blog

3 Cara Sederhana dan Kreatif Mengatasi Writer’s Block untuk Para Bloger

3 Cara Sederhana dan Kreatif Mengatasi Writer's Block untuk Para Bloger

Akan ada kalanya kita jenuh menjalani aktivitas apa pun, termasuk ngeblog. Sudah duduk di depan laptop, sudah buka dasbor blog, tapi tak ada yang bisa ditulis. Bukan karena tak punya ide, tapi entah kenapa susah sekali mulai menuangkan kalimat-kalimat yang ada di pikiran. Kalau sudah begini, kita pun perlu cara jitu untuk mengatasi writer’s block.

Writer’s block? Apaan sih itu?

The condition of being unable to think of what to write or how to proceed with writing.

Begitu kalau pengertian di Wikipedia. Ya, kalau diterjemahkan secara bebas, artinya kurang lebih adalah kondisi saat kita susah banget mikir apa yang mesti ditulis atau bagaimana menuliskan sesuatu.

Dan, bloger adalah penulis. Betul? Setidaknya, sebagian besar kegiatan bloger adalah menulis. Dan, saat stuck, mentok, jenuh, dan sebagainya ini sangat biasa terjadi pada kita.

Pastinya teman-teman nggak mau menyerah gitu aja dong, dengan kondisi stuck ini. Apalagi kalau ada deadline atau artikel pesanan. Ya masa kita mau ngomong ke klien, “Maaf ya, blogpost-nya belum selesai. Saya nggak mood nulis soalnya.”

Yakali.

So, apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi writer’s block ini? Kalau saya sih, biasanya akan melakukan 3 hal berikut ini. Teman-teman mungkin mau coba juga. Iya, cuma 3 saja kok.

 

3 Cara paling sederhana dan kreatif mengatasi writer’s block

1. Baca, baca, baca

Saya adalah salah satu yang percaya, bahwa kalau nutrisi yang masuk ke dalam tubuh itu banyak dan baik, maka tubuh akan sehat. Input yang baik menghasilkan output yang baik pula. Setuju nggak nih, sampai di sini? Semoga setuju ya? 🙂

Nah, begitu pula dengan otak. Jika apa yang kita serap itu baik, maka keluaran dari otak kita juga akan baik. Semakin banyak kita menyerap informasi yang baik-baik, maka akan semakin banyak pula kita memproduksi hasil pemikiran yang baik.

Bagi seorang penulis, tulisan orang lain merupakan nutrisi otak. Dan–seperti juga nutrisi untuk tubuh–gizi nutrisi otak itu juga harus diperhatikan.

Jadi, artinya apa? Sebagai seorang penulis, membaca itu penting. Membaca memberi nutrisi pada otak, tapi bukan sembarangan baca juga. Bacalah bacaan yang berkualitas. Supaya apa? Supaya keluarannya juga berkualitas.

So, lagi stuck? Perbanyak baca deh. Bisa baca buku, artikel online, baca apa saja. Tapi pastikan, bahan bacaannya memang worth to read. Jangan buang waktu baca yang nggak penting.

Teman-teman bisa membaca buku atau artikel yang memang sudah menjadi minat masing-masing, atau bisa juga membaca genre yang berbeda dari biasanya. Yang biasa baca roman, coba baca kisah-kisah petualangan. Yang biasa baca komedi, cobain horor. Hahaha. Iya, harus beda. Supaya nambah wawasan juga kan?

 

2. Free writing

Saat kejenuhan menulis melanda, rasanya mentok banget sampai kayak konstipasi, kita bisa melakukan latihan free writing.

Apa itu free writing? Yaitu latihan menulis bebas, tanpa aturan dalam waktu yang terbatas.

Sebagai bloger, kadang kita dituntut untuk menulis ini itu yang topiknya ditentukan, ada aturan-aturan yang mesti dipatuhi, dan juga brief yang mesti diikuti. Hal-hal ini kan sebenarnya “membatas” ruang gerak dan kreativitas kita. Kalau batasan ini kebanyakan dan keseringan, bisa jadi “kotak” ruang gerak yang tercipta tadi itu bakalan nggak hilang-hilang.

Akibatnya apa? Bikin kita stuck. Kenapa bisa stuck? Ya karena segala macam aturan itu masih aja nempel di otak. Otak kita tuh susah moveon, gitu lo.

Makanya mesti dikasih latihan free writing ini. Caranya gampang dan ngga butuh waktu lama kok. Duduklah di depan laptop atau hape, kalau teman-teman terbiasa menulis via hape. Pejam mata sebentar, fokus. Pastikan nggak ada yang mengganggu ya. Set timer 2 menit. Lalu mulai menulis.

Menulis apa? Apa saja! Tulislah semua yang melintas di otak, tanpa jeda selama 2 menit full. Jangan biarkan apa pun mengganggu proses menulis kita. 2 menit itu nggak lama, jadi seharusnya kita bisa melakukannya tanpa gangguan sama sekali. Jangan pedulikan typo, kalimat nggak nyambung, atau apa pun. Pokoknya tulis saja.

Saat 2 menit sudah berakhir, istirahatlah sebentar. Lalu lihat lagi, dan cobalah untuk menulis ulang. Kali ini perhatikan typo, ubah kalimat yang nggak enak dibaca, perhatikan kaitan antar topik, dan sebagainya. Kalau ada yang perlu dibuang, buang. Ada yang perlu ditambahkan, tambahkan.

