Indo Blog Net

blog

5 Langkah Menulis Artikel How To yang Helpful dan Informatif

5 Langkah Menulis Artikel Howto yang Helpful dan Informatif

Artikel how to bisa dijadikan sebagai pillar post, yaitu artikel yang laris dibaca lantaran informasinya dibutuhkan. Kamu juga mau coba?

Bagikan Jika Bermanfaat

Sudah tahu belum, tipe-tipe artikel yang bisa membawa traffic banyak menurut QuickSprout? Boleh deh dibaca-baca lagi kalau kemarin belum sempat baca 🙂 Salah satu artikel yang katanya laris menurut QuickSprout itu adalah artikel howto.

Yang termasuk artikel how to misalnya tutorial, resep, dan sejenisnya.

Kenapa sih, artikel jenis how to ini menjadi artikel yang paling banyak dicari? Hal ini nggak lepas dari banyaknya pengguna internet yang mempergunakan internet sebagai media atau sumber informasi untuk apa pun.

Sepertinya tuh, sudah mendarah daging aja gitu kebiasaan kita. Saat kita pengin tahu cara untuk melakukan/mengatasi sesuatu maka otomatis kita akan gugling dulu.

Memang kan? Semakin ke sini, internet berkembang bukan hanya sebagai media hiburan, tapi sebagai media mencari informasi bahkan media untuk belajar akan hal-hal baru.

Karena itulah, artikel jenis how to bisa banget dijadikan sebagai pillar post, yaitu artikel yang laris dibaca lantaran informasinya dibutuhkan, helpful, relevan sepanjang waktu (tidak berdasarkan trend sesaat), dan memberikan solusi pada permasalahan yang dialami oleh pembaca.

Nah, terus, menulis artikel how to pastinya juga nggak bisa sembarangan, alias ngasal. Supaya bisa optimal, bisa helpful, practical, dan applicable, artikel how to harus ditulis secara saksama. Caranya? Ikuti sampai selesai ya.

5 Langkah Menulis Artikel How To

Cara Mendapatkan Backlink untuk Link Building Blog yang Berkualitas

1. Riset

Pastinya kita harus mengawali proses penulisan artikel how to dengan riset dulu ya. Riset ini bisa meliputi kelengkapan data, yang kemudian bisa kita olah menjadi step-step dalam artikel how to itu sendiri, maupun riset terhadap artikel-artikel how to dengan topik yang sama.

Riset kelengkapan data diperlukan agar kita bisa memastikan bahwa langkah-langkah how to yang kita tulis sudah valid dan tepat. Sedangkan, riset terhadap artikel-artikel sejenis diperlukan untuk melihat apakah ada hal-hal yang belum tercakup di artikel calon pesaing kita itu.

Nah, jika teman-teman bisa menemukan hal-hal yang belum pernah dituliskan di artikel mana pun, maka itu bisa menjadi keunggulan artikel how to kita dibandingkan yang lain.

2. Outline

Setelah data terkumpul secara lengkap, maka langkah berikutnya adalah artikel yang laris dibaca

Menurut saya sih, sebuah artikel bisa helpful dan informatif kuncinya ada pada outline. Outline akan menjaga tulisan kita tetap fokus, informatif, dan ringkas–nggak melebar ke mana-mana. Syarat-syarat inilah yang harus ada dalam sebuah artikel howto yang baik.

Pengalaman nih ya, sering saya menjumpai tulisan tutorial atau howto yang di akhir artikel justru menimbulkan banyak pertanyaan, seperti, “Lo, kok gini? Kayak ada yang kelewat deh step-nya.” Nah, yang paling menyebalkan adalah ketika hasil akhirnya tak seindah yang dijanjikan dalam artikel. Wah, ZBL tudemaks deh.

Nah, jangan sampai nih kayak gini. Makanya dibuatlah outline dulu sembari cek dan ricek, pastikan step-step yang akan kita tulis benar-benar lengkap, runtut, aplikatif, dan praktis.

3. Penuhi standar SEO

Setelah outline jadi, maka kemudian kita kembangkan menjadi artikel howto yang utuh. Tak kalah penting, pastikan artikel yang laris dibaca.

Apa saja yang perlu diperhatikan? Antara lain:

  • Gunakan kata kunci yang tepat, lalu sebar merata ke seluruh artikel. Ingat, jangan maksa yah.
  • Terapkan struktur artikel yang rapi menggunakan subheadings.
  • Jika menggunakan images, pastikan juga ikut dioptimasi.
  • Berikan tautan ke dalam blog kita, dan keluar dari blog.
  • Berikan snippet / meta description yang menarik dan mengandung kata kunci.
  • Pastikan judulnya clickable, dan mengandung kata kunci.
  • Pastikan URL tidak kepanjangan, dan mengandung kata kunci.

