Indo Blog Net

blog

3 Cara Agar Lebih Produktif Menulis Blog

3 Cara Agar Bisa Lebih Produktif Menulis Blog

Persoalan lain yang juga sering dihadapi oleh para bloger adalah konsistensi. Wah iya nih, perkara banget kan? Gimana caranya supaya bisa tetap dan lebih produktif menulis blog? Karena yang namanya bad mood dan males itu sepertinya teman akrab banget bagi para bloger.

Memang, menulis blog ini bukanlah aktivitas sehari semalam doang lalu langsung bisa mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Dan biasanya, setelah beberapa lama ngeblog, seorang bloger ada kalanya akan mengalami masa-masa suram–nggak mood nulis, mati ide, endebre endebre, sejuta alasan yang membuatnya berhenti menulis.

Yah, sebagian sih menyerah. Tapi mungkin ada di antara teman-teman yang sekarang sedang berusaha untuk bisa produktif (lagi) menulis blog, ada beberapa tip yang mungkin bisa teman-teman coba nih.

3 Cara agar lebih produktif menulis blog

Tip Mengatur Desain Blog untuk Meningkatkan Engagement

1. No multitasking

Satu kesalahan umum yang cenderung dilakukan oleh para bloger adalah multitasking.

Barangkali teman-teman juga melakukannya nih, karena berpikir kalau langsung tulis tanpa planning, terus sekalian edit, ditambah riset, dan juga menambahkan image sekaligus, itu akan lebih cepat.

Cara seperti itu malah justru membuat proses menulis jadi lebih lama lo. Akan lebih baik jika teman-teman menulis secara bertahap, per prosesnya. Misalnya nih:

  • Buatlah dulu outline atau kerangka berpikir, dengan menuliskan poin-poin yang akan dikembangkan menjadi tulisan utuh.
  • Setelah itu, kembangkanlah. Jangan pedulikan salah ketik, atau kekurangan yang lain. Just write, and bleed, begitu kata Ernest Hemingway.
  • Setelah tulisan selesai, edit. Teliti apakah ada kesalahan ketik, ada informasi yang kurang, kalimat yang nggak nyambung, dan sebagainya.
  • Tulisan beres, sekarang waktunya untuk mengolah image yang mendukung isi tulisan.

Nah, dengan begini, percaya deh, tulisan akan lebih cepat rampung, teman-teman sendiri enggak akan merasa exhausted duluan.

2. Singkirkan pengganggu

Kalau untuk saya sih, yang biasanya menjadi pengganggu adalah chatting WhatsApp dari sahabat-sahabat saya. Hahaha. Iya, maafkan saya ya, menganggap kalian pengganggu. But you are! Makanya saya lebih suka mematikan notif saat sudah waktunya saya menulis.

Ada juga sih “pengganggu” lain, yaitu anak-anak. Nah, kalau yang ini nggak mungkin saya singkirkan. Jadi, saya harus mencari waktu kapan saat mereka tidak ada. Saat mereka sekolah atau saat mereka tidur.

Nah, kenalilah pengganggu waktu menulis teman-teman. Apa saja sih yang bisa mendistraksi perhatian dan konsentrasi teman-teman untuk menulis? Bisa jadi pacar lo. Hehehe. Kalau sudah ketemu, carilah solusi bagaimana caranya terbebas dari si pengganggu ini.

Lalu, saat si pengganggu sudah tak ada, menulislah dan hanya menulis.

3. Mengelola konsentrasi

Nah, kadang meski pengganggu ini sudah enggak ada, kita tetap saja susah konsentrasi. Kalau sudah begini, ya kita butuh bantuan nih.

Teman-teman bisa coba untuk menyetel musik sebagai bantuan untuk mengumpulkan konsentrasi. Musiknya sih jangan yang malah bikin kita pengin ikut joget sih, tapi pilihlah jenis musik yang memang bisa menstimulasi otak. Ada kok di beberapa aplikasi musik, playlist jenis ini. Coba deh dicari yah.

Teman-teman juga bisa mencoba teknik Pomodoro. Teknik ini sering dipakai oleh para penulis novel profesional untuk membantu mereka untuk produktif menulis. Caranya mudah kok.

Pakai timer–di smartphone juga ada kan?–lalu set waktu 25 menit. Selama 25 menit itu, teman-teman tidak melakukan hal lain selain menulis. Setelah 25 menit berakhir, set timer 5 menit untuk istirahat. Teman-teman boleh minum, cari camilan sedikit, sekadar menjauhkan pandangan mata dari laptop. Setelah itu, set timer lagi untuk 25 menit menulis berikutnya. Begitu terus, hingga 4 x 25 menit, lalu teman-teman “boleh” beristirahat lebih lama, katakanlah 15 menit.

Kalau mau juga, ada kok aplikasi smartphone untuk teknik ini. Boleh deh dicari ya. Teknik ini terbukti manjur untuk meningkatkan produktivitas menulis blog. Jadi, boleh dicoba ya.

Nah, sebagai awal, teman-teman boleh coba dulu 3 tip di atas agar bisa lebih produktif menulis blog. Sambil jalan nanti, teman-teman pasti akan bisa menemukan irama ngeblog yang paling pas.

Atau, adakah yang punya tip produktif menulis blog lain? Boleh lo, kalau mau ditulis di kolom komen. Kuy!

Meet me

CarolinaRatri

Content & Copywriter. Sketcher. Editor. Visual Communicator. Graphic designer. Mood swinger. INFJ-T Sagittarian. Sarcasm speaker.
Meet me
Bagikan Jika Bermanfaat

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • 4โƒฃ Tips For Better Product Photos On Instagram ๐Ÿ“ธ
.
Guys, if you sell your PRODUCT ONLINE, having high quality product photos is incredibly important
.
The quality of your product photos directly affects the perceived quality of your products ๐ŸŽ
.
Here are a few TIPS will help you capture better product photos for Instagram
.
1โƒฃ Lighting is Everything
.
Lighting is the most important thing when it comes to your product photos ๐ŸŒž
.
Start by finding the best natural light in your space. When youโ€™re at home or in an office, the best natural is usually by the window or door
.
2โƒฃ Background Basics
.
If you need a seamless background for any sort of vertical product shots where you donโ€™t want to see the wall in the background, seamless photo backdrop paper is the best option
.
You can find a range of sizes and color options to fit your brand but if you really want your products to stand out we recommend using a neutral white or gray background for basic product photos ๐Ÿค“
.
3โƒฃ Styled and Lifestyle Combinations
.
Having a combination of the two types of photos can be ideal for product based businesses
.
Lifestyle photos can be more relatable for your audience because when people see other people using / wearing products, they can envision the product in their own lives ๐Ÿ˜
.
On the other hand, styled photos can be a more focused and clean way of showcasing a product so that the focus is really on the productโ€™s features
.
4โƒฃ Consistent Style
.
Using consistent lighting, consistent editing, and consistent colors, and consistent props will help you create a consistent style that makes your brand more memorable. Consistency breeds credibility ๐Ÿ’•๐Ÿ’•
.
Credit: elledrouin.com
.
๐Ÿ’Œ For BUSINESS INQUIRIES, please email to mitrabranding@indoblognet.com
.
#mbcsosmedcontent #mbcommunication #indoblognet #brandingagency #digitalagency #marketingagency #digitalmarketing #digitalbranding #digitalpromotion #jasaseo #seocoaching

Follow Me

Copyright ยฉ 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top