Lakukan latihan free writing ini sesering mungkin, untuk “membuang” batasan yang bikin otak susah moveon. Dengan begini, otak akan selalu fresh.

 

3. Lakukan hobi

Ada keuntungannya juga kita punya hobi. Kalau lagi jenuh, hobi bisa banget jadi obat. Tapi, untuk bloger, sepertinya butuh lebih dari satu hobi.

Lo, kok lebih dari satu?

Karena bloger itu biasanya ngeblog karena hobi. Meski ya ada sih yang ngeblog karena pengin punya penghasilan. Tapi kalau memang enggak suka dengan kegiatan ngeblognya sendiri ya biasanya sih nggak bertahan lama. Mereka-mereka yang bertahan lama itu bisa dibilang adalah mereka yang memang suka menulis.

Setidaknya, sebagian besar teman saya sih mengakunya begitu. Mereka hobi nulis, makanya nulis di blog.

Nah, kalau kita sudah mulai serius menjalaninya–apalagi kemudian bisa menghasilkan–yang tadinya hobi itu kemudian lama kelamaan berubah menjadi rutinitas. Rutinitas lalu menjadi kewajiban. Dan, kita nggak bisa menghindar lagi dari tanggung jawab kalau sudah jadi kewajiban kan?

Hal ini berlangsung secara terus-menerus, hingga kemudian membuat kita sampai di titik jenuh. Kalau sudah begini, hobi yang lain bisa membantu.

Makanya, yang belum punya hobi kedua, coba deh cari-cari apa yang asyik. Yang bikin kita hepi ngerjainnya. Saat ngeblognya stuck, hobi kedua ini akan menjadi katarsis, bisa menetralisir kejenuhan. Saat sudah kangen ngeblog lagi, kita bisa balik lagi ke blog. Tinggal buka bank ide, dan bisa langsung menulis lagi.

 

Yes, cukup 3 cara sederhana di atas saja untuk mengatasi writer’s block ini.

Saya sebenarnya mau merekomendasikan jalan-jalan juga sebagai salah satu cara untuk mengatasi kebuntuan ide. Tapi saya pikir, buat bloger nih ya, acara jalan-jalan itu merupakan acara wajib. Jadi sudah bukan satu hal yang hanya dilakukan sesekali untuk membuat diri kita refresh. Mengapa? Karena, pertama, jalan-jalan itu sudah pasti wajib karena bisa menjaga mood tetap baik. Jangan nunggu mood jelek untuk jalan-jalan. Kedua, jalan-jalan itu–seenggaknya buat saya ya–adalah cara menambang ide. Jadi, mesti kudu wajib ada.

Meski jalan-jalannya nggak jauh-jauh ke luar kota. Cuma acara jalan pagi di kompleks rumah saja juga udah bisa dibilang jalan-jalan.

Jadi, jalan-jalan ini sudah jadi rutinitas harusnya, untuk seorang bloger. Makanya enggak bisa dimasukkan ke dalam cara mengatasi writer’s block ini.

Semoga bermanfaat ya.

Meet me

CarolinaRatri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.
Meet me
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • @Regran_ed from @greenpramukasquarejakarta -  GET READY FOR THIS!

INSTAGRAM PHOTO CONTEST📣📣📣 Hi GP Squad, bertepatan dengan hari jadi Green Pramuka Square yang ke-2 pada 22 Desember 2018 mendatang kita akan bagi-bagi hadiah. Salah satunya lewat "Amazing Photo Contest" yang akan dibagi menjadi 2 kategori: Selfie/Wefie dan Food Photography. Periode lomba 23 November - 15 Desember 2018.

Mau tahu mekanismenya seperti apa, simak di bawah ini: 
1. Untuk kategori selfie/wefie, kamu bisa memanfaatkan area atau spot GPS. Boleh saat sedang berbelanja, makan atau nonton
2. Untung kategori Food Photography, kamu bisa memanfaatkan tenant restoran di GPS. Dan jangan lupa harus diberi keterangan atau hastag nama menu makanan dan restorannya, ya!
3. Follow akun socmed GPS (FB, Twitter dan IG) @greenpramukasquarejakarta
4. Upload foto kamu dengan mention ke IG kita, dan ajak 5 orang teman kamu buat ikutan
5. Biar keikutsertaan kamu makin afdol, jangan lupa kasih hastag #greenpramukasquarejakarta #2thnGreenPramukaSquare dan #amazinggreenpramukasquare
6. Akan dipilih 3 orang pemenang dengan foto dan caption menarik dengan hadiah sebagai berikut:
Juara 1 Rp 1.000.000
Juara 2 Rp  750.000 
Juara 3 Rp  500.000

Dan dari semua hadiah yang menanti, akan ada Grand Prize berupa Smartphone XIAOMI REDMI 6 dan 5 buah bingkisan menarik untuk hadiah hiburan. Yakin nggak mau ikutan? Kita tunggu foto-foto ciamik kalian, GP Squad.

Swipe left, for more info!

#amazingphotocontest #selfiecontest #wefiecontest #foodphotography #2thngreenpramukasquare #2ndanniversary #greenpramukasquare #greenpramukasquarejakarta - #regrann

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top