4. Garnish

Langkah berikutnya adalah garnishing. Ya, saya sih nyebutnya begitu. Dihias, biar cakep dan makin enak dibaca. Apa saja yang bisa kita tambahkan sebagai garnish? Antara lain:

  • Foto-foto atau image yang mendukung. Misalnya kalau menulis resep ya foto saat kita memasak resepnya. Nggak perlu semua juga nggak apa-apa. Yang penting-penting saja, atau yang memerlukan cara khusus.
  • Infografis, misalnya (masih) artikel resep nih, kita bikin infografis summary step by step cara memasaknya. Infografis ini selain membantu pembaca langsung, juga bisa disimpan atau dishare tersendiri oleh mereka yang butuh lo. Jadi, ini jenis konten visual yang bisa banget bikin artikel howto kita viral karena nilai informatifnya bertambah.
  • Video, bisa kita unggah ke Youtube lalu di-embed ke artikel. Konten video sekarang semakin digemari ya, karena lebih praktis dan langkah-langkah dalam howto itu juga bisa lebih jelas ketimbang sekadar tulisan. Jadi, mau lengkapi dengan video demo masak nih? Oke banget tuh.

5. Self edit

Nah, step terakhir adalah self editing, alias swasunting.

Yah, selalu saja kejadian di saya sih. Saat artikel sudah publish, selalu saja nemu hal-hal yang masih kurang. 😆 Saya aja, apa semua juga suka gini sih? Hahaha.

Padahal juga sudah diedit dulu sebelum dipublish. Tapi yah, selalu saja ada yang kurang. Tapi memang mesti dikendalikan. Kalau enggak, bisa nggak selesai-selesai ngurusin artikel satu doang. Iya nggak sih? 😀

Yang penting sudah ada tahapan swasunting dulu, yang meliputi:

  • Dicek lagi apakah step-step yang kita tulis sudah lengkap semua. Jangan sampai ada yang ketinggalan.
  • Cek apakah step by stepnya runtut dan urut. Ya kan, namanya tutorial kalau lompat-lompat ya yang ada malah bikin tambah pusing pembaca dong yah. Jadi pastikan langkahnya urut ya. Ini harga mati nih.
  • Cek apakah foto-foto dan data pendukung sudah oke semua.
  • Cek apakah penggunaan kata-katanya cukup sederhana dan mudah dimengerti. Kalau punya anak, keponakan, anaknya tetangga, atau siapa pun yang masih duduk di kelas 7 alias kelas 1 SMP, bisa tuh dimintain tolong untuk menjadi first reader 😆 Karena menurut situs Hubspot, standar kemudahan pemahaman sebuah artikel howto itu adalah bisa dimengerti oleh anak usia 13 tahun dengan mudah. 😆
  • Kalau ada kalimat-kalimat panjang, coba diperpendek. Begitu juga dengan paragraf yang panjang. Yang begini ini bakalan lebih sulit dipahami.
  • Kalau perlu, baca dengan bersuara. Biasanya sih dengan begitu kita akan lebih mudah menangkap kalimat yang aneh, ambigu, atau yang terdengar membosankan. Lalu segera revisi.

Nah, demikian 5 langkah sederhana untuk menulis artikel how to yang helpful dan informatif.

Selamat menulis, teman-teman!

Meet me

CarolinaRatri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.
Meet me
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • The Best BUSINESS MINDSET For Success Every Entrepreneur Should Have In 2019 💰💸
.
Guuuys, you should know that it takes a couple more mindset or perspectives to become a SUCCESSFUL entrepreneur this year 🎉
.
1⃣ Self-Belief
.
The first person you need to BELIEVE in is yourself. You have to believe that you have the skills and resources to make the business work, and you will 😍
.
2⃣ Step out of the Box
.
Don’t be afraid to be different, to go beyond the usual. Entrepreneurs who know they have something UNIQUE to offer have a significant advantage over their competitors
.
3⃣ The Growth Mindset
.
The Growth Mindset is all about THINKING that there’s more than you can do.  If you want to be successful, you should look at success as a journey rather than a destination 💪💪
.
4⃣ Get Cozy with the Uncomfortable
.
If you are engulfed by fear and it holds you back, you’ll never have a way to test your capabilities. Don’t be afraid to try out newer, bolder, more challenging things
.
5⃣ There’s Solution A-Z
.
Like most things in life, not everything in your business will run according to plan. Remember, if plan A doesn’t work, you have plan B, C until Z, haha 😜
.
6⃣ Laugh at Yourself
.
Business is a serious matter, but what have you got to lose if you try to be silly once in a while? If something goes awry, solve it and then laugh at it
.
Not everything in your business has to be perfect to a tee, but you can always LEARN FROM your FAILURES and laugh at your mistakes. Spread positivity with your smiles and laughter ❤
.
Credit: 3stepsright.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top