa frozen food? Karena saat ini banyak orang yang tidak bisa bolak-balik keluar rumah membeli makanan karena adanya aturan social distancing atau #dirumahaja.

Nah, frozen food ini bisa jadi solusi bagi mereka yang ingin menyimpan makanan dalam waktu yang cukup lama dan dalam jumlah yang cukup banyak di rumah. 

Selain itu, berbisnis frozen food juga bisa dilakukan dari rumah. Jadi Anda bisa tetap #dirumahaja dan menerapkan social distancing selama bekerja.

Lalu bagaimana dengan keuntungannya?

Jangan khawatir, berbisnis frozen food juga bisa menghasilkan banyak uang, lho. Ada banyak sekali kisah sukses mereka yang berbisnis frozen food.

8 Tips Sukses Berbisnis Frozen Food Bagi Pemula 

Tentu saja kesuksesan tak akan datang secara tiba-tiba, tentunya butuh usaha dan proses. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis frozen food, mari simak tips sukses berbisnis frozen food berikut ini: 

1. Tentukan produk yang akan dijual

Pertama-tama Anda harus menentukan terlebih dahulu produk frozen food apa yang akan dijual. Terdapat banyak pilihan frozen food yang bisa Anda pilih, mulai dari bakso, siomay, nugget, sosis, risoles, dan masih banyak lagi.

Sebagai langkah awal sebaiknya pilih beberapa jenis saja. Anda bisa pelan-pelan menambahkan pilihan produk yang baru seiring dengan berkembangnya bisnis Anda.

Sebaiknya pilih produk yang banyak diminati oleh konsumen. Anda bisa melakukan research di sekitar tempat tinggal Anda terlebih dahulu untuk mengetahui jenis frozen food yang banyak diminati.

Baca juga: 5 Pilihan Distributor Frozen Food yang Sehat untuk Keluarga

Menjual produk yang memang diminati konsumen tentunya akan lebih mudah. Namun, tidak menutup kemungkinan jika kedepannya Anda berinovasi dengan menjual produk baru. 

2. Perhitungkan modal

Berikutnya hitung berapa modal yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis frozen food. Sebelumnya Anda harus merinci peralatan apa saja yang Anda perlukan dalam menjalankan bisnis ini, seperti freezer, peralatan dapur untuk membuat frozen food, hingga kemasan produk. Kemudian alokasikan sejumlah dana sebagai modal bisnis Anda.

Pastikan bahwa modal ini tidak sampai terpakai untuk kebutuhan lain diluar bisnis Anda, ya. Sebagai langkah awal Anda tak selalu harus mengeluarkan modal besar, sesuaikan saja dengan kemampuan keuangan Anda.

Jika memang modal yang Anda punya tak mencukupi, sementara Anda bisa mencari distributor frozen food yang menawarkan program dropshipper ataupun reseller

3. Beli peralatan yang dibutuhkan

Dalam membeli peralatan sebaiknya pilih peralatan yang berkualitas bagus sehingga lebih awet dan tidak mudah rusak. Peralatan usaha merupakan investasi jangka panjang bisnis Anda. Selain itu dengan peralatan yang bagus akan mempermudah kerja Anda dan produk yang dihasilkan pun akan lebih berkualitas. 

4. Strategi pemasaran

Tentukan bagaimana strategi pemasaran untuk menjual produk Anda. Bagaimana caranya agar orang-orang dapat mengenal produk yang Anda jual.

Anda juga perlu menentukan siapa target konsumen Anda sehingga Anda bisa membuat strategi pemasaran yang tepat untuk menjangkau mereka.

Baca juga: Menilik Strategi Promosi Abon Jambrong Unia

Sebagai permulaan, Anda bisa menawarkan produk Anda pada orang-orang terdekat dan sekitar Anda terlebih dahulu, hal ini dapat membangun promosi dari mulut ke mulut.

5. Optimalkan penggunaan sosial media

Di zaman sekarang ini berbisnis jadi jauh lebih mudah dengan adanya sosial media. Anda bisa gunakan sosial media sebagai sarana untuk mempromosikan produk, menjual produk, hingga membagikan cerita-cerita seputar bisnis Anda (storytelling) untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Anda bisa manfaatkan sosial media seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga YouTube untuk mempromosikan produk Anda. 

Kelebihan dari sosial media adalah semuanya gratis, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya internet untuk menggunakannya. Sebaiknya gunakan akun khusus (bukan akun pribadi) untuk mempromosikan produk Anda. 

6. Utamakan kualitas produk

Jangan lupa untuk mengutamakan kualitas produk yang Anda jual. Dengan berbisnis frozen food Anda juga bisa berkontribusi mendukung pola makan sehat. Caranya tentu saja dengan menjual produk yang sehat.

Hindari penggunaan bahan-bahan tambahan yang tidak baik untuk tubuh, seperti pengawet, perasa buatan, serta pewarna sintetik. Begitupun untuk MSG, sebaiknya hindari atau setidaknya minimalkan penggunaan MSG. 

Perhatikan pula kualitas bahan baku produk. Usahakan untuk memilih bahan baku yang masih segar agar nutrisi produk lebih terjaga. Pastikan proses produksi selalu mengedepankan unsur higienitas (kebersihan) agar produk bisa lebih awet meski tanpa bahan pengawet.

Selain dari komposisi produk, Anda juga perlu memperhatikan kemasan produk. Sebab kemasan produk yang baik akan mencerminkan kualitas produk.

Jangan lupa untuk mencantumkan masa kedaluwarsa produk di kemasan. Sebaiknya cantumkan dengan jelas di tempat yang mudah dibaca konsumen. Hal ini untuk menghindari penggunaan produk yang telah lewat masa kedaluwarsanya.

Produk yang telah lewat masa kedaluwarsanya kemungkinan besar sudah tidak enak untuk dimakan, dan ini tentu saja akan mengecewakan konsumen. 

7. Dapatkan lisensi

Jika Anda berniat untuk memperbesar bisnis, mendapatkan lisensi adalah hal yang sangat penting. Hal ini akan membuat produk Anda jadi lebih terpercaya di mata konsumen.

Baca juga: Cara Mengelola Izin Distribusi Makanan

Lisensi ini contohnya, PIRT (Perizinan Industri Rumah Tangga), BPOM (Badan Pengurus Obat dan Makanan), dan sertifikasi Halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

8. Rekrut reseller

Terakhir, cara untuk memperluas bisnis Anda yaitu dengan merekrut reseller. Para reseller adalah mereka yang akan menjual kembali produk Anda. Anda tinggal menjual produk kepada reseller dengan harga reseller, kemudian reseller akan menjual kembali dengan harga yang mereka tentukan sendiri.

Semakin banyak reseller yang Anda miliki artinya produk Anda juga akan semakin dikenal dan dibeli banyak orang.

Dan yang paling penting jangan lupa untuk mengiringi setiap usahamu dengan doa. Sebab kesuksesan sebuah bisnis tak lengkap jika tak ada berkah di dalamnya. Selamat mencoba dan semoga sukses, ya 🙂 

Credit photo: entrepreneur.com

 

Arifah Abdul Majid
See me on

Komentar

Penulis Konten Website & Sosial Media Contact me at: arifah.abdulmajid@gmail.com

Populer