Menulis Yuk

12 Vaksin yang Dinyatakan PALSU oleh BPOM

Berapa hari lalu saya mengadakan diskusi dengan para ibu di status facebok mengenai fenomena vaksin palsu. Bagaimana pun saya ingin tahu sejauh mana kecemasan mereka, tanggapan dan antisipasi. Karena mereka tentu saja ibu-ibu yang memiliki anak dan sadar vaksin. Diskusi ini sangat seru dan mengundang banyak respon, terutama kaum ibu padahal facebook saya banyak juga teman bapak-bapak tapi ini yang muncul sharing ibu-ibu semua hehehe. Jangan sedikit penasaran sih, sejauh mana bapak-bapak ini ikut merespon tentang imunisasi anak-anak mereka ya?

Oya, tanggapan para ibu-ibu ini sangat variatif dari yang marah dengan oknum yang memalsukan vaksin, sampai langsung bertanya ke ahli medis tempat anak mereka divaksin, bertanya apakah vaksin yang sudah diberikan ke anak mereka palsu? Namun banyak juga yang tidak berani bertanya ke ahli medis (karena tidak berani-kawatir menyinggung sampai meminta saya buatkan kalimat yang pas untuk diajukan ke bidan atau ahli medis yang  mengimunisasi anak mereka), banyak juga yang menyampaikan pendapat ketidakpercayaan-kawatir jawaban ahli medis tidak jujur, pasrah kepada Allah SWT hingga memutuskan tidak mau meneruskan imunisasi bayi mereka (duh).

Sementara bagaimana pun di Indonesia bahaya berbagai macam penyakit masih mengincar meski tidak semua anak-anak akan kena, tapi mencegah adalah hal terbaik. Kita tidak buta melihat anak-anak yang terpapar polio-pertusis (batuk 1000 hari), korban rubella yang menjadi cacat, tetanus yang berakhir kematian (kesakitan sebelum meninggal), dll. Kasus-kasus ini sampai sekarang masih ada yang terjadi, belum lama saya membaca di sosmed tentang anak usia 5 tahun yang terkena tetanus dan meninggal dalam kondisi yang menyedihkan.

Para Ibu sangat berharap pemerintah dan jajaran terkait terbuka soal dimana saja tempat-tempat imunisasi yang disinyalir ada vaksin palsu sehinga masyarakat dapat mengantisipasi imunisasi ulang atau konsul dokter untuk mencari solusinya, ini yang saya tangkap dari diskusi tersebut.

Tampaknya banyak yang belum mendapat keterangan jelas, mungkin kurangnya info atau penyampaian info yang tidak menyebar dengan baik, karena beberapa ibu mengira semua imunisasi terancam palsu, padahal seperti beberapa berita yang saya dapatkan, imunisasi dasar dan diadakan di tempat-tempat seperti puskesmas dijamin aman karena langsung dari pemerintah suplay vaksinnya. Mungkin harusnya info ini tersebar lebih luas lagi ke  masyarakat agar tidak heboh dan mengambil keputusan yang salah, seperti tidak mau memvaksin anak-anak mereka.

Seperti sebuah status di facebook yang saya baca, bahwa seorang ibu didukung keluarganya untuk tidak melanjutkan imunisasi bayinya yang baru berusia 3 bulan hanya karena kawatir efek vaksin palsu yang lebih berbahaya. Sementara di luar itu ada bahaya yang lebih mengancam lagi, polio-pertusis-tetanus, dan jenis-jenis penyakit yang hanya  bisa diringankan dengan imunisasi.

Harus lebih luas lagi ngedukasi atau pun memberikan informasi yang benar mengenai kasus vaksin palsu ini, baik pemerintah-tenaga ahli medis-aktifis masyarakat. Maka sebagai bahan info dari berbagai sumber yang saya baca, semoga bermanfaat. BPOM (Badan pengawas Obat dan makanan) memberi pernyataan ada 12 vaksin palsu memiliki merk dagang PT Glaxo Smith Kline (GSK), PT Sanofi Grup, dan PT Biofarma yang dipalsukan dan kedua belas vaksin palsu itu, menurut Plt Kepala BPOM, Drs.T.Bahdar Johan H. APT,M.Pharm, telah ditemukan di  daerah: Jabodetabek, Subang, Denpasar, Bandung, Pekanbaru, Palu, Mataram, Yogyakarta, Subaya.

Kedua belas Vaksin yang dipalsukan tersebut adalah:

  1. Vaksin BCG
  2. Vaksin harvix
  3. Vaksin hepatitis B
  4. Vaksin Polio bOPV
  5. Vaksin Campak
  6. Vaksin TT
  7. Vaksin penta-bio
  8. Vaksin PPDRT23
  9. Vaksin tripacel
  10. Vaksin eruvax B
  11. Vaksin Pediacel
  12. Vaksin engerix B

 

 

 

Image source: pixabay.com

Eni Martini

Ibu 3 anak, penulis novel fiksi, blogger dan owner bliblibuku.com

Komentar

Indoblognet merupakan bagian dari MB Communication Network (MB Network) yang diimplementasikan menjadi sebuah jaringan netizen dan blogger Indonesia.

Kami memberikan ruang bagi eksistensi sobat netizen dan blogger menuangkan ide, gagasan, opini, sekaligus berbagi informasi, ilmu, dan cerita tentang berbagai pengalaman yang menginspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Fanpage

Instagram @Indoblognet

  • Desain website yang menarik memang bikin pengunjung web jadi lebih betah sih, ya 😁 Makanya sebagian orang memilih untuk "bye-bye" saat berkunjung ke web yang desainnya "malesin" alias gak bikin pengunjung nyaman. Kalian gimana? 😀
.
.
.
#indoblognet #mbcommunication #desainweb #layout #website

Follow Me

Copyright © 2017 Indoblognet.com. Design by: Planetmaya.net.

To